Hukum

Aditya Anugraha Moha OTT KPK di Jakarta

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 07 October 2017 13:42   428 kali
Aditya Anugraha Moha

JAKARTA (BK): Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Sabtu (7/10/2017), mengatakan, pada Jumat tengah malam KPK lakukan OTT di Jakarta terkait dengan kasus hukum di Sulawesi Utara. Ada penegak hukum dan politisi yang diamankan.

 

Dua orang yang kena operasi tangkap tangan (OTT) adalah Ketua Pengadilan Tinggi Sulut berinisial S dan politisi Partai Golkar yang duduk di DPR RI daerah pemilihan Sulut, AAM alias Didi.

 

Pria kelahiran 21 Januari 1982 ini sekarang duduk di Komisi XI DPR, terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Golongan Karya (Golkar) mewakili Dapil Sulawesi Utara setelah memperoleh 77,264 suara.

 

Aditya, yang akrab dikenal oleh pendukungnya dengan panggilannya Didi, adalah putra mantan Bupati Bolaang Mongondow, Marliha Moha (2001-2011). Didi adalah tokoh muda Golkar di Sulawesi Utara dan menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Sulawesi Utara (2009-2014). 

 

Pada periode 2009-2014 Didi duduk di Komisi IX yang membidangi tenaga kerja, kependudukan dan kesehatan. Pada masa kerja 2014-2019 Didi bertugas di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan. Januari 2016, ia dimutasi menjadi anggota Komisi VI DPR-RI.

 

Aditya Anugerah Moha besar dari keluarga politik dan bakat politiknya sudah terbina sejak muda.  Pada umur 22 tahun yang relatif muda, Didi sudah terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara mewakili Golkar.

 

Didi juga aktif berorganisasi di organisasi sayap kepemudaan Golkar, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai Ketua Bolaang Mongondow (2007-2010) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) (2010-2015).

 

Pada Pileg 2009 Didi mencalonkan diri menjadi calon legislatif dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan duduk di Komisi IX yang membidangi kesehatan, kependudukan dan tenaga kerja.

 

Pada Pilkada 2011 Didi maju sebagai Calon Bupati Bolaang Mongondow didukung oleh Golkar dan Demokrat namun kalah oleh Salihi Mokodongan..

 

Di DPR-RI Didi dikenal aktif dan mendukung pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow dari Sulawesi Utara dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Tabungan Perumahan Rakyat dan RUU Palang Merah Indonesia.

 

(dtc/bk-1)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
22 May 2018 / dibaca 219 kali
MANADO (BK) : Banyak pasangan yang sudah menikah mendambakan buah hati dalam kehidupan berumah tangga. Mereka bahkan harus rela menunggu...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 369 kali
MANADO (BK) : Aparat kepolisian bertindak cepat dengan penemuan tas koper berwarna hitam di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 120 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 1.298 liter barang bukti miras jenis cap tikus dimusnahkan di halaman Mako Lantamal VIII Manado, Rabu (16/5/2018)....
Hukum
16 May 2018 / dibaca 1109 kali
MANADO (BK) : Warga Manado dihebohkan dengan sebuah tas koper di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat Patung Wolter Monginsidi,...
Hukum
14 May 2018 / dibaca 537 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut akhirnya menahan JT alias Junjungan, mantan Direktur Tanggap Darurat Badan Nasional...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.