Personil Polda Sulut yang akan digeser dalam Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, sedang mengantri untuk rapid test dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. (foto: Humas Polda Sulut)
MANADO (BK) : Sebanyak 770 personil Polda Sulawesi Utara (Sulut) yang akan melaksanakan pengamanan pada Tahapan Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2020, menjalani rapid test, Kamis (26/11/2020).
Rapid test dilaksanakan di Lapangan Apel AKP Bryan Tantotos Polda Sulut, usai apel pengecekan personel Operasi Mantap Praja (OMP) 2020. Kegiatan ini dipimpin langsung Kasubbid Dokpol Bidang Dokkes Polda Sulut AKBP Dewa.
Rencananya, pelaksanaan rapid test ini dijadwalkan berlangsung selama 4 hari. Personil yang digeser dalam Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk pengamanan TPS, sudah disiapkan oleh Satuan Kewilayahan.
Pada pelaksanaan rapid test dihari pertama, sudah 117 personil yang menjalani pemeriksaan oleh 10 tenaga medis dari Bid Dokkes Polda Sulut dengan menggunakan APD.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pelaksanaan rapid tes ini merupakan keharusan terhadap personel yang akan digeser untuk melaksanakan pengamanan TPS di Kewilayahan.
“Hal tersebut untuk memastikan personel yang bertugas nanti dalam keadaan sehat dan bebas dari Covid-19,” ujarnya.
Lanjutnya, apabila nantinya ada personil yang kedapatan reaktif, akan langsung diarahkan untuk menjalani Swab Test di RS Bhayangkara Manado. “Jika ada yang reaktif, akan secepatnya digantikan dengan personel cadangan,” tandas mantan Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur ini.
Sementara itu, dari pantauan di lokasi pelaksanaan, personil yang akan menjalani rapid test menerapkan protokol kesehatan. Personil menggunakan masker serta mengantri dengan menjaga jarak satu sama lainnya.
(acha/bk-8)