Ekonomi

Dimana Limbah Kapal Pembangkit Listrik Asal Turki? Ini Penjelasannya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 25 February 2017 08:08   502 kali
Ufuk Berk, Direktur Asia Pasifik Karpowership saat melakukan persentase dalam kegiatan Workshop Media
MANADO (BK): Kapal pembangkit listrik asal Turki Karpowership yang kini membantu kelistrikan di wilayah kerja PLN Suluttenggo dan berkedudukan di lepas pantai Amurang, dihawatirkan bakal mencemari wilayah pantai Amurang. 
 
Pasalnya, banyak spekulasi yang menyebutkan jika kapal dengan tipe Shark Class dengan kemampuan 125 Megawatt bernama Karadeniz Powership Zeynep Sultan ini, melakukan pencemaran, dimana limbah dibuang secara sembarangan.
 
Ufuk Berk, Direktur Asia Pasifik Karpowership pun tak lupa menjelaskan persoalan tersebut saat menggelar Media Workshop di Sintesa Peninsula Hotel, Jumat 24 Februari 2017. Dirinya mengaku jika memang banyak yang mengkhawatirkan persoalan limbah tersebut.
 
Menurut Ufuk, Karpowership justru punya moto 'Safety and Health First', yang tentunya menunjukan betapa aman dan sehatnya kapal pembangkit listrik pertama yang membantu Indonesia mengatasi persoalan kelistrikan.
 
Ditambah dengan banyaknya sertifikat dunia dari berbagai parameter kesehatan, keselamatan dan juga manajemen, menurut Ufuk, tentunya persoalan pencemaran tidak ada dalam kamus kapal milik Karadeniz Energy Group ini.
 
"Kami punya sertifikat ISO 14001, ISO 9001, OHSAS 18001 Standards dan IFC 2008 Performance Standards adalah bukti kami benar-benar punya kualitas. Dan perlu diketahui, kami mendapatkan pinjaman dari Bank Dunia, dimana untuk mendapatkan pinjaman tersebut, kami harus punya beberapa standar lingkungan. Dan itulah kenapa kami punya mota Safety and Health First," tutur Ufuk.
 
Ufuk pun menjelaskan, untuk limbah oli, pihaknya juga tak sembarangan membuang. Bahkan, limbah tersebut didaur ulang menjadi lebih berguna dan nilai jual.
 
"Mekanismenya ada truk yang sedot oli bekas dari kapal. Dibawa ke tempat penampungan dan ditaruh di tempat penyimpanan aman yang kemudian dibawa ke Surabaya untuk didaur ulang disana. Dan hasilnya itu menjadi oli untuk gear kendaraan. Jadi tidak perlu takut karena kami punya standar keamanannya," ujar Ufuk.
 
Sementara, untuk sampah lainnya, Ufuk menjelaskan jika diatas kapal, mereka sangat disiplin terkait dengan pengolahan sampah. Menurutnya, semua sampah dipilah sebelum kemudian diangkut dari kapal dan dibuang.
 
"Secara keseluruhan, kami jamin kami benar-benar aman dan sehat. Sumber daya yang kami pakai pun merupakan biogas dan minyak yang tentunya lebih dan sangat ramah lingkungan," ujar Ufuk kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
04 Sep 2017 / dibaca 354 kali
MANADO (BK): Puluhan wirausahawan muda maupun calon wirausahawan se Sulawesi Utara, sejak Senin 4 September 2017 hari ini akan mendapatkan...
Ekonomi
19 Aug 2017 / dibaca 303 kali
MANADO (BK) : Ribuan warga Manado ikut ambil bagian dalam Jalan Sehat bertema 'BUMN Hadir untuk Negeri' yang diadakan di Jalan Pierre...
Ekonomi
04 Aug 2017 / dibaca 455 kali
MANADO (BK) : PLN Area Manado menuai kecaman dari para pelanggannya. Pasalnya, pelayanan yang diberikan sangat jauh dari yang diharapkan....
Ekonomi
02 Aug 2017 / dibaca 400 kali
MANADO (BK) : PLN Area Manado akhirnya menyambung aliran listrik seorang calon pelanggan yang merasa ditipu oleh oknum petugasnya. Bahkan...
Ekonomi
29 Jul 2017 / dibaca 485 kali
MANADO (BK) : Alih-alih membayar biaya pemasangan meter agar jaringan listrik cepat dipasang, rumah milik Benny Rantung, warga Kelurahan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.