Ekonomi

Duh.. Ada Calon Pelanggan Jadi Korban Penipuan Oknum Petugas PLN

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 29 July 2017 20:35   860 kali
Salah satu kantor PLN yang berada di Manado. (ISTIMEWA)
MANADO (BK) : Alih-alih membayar biaya pemasangan meter agar jaringan listrik cepat dipasang, rumah milik Benny Rantung, warga Kelurahan Malalayang Satu Kecamatan Malalayang, masih gelap-gulita. Padahal, sudah dua pekan lamanya dia mendaftar rumahnya untuk mendapatkan sambungan listrik.
 
 
Benny merasa tertipu karena rumahnya hingga kini belum teraliri listrik. Pembayaran untuk pemasangan meter yang baru bahkan sudah dilunasinya sejak didaftarkan oleh istrinya.
 
 
"Saya daftar di kantor PLN depan Lapangan KONI sejak 17 Juli lalu, hingga kini belum ada kepastian listrik di rumah saya akan dipasang," ujar anggota polisi yang bertugas di Polda Sulut ini, Sabtu (29/7/2017).
 
 
Saat mendaftar, mereka berdua diyakinkan bahwa dalam dua hari akan ada petugas yang akan melakukan survey kelayakan agar bisa dikeluarkan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Namun saat akan membayar, mereka diarahkan ke salah satu loket yang bersebelahan dengan gedung tersebut.
 
 
"Rupanya yang mengelola bagian pembayaran adalah perusahaan pihak ketiga," duganya.
 
 
Anehnya, sebelum membayar, petugas yang berada di loket mengatakan harus berani mengambil risiko uang akan hilang. Apalagi kata petugas itu sudah ada contoh pelanggan yang listriknya tidak terpasang, namun uangnya hangus alias hilang.
 
 
"Saya sempat bertanya kenapa sampai begitu? Tapi karena saya dan istri merasa mendaftar melalui loket resmi di PLN, kami tetap membayar, satu juta lebih untuk pemasangan daya 1300 watt," terang Benny.
 
 
Setelah pembayaran itu, dia dan istrinya tambah yakin listrik akan segera dipasang karena dua hari kemudian, ada yang menelpon akan ada petugas yang akan datang ke rumah. Tapi kenyataannya tidak pernah ada petugas yang datang hingga saat ini.
 
 
"Saya pun mulai berpikir ini sudah penipuan, dan bukan tidak mungkin banyak calon pelanggan yang seperti saya karena waktu saya mendaftar, ada puluhan orang yang sedang menunggu antrian," tandasnya lagi.
 
 
Sementara itu, Manager Area PLN Manado Paultje Mangundap saat dikonfirmasi mempertanyakan kebenaran data calon pelanggan yang merasa tertipu. "Silahkan kalau ada data-datanya, supaya oknum-oknum ini yang merusak citra PLN kita tindaki tegas," tukasnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
08 Jul 2018 / dibaca 566 kali
MANADO (BK): NOBU National Bank merupakan salah satu bagian dari bisnis Lippo Group yang sudah berkiprah di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara,...
Ekonomi
07 Jul 2018 / dibaca 657 kali
JAKARTA (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE, diundang Presiden Republik Indonesia (RI), Joko...
Ekonomi
03 Jul 2018 / dibaca 381 kali
JAKARTA (BK) : Pemerintah dan DPR akan melakukan pembahasan revisi terhadap Undang-undang (UU) Nomor 5/1999 tentang Larangan Praktik Monopoli...
Ekonomi
03 Jul 2018 / dibaca 396 kali
JAKARTA (BK) : Pemerintah dan DPR pekan ini akan memulai pembahasan terhadap Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 5/1999 tentang Larangan Praktek...
Ekonomi
03 Jul 2018 / dibaca 425 kali
MANADO (BK) : Managemen Holland Village Manado menyerahkan kompensasi unit rumah kepada sekitar 200 customer Holland Village. Kompensasi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.