Hukum

2 Sekolah Dibobol Maling, Motor Penjaga Kantin Ikut Digasak

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 17 March 2017 19:38   542 kali
SMK Negeri 8 Manado yang ikut dibobol pencuri. (foto : ist)
MANADO (BK) : Dalam waktu bersamaan, dua sekolah di Jalan Getsemani Kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting, SMP Negeri 10 dan SMK Negeri 8 Manado, dibobol. Pencuri juga menggasak motor pemilik kantin yang diparkir di dalam kantin, Jumat (17/3/2017) dinihari.
 
 
Informasi yang dihimpun beritakawanua.com, ruangan yang dibobol adalah ruang Kepala SMP Negeri 11 Manado dengan cara mencongkel menggunakan linggis. Pencuri yang belum diketahui identitasnya berhasil membawa kabur kamera poket merek Nikon, dua buah LCD, layar monitor dan keyboard.
 
 
Pencuri juga sempat membobol gudang umum yang berada di samping ruangan kepala sekolah. Namun tidak ada barang yang diambil dari dalam ruangan tersebut.
 
 
Sementara di SMK Negeri 8 Manado yang bersebelahan dengan SMP Negeri 10 Manado, pencuri diduga masuk melalui jendela pada bagian ruangan guru. Satu buah CPU, layar monitor dan 'mouse' raib dari ruangan.
 
 
Menurut keterangan Yusman Saranaung (60), saat bangun untuk sholat shubuh, sekitar pukul 03.30 WITA, dia melihat pintu kantin yang dikelola istrinya telah terbuka. Karena curiga, dia memeriksa dan ada bekas congkelan benda keras di pintu.
 
 
"Rupanya pintu kantin ternyata sudah dibobol dengan menggunakan linggis," ujar Yusman.
 
 
Kecurigaannya kantin telah dimasuki maling setelah dia tidak melihat lagi motor Yamaha Xeon warna putih biru bernopol DB 2408 LJ milik anaknya terparkir. "Ada tiga motor yang terparkir, tapi motor anak saya yang diambil, mungkin karena kuncinya terpasang di kontaknya," terang Yusman.
 
 
Karena merasa telah menjadi korban pencurian, Yusman lalu mengajak istrinya untuk melaporkan kejadian itu ke pihak yang berwajib. Tapi saat lewat di depan ruangan kepala SMP Negeri 10, lampu motor yang digunakan sempat menyorot pintu di ruangan kepala sekolah yang telah terbuka.
 
 
"Ternyata bukan hanya kami yang jadi korban, sekolah juga telah dimasuki maling. Kami sudah membuat laporan resmi di Polsek Tuminting," pungkasnya.
 
 
Terpantau beritakawanua.com, Tim Identifikasi Polresta Manado telah turun ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
 
 
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Berdasarkan laporan korban, kasus ini ditangani Polsek Tuminting," singkat mantan Kapolsek Pineleng ini.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Mar 2019 / dibaca 55 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur PT Krakatau Steel. Saat ini identitas...
Hukum
21 Mar 2019 / dibaca 229 kali
MANADO (BK): Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R Sigid Tri Hardjanto didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Karyoto serta para pejabat...
Hukum
20 Mar 2019 / dibaca 569 kali
MANADO (BK) : Seorang pria nekat melompat dari Jembatan Soekarno Manado, Rabu (20/3/2019) pagi. Pria itu akhirnya tewas meski sempat...
Hukum
16 Mar 2019 / dibaca 144 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad...
Hukum
16 Mar 2019 / dibaca 100 kali
JAKARTA (BK): KPK mengamankan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur. Ada duit...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.