Ekonomi

Polisi di Manado Sukses Jualan Ayam di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 07 November 2020 18:51   446 kali
Aipda Aling R Muatan (kaos putih) saat mengecek ke kandang tempat pemeliharaan ayam kampung miliknya. (foto: koleksi pribadi)
 
 
 
MANADO (BK) : Banyak cara yang dilakukan orang-orang untuk mempertahankan hidup dari Pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mengembangkan kemampuan berwirausaha.
 
 
Seperti yang dilakukan oleh Aipda Aling R Muatan. Meski berprofesi sebagai anggota Polri, dirinya tidak malu untuk berbisnis kecil-kecilan.
 
 
Jika banyak yang memilih bisnis barang, ia malah memilih berjualan ayam kampung. Tapi, siapa tak menyangka, dengan berjualan ayam kampung, dirinya bisa meraup keuntungan jutaan rupiah dalam sebulan.
 
 
“Dalam sebulan bisa meraih keuntungan sekitar 4-5 jutaan,” ujar anggota Satuan Intelkam Polresta Manado ini ketika ditemui di kantornya, Sabtu (7/11/2020).
 
 
Dia mengatakan, ayam kampung yang dijualnya adalah hasil peliharaan sendiri. Dia merintis usaha kecil-kecilannya itu dari 10 ekor indukan, awal tahun ini. Saat ini ia telah mempunyai 30 indukan.
 
 
Untuk harga ayam dengan berat sekilo/perekor dijualnya seharga Rp60 ribu dalam keadaan hidup, dan Rp65 ribu yang sudah dipotong dan bersih. “Biasanya ayam yang sudah dipotong adalah yang sudah ada pesanannya,” katanya.
 
 
Awalnya, ia memasarkan ayam-ayamnya ke pasar-pasar terdekat di wilayah Kecamatan Tuminting dan Mapanget. Namun setelah adanya pandemi Covid-19, ia lebih banyak memasarkan melalui media sosial seperti Facebook.
 
 
“Kami menghindari adanya kontak langsung antara pembeli dan penjual sesuai anjuran protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah,” terang jebolan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) tahun 2002 ini.
 
 
Dia mengatakan, promosi lewat media sosial cukup efektif. Jika dulunya orang datang langsung membelinya, kini pesanan bisa datang dari mana saja karena bisa diantar ke rumah. “Untuk pesanan dalam Kota Manado kami menggratiskan pengantaran,” ucapnya.
 
 
Ia tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan air atau menggunakan hand sanitizer kepada pekerjanya di kandang.
 
 
“Untuk pekerja bagian pengantaran pesanan juga selalu menggunakan masker ketika membawa pesanan,” tutur ayah dari Arsen E Muatan dan Abraham Tsavah Muatan ini.
 
 
Lanjutnya, keuntungan yang diraup dari bisnis penjualan ayam kampung ini, bisa menambah penghasilan selain gaji sebagai anggota Polri. "Setidaknya bisa memenuhi kebutuhan hidup dua anak saya," tutupnya.
 
 
(acha/bk-8)
 
 
Komentar ()
Berita Ekonomi
Ekonomi
11 Oct 2020 / dibaca 142 kali
MANADO (BK) : Pandemi Covid-19 telah membuat banyak pelaku usaha dekorasi ulang tahun dan sound sistem harus rela tutup sementara dan bahkan...
Ekonomi
30 Sep 2020 / dibaca 226 kali
MANADO (BK) : Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, DR Jerry Sambuaga direncanakan akan kembali mengunjungi Kota Manado. Kunjungan yang...
Ekonomi
27 Sep 2020 / dibaca 206 kali
Salah satu merek produk daging ayam olahan. (foto: ist)         MANADO (BK) : Volume daging ayam...
Ekonomi
25 Sep 2020 / dibaca 571 kali
MANADO (BK) : PT Sinar Terang Mandiri (STM) terus menggenjot pembangunan jalan tol Manado-Bitung pada zona STA 33+500 hingga STA 36+650....
Ekonomi
24 Sep 2020 / dibaca 227 kali
MANADO (BK) : Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) - KKP, melaunching ekspor perdana penerbangan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.