Ekonomi

Dimana Limbah Kapal Pembangkit Listrik Asal Turki? Ini Penjelasannya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 25 February 2017 08:08   423 kali
Ufuk Berk, Direktur Asia Pasifik Karpowership saat melakukan persentase dalam kegiatan Workshop Media
MANADO (BK): Kapal pembangkit listrik asal Turki Karpowership yang kini membantu kelistrikan di wilayah kerja PLN Suluttenggo dan berkedudukan di lepas pantai Amurang, dihawatirkan bakal mencemari wilayah pantai Amurang. 
 
Pasalnya, banyak spekulasi yang menyebutkan jika kapal dengan tipe Shark Class dengan kemampuan 125 Megawatt bernama Karadeniz Powership Zeynep Sultan ini, melakukan pencemaran, dimana limbah dibuang secara sembarangan.
 
Ufuk Berk, Direktur Asia Pasifik Karpowership pun tak lupa menjelaskan persoalan tersebut saat menggelar Media Workshop di Sintesa Peninsula Hotel, Jumat 24 Februari 2017. Dirinya mengaku jika memang banyak yang mengkhawatirkan persoalan limbah tersebut.
 
Menurut Ufuk, Karpowership justru punya moto 'Safety and Health First', yang tentunya menunjukan betapa aman dan sehatnya kapal pembangkit listrik pertama yang membantu Indonesia mengatasi persoalan kelistrikan.
 
Ditambah dengan banyaknya sertifikat dunia dari berbagai parameter kesehatan, keselamatan dan juga manajemen, menurut Ufuk, tentunya persoalan pencemaran tidak ada dalam kamus kapal milik Karadeniz Energy Group ini.
 
"Kami punya sertifikat ISO 14001, ISO 9001, OHSAS 18001 Standards dan IFC 2008 Performance Standards adalah bukti kami benar-benar punya kualitas. Dan perlu diketahui, kami mendapatkan pinjaman dari Bank Dunia, dimana untuk mendapatkan pinjaman tersebut, kami harus punya beberapa standar lingkungan. Dan itulah kenapa kami punya mota Safety and Health First," tutur Ufuk.
 
Ufuk pun menjelaskan, untuk limbah oli, pihaknya juga tak sembarangan membuang. Bahkan, limbah tersebut didaur ulang menjadi lebih berguna dan nilai jual.
 
"Mekanismenya ada truk yang sedot oli bekas dari kapal. Dibawa ke tempat penampungan dan ditaruh di tempat penyimpanan aman yang kemudian dibawa ke Surabaya untuk didaur ulang disana. Dan hasilnya itu menjadi oli untuk gear kendaraan. Jadi tidak perlu takut karena kami punya standar keamanannya," ujar Ufuk.
 
Sementara, untuk sampah lainnya, Ufuk menjelaskan jika diatas kapal, mereka sangat disiplin terkait dengan pengolahan sampah. Menurutnya, semua sampah dipilah sebelum kemudian diangkut dari kapal dan dibuang.
 
"Secara keseluruhan, kami jamin kami benar-benar aman dan sehat. Sumber daya yang kami pakai pun merupakan biogas dan minyak yang tentunya lebih dan sangat ramah lingkungan," ujar Ufuk kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
19 Jun 2017 / dibaca 282 kali
JAKARTA (BK) : PT PLN (Persero) menggelontorkan dana santunan sebesar Rp 10 miliar untuk menyantuni anak Yatim Piatu dan kaum Dhuafa yang...
Ekonomi
15 Jun 2017 / dibaca 326 kali
MANADO (BK) : Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanan bagi peserta JKN-KIS...
Ekonomi
01 Jun 2017 / dibaca 279 kali
MANADO (BK) : Prediksi kebutuhan uang menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 1438 Hijriyah atau tahun 2017 di Sulawesi Utara (Sulut) diperkirakan...
Ekonomi
22 May 2017 / dibaca 269 kali
JAKARTA (BK): Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Jerry Sambuaga mengatakan, ada tiga hal yang harus dimiliki sebelum ekonomi kreatif...
Ekonomi
20 May 2017 / dibaca 359 kali
MANADO (BK) : Pemadaman listrik kini kerap terjadi di Kota Manado dan sekitarnya. Hampir setiap hari listrik alami ‘byar-pet’...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.