Ekonomi

Kontribusi hingga Rp402 Miliar, Grab Fokuskan Digitalisasi UMKM Lokal Melalui Program #TerusUsaha

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 09 July 2020 14:42   219 kali
Peluncuran program #TerusUsaha di Manado secara virtual, Kamis (9/7/2020) 
 
 
 
MANADO (BK) : Era tatanan baru (New Normal) membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Manado harus bisa berkembang dan beradaptasi dengan transformasi digital. GRAB, aplikasi serba bisa terkemuka di Indonesia membaca peluang tersebut dengan meluncurkan program #TerusUsaha.
 
 
Program ini mencakup pelatihan untuk meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya, iklan gratis untuk meningkatkan visibilitas UMKM secara online dan sebuah microsite yang dirancang khusus untuk para pelaku UMKM.
 
 
Grab juga bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado untuk membawa ratusan mitra Industri Kecil Menengah (IKM) binaan masuk dalam platform digital. Program ini  juga dirancang khusus untuk mendukung program pemerintah, #BanggaBuatanIndonesia.
 
 
Halim Wijaya, Head of East Indonesia Grab Indonesia pada peluncuran program #TerusUsaha di Manado secara virtual, Kamis (9/7/2020) mengungkap UMKM dan pekerja di sektor informal menjadi tulang punggung ekonomi Manado. Berdasarkan riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, gig worker di empat layanan Grab secara keseluruhan berkontribusi sebesar Rp402 miliar pada perekonomian Manado di tahun 2019.
 
 
Di sisi lain, dijelaskannya, data Badan Pusat Statistik di tahun 2018 , menunjukkan terdapat lebih dari 60.000 UMKM di Kota Manado, atau merupakan 20,87% jumlah UMKM di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). UMKM juga menyerap hampir 40% dari jumlah tenaga kerja di Sulut, namun faktanya ada lebih dari 92% UMKM di provinsi ini yang belum terdigitalisasi.
 
 
Melihat hal ini, kebutuhan untuk digitalisasi dan peningkatan kapasitas UMKM untuk bisa beradaptasi dan berkembang menjadi penting agar ketangguhan ekonomi kota Manado dapat terjaga di era new normal ini.
 
 
“Manado sangat identik dengan pariwisata karena alamnya yang indah. Tumbuhnya sektor pariwisata juga mendorong sektor ekonomi lainnya, yaitu kuliner dan kerajinan yang sebagian besar pelakunya adalah UMKM,” ujar Halim.
 
 
Menurutnya, Program #TerusUsaha yang sejalan dengan misi GrabForGood merupakan langkah konkret dari Grab untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas, serta jangkauan bagi UMKM dan individu dalam menyambut masa depan ekonomi digital. Grab juga akan mendorong bisnis kecil dan tradisional untuk merangkul teknologi dan menuju digitalisasi, untuk memastikan mereka tidak tertinggal dalam era digital.
 
 
“Untuk memastikan UMKM di Manado tetap mampu bertahan dan terus maju di tengah wabah COVID-19, kami sediakan berbagai wadah dan teknologi untuk pelaku UMKM belajar dan mulai melakukan transformasi digital bersama Grab,” terang Halim.
 
 
 
 
 
Program #TerusUsaha yang siap membantu digitalisasi UMKM Manado
Grab akan meluncurkan berbagai inisiatif dalam 6 bulan ke depan untuk membantu UMKM Manado. Beberapa inisiatif tersebut adalah:
 
 
#1) Meningkatkan Visibilitas dan Permintaan
 
 
-  Digitalisasi IKM dengan Disperindag Kota Manado
 
Fokus pada digitalisasi Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di bawah naungan Disperindag. Sebanyak 100 IKM di Kota Manado telah terdigitalisasi melalui layanan GrabMart dan GrabFood agar mereka mendapatkan kesempatan lebih besar dan bisa lebih dijangkau oleh masyarakat luas.
 
 
Grab juga membantu memberikan biaya pengiriman khusus kepada IKM terdaftar guna meningkatkan peningkatan penjualan mereka. Diharapkan bantuan ini bisa mendorong permintaan masyarakat kepada produk-produk yang dipasarkan oleh mitra IKM.
 
 
-  Dukung Usahawan Lokal
 
Grab akan membantu puluhan ribu UMKM untuk meningkatkan visibilitas online dan meningkatkan penjualan melalui penyediaan iklan gratis khusus pada laman utama aplikasi. Grab juga akan memberikan ruang untuk beriklan di media sosial dan saluran digital Grab. Pelanggan akan diarahkan pada laman transaksi langsung saat meng-klik iklan ini.
 
 
#2) Memberikan Pelatihan Keterampilan dan Pertumbuhan bagi Bisnis Kecil
 
 
-  Microsite khusus bagi UMKM
 
Ruang bagi jutaan UMKM untuk mencari tips terkait pengembangan bisnisnya, inspirasi dari bisnis kecil yang sukses, dan cara bergabung dalam ekosistem digital Grab: www.grabforgood.id
 
 
-  Grab Akselerator UMKM
 
Grab bermitra dengan organisasi nirlaba, Sahabat UMKM, dalam menyediakan program akselerasi lengkap bagi pemilik usaha kecil di Indonesia. Peserta terpilih akan mengikuti program pelatihan gratis selama 2,5 bulan yang difokuskan pada Business Assessment, Product Review dan Konsultasi.
 
 
Berbagai topik juga akan dibahas termasuk legalitas, pemasaran, literasi keuangan,  pengelolaan sumber daya, modal, hingga daya saing produk. Para pemilik usaha kecil dapat mendaftarkan diri mereka di microsite mulai 20 Juli 2020. Program pelatihan ini akan diberikan oleh praktisi yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.
 
 
 
#3) Menciptakan Kesempatan Pendapatan Baru Bagi Mereka yang Membutuhkan
 
 
 
 
 
Menjadi Agen Individu GrabKios
 
Grab juga menghadirkan inisiatif untuk membantu masyarakat yang mata pencahariannya terdampak akibat COVID-19, untuk bergabung sebagai agen individu GrabKios. Mereka bisa menawarkan produk finansial dan digital seperti pengiriman uang, pembelian produk asuransi mikro, pembayaran tagihan, dan pulsa melalui aplikasi GrabKios kepada komunitas sekitar mereka.
 
 
Hal ini akan membantu mereka mendapatkan penghasilan tambahan, selain juga membantu menyediakan layanan digital bagi 170 juta masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses perbankan atau yang terbatas. Individu yang tertarik hanya perlu mengunduh aplikasi GrabKios untuk mendaftar, lalu akan dilakukan proses verifikasi hanya memerlukan waktu 24 jam sebelum mereka bisa mulai berjualan.
 
 
 
Pemerintah Dukung Penuh Program Grab #TerusUsaha
 
 
Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Praseno Hadi, menyambut baik program yang dijalankan oleh Grab di Kota Manado. Dia mengatakan, peran IKM di Sulut tentunya sangat besar, terutama untuk penyerapan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. Meski dalam transformasi digital menjadi kunci agar IKM bisa bertahan dan bertumbuh.
 
 
“Pemerintah sangat mendukung program #TerusUsaha milik Grab yang  akan membantu IKM di Manado agar bisa memiliki daya saing dan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Mewakili pemerintah, saya sudah ajak masyarakat untuk berbelanja barang-barang kebutuhan dari IKM yang ada di sekitar tempat tinggal mereka,” terang Praseno.
 
 
Grab juga menurutnya, telah membuat masyarakat jadi lebih mudah dalam berbelanja dari rumah, karena cukup dengan menggunakan smartphone. “Kita harus bersama-sama membantu keberlangsungan IKM di tengah pandemic Covid-19 ini supaya perekonomian tetap berputar dengan baik,” tutup Praseno.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
19 Dec 2019 / dibaca 325 kali
General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai saat membuka Posko Terpadu Nataru 2019/2020 di Lobi Bandara Sam Ratulangi...
Ekonomi
18 Dec 2019 / dibaca 400 kali
KOTAMOBAGU (BK) : PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotamobagu menjamin ketersediaan listrik pada perayaan Natal dan...
Ekonomi
09 Dec 2019 / dibaca 590 kali
Peresmian kantor dan showroom Daikin Manado. (foto: acha)         MANADO (BK) : PT Daikin...
Ekonomi
27 Nov 2019 / dibaca 1562 kali
JAKARTA (BK): PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) mengancam bakal memasukkan perusahaan agen perjalanan (travel agent) ke dalam daftar hitam...
Ekonomi
04 Nov 2019 / dibaca 516 kali
Kepala Disnakertrans Provinsi Sulut, Erni Tumundo memukul tetengkoren tanda pameran kesempatan kerja "Job Matching 2019" yang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.