Ekonomi

2 Eksportir Baru UPI Ekspor Perdana ke Japan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 24 September 2020 19:17   236 kali
MANADO (BK) : Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) - KKP, melaunching ekspor perdana penerbangan direct call Manado - Jepang melalui maskapai Garuda Indonesia, Rabu malam (23/9/2020).
 
 
Sebanyak delapan eksportir dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) ikut andil dalam kegiatan ekspor perdana ini. Dua diantaranya adalah eksportir UPI yang baru.
 
 
Dalam proses ekspornya, dua UPI baru ini mendapatkan asistensi langsung dari petugas Balai KIPM Manado dalam Penginputan permohonan Pemeriksaan Kesehatan (PPK) Online dan pengaktifan NIK dan Modul PEB oleh Kantor Bea dan Cukai Manado.
 
 
Kepala Badan BKIPM-KKP melalui Kapus PM BKIPM Widodo Sumiyanto saat memberikan sambutan mengatakan dirrect call ekspor tentu menjadi berita gembira bagi pelaku usaha perikanan Sulawesi Utara (Sulut). BKIPM pun mendukung penih program tersebut.
 
 
“Kami menginstruksikan untuk melakukan percepatan layanan dan jemput bola serta layanan sertifikasi 24 jam,” ujar Widodo.
 
 
 
 
 
Menurutnya, salah satu wujud totalitas BKIPM dalam mendukung kelancaran dan percepatan ekspor komoditi perikanan Sulut adalah Sertifikasi HACCP memiliki janji layanan maksimal 10 hari. Namun BKIPM selalu berupaya untuk mempercepat proses sertifikasi, dan untuk UPI baru UD.
 
 
"Berkah hanya memerlukan waktu 5 hari sudah terbit sertifikat HACCP, karena sertifikat HACCP ini adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh UPI untuk dapat melakukan ekspor,” tambahnya.
 
 
Launching ekspor perdana penerbangan direct call Manado-Jepang ini ditandai dengan penyerahan delapan Health Certificate (HC) Ekspor oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada eksportir UPI dengan total volume 5.994 kg produk perikanan yang akan dikirim ke Jepang.
 
 
Selain Sertifikat HC Ekspor, Olly juga menyerahkan Sertifikat HACCP kepada dua pelaku usaha UPI baru yang ada di Kota Manado dan Kota Bitung.
 
 
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKIPM Manado M Hatta Arisandi 
menjelaskan bahwa Direct Call Ekspor Manado-Japan terwujud oleh sinergi yang sangat baik antar instansi BKIPM Manado, Bea Cukai Manado, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut, Garuda Indonesia, instansi terkait serta para pelaku usaha perikanan Sulawesi Utara.
 
 
"Tapi yang paling utama dalah Direct Call Ekspor ini dapat terwujud karena dukungan nyata yang luar biasa dari Bapak Gubernur Sulawesi Utara," terang Arisandi.
 
 
“Direct Call ini diharapkan bisa meningkatkan produksi dan nilai ekspor komoditi perikanan Sulawesi Utara dan tentunya akan merangsang pula tumbuhnya usaha-usaha baru dan bertambahnya jenis komoditi perikanan yang dapat diekspor ke Japan,” harapnya.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
11 Oct 2020 / dibaca 152 kali
MANADO (BK) : Pandemi Covid-19 telah membuat banyak pelaku usaha dekorasi ulang tahun dan sound sistem harus rela tutup sementara dan bahkan...
Ekonomi
30 Sep 2020 / dibaca 236 kali
MANADO (BK) : Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, DR Jerry Sambuaga direncanakan akan kembali mengunjungi Kota Manado. Kunjungan yang...
Ekonomi
27 Sep 2020 / dibaca 213 kali
Salah satu merek produk daging ayam olahan. (foto: ist)         MANADO (BK) : Volume daging ayam...
Ekonomi
25 Sep 2020 / dibaca 579 kali
MANADO (BK) : PT Sinar Terang Mandiri (STM) terus menggenjot pembangunan jalan tol Manado-Bitung pada zona STA 33+500 hingga STA 36+650....
Ekonomi
24 Sep 2020 / dibaca 237 kali
MANADO (BK) : Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) - KKP, melaunching ekspor perdana penerbangan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.