Hukum

Ahok tak Mau Disambut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 26 December 2018 17:28   3808 kali

JAKARTA (BK): Ahok tidak ingin ada penyambutan saat bebas dari Rumah Tahanan Mako Brimob pada 24 Januari 2019.  Mantan Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu ingin proses kebebasan tersebut berlangsung biasa saja.

 

"Pak Ahok enggak mau disambut-sambut," kata mantan Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat, dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (22/12/2018). "Itu adalah urusan pribadi beliau. Beliau bilang jangan ada penyambutan macam-macam," imbuh Djarot.

 

Menurut Djarot, Ahok sudah memiliki jadwal yang padat saat bebeas nanti. Mantan suami Veronica sudah ditunggu banyak urusan, termasuk wawancara dalam berbagai acara.

 

"Beliau masih ada urusan pribadi yang harus diselesaikan, berbagai macam undangan untuk berbicara di beberapa forum di luar negeri, terutama ya sambil mengurus beberapa hal," kata Djarot.

 

Januari 2019 Bebas

Ahok diusulkan mendapat remisi hukuman sebulan. Sehingga, terpidana kasus penodaan agama yang bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu bisa bebas bulan depan.

 

"Pada 25 Desember 2018 ini diusulkan untuk mendapat remisi Natal satu bulan," kata Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), Ade Kusmanto, kepada Dream, Selasa (11/12/ 2018).

 

Jika usulan remisi diterima, tambah Ade, maka mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan menghirup udara bebas Januari mendatang. "Diperkirakan akan bebas pada bulan Januari 2019," ucap dia.

 

Menurut Ade, usulan remisi itu diberikan karena selama dalam penjara Ahok berkelakuan baik. Ahok juga telah menjalankan masa tahanan lebih dari enam bulan. Pertimbangan lainnya, Ahok tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam enam bulan terakhir.

 

"Pengurangan menjalani masa pidana yang akan diusulkan kepada Ahok bisa diberikan, jika Ahok sampai waktu yang telah ditetapkan konsisten menaati segala peraturan selama masa pidananya," kata dia.

 

Saat ini Ahok masih menjalani hukuman penjara di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dia mendekam di sel Mako Brimob sejak 9 Mei 2017.

 

Ahok Berubah

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih menjalani hukumannya di penjara atas vonis penistaan agama. Diperkirakan ia akan keluar penjara pada Desember 2018 atau Januari 2019.

 

Nana Riwayatie yang merupakan kakak angkat Ahok, mengungkap kalau penampilan Ahok sangat berubah selama di penjara. Hal tersebut menurutnya bakal mengejutkan banyak orang.

 

"Pak Ahok tambah cakep, sehat jasmani dan rohani. Badannya makin segar dan padat karena banyak olahraga. Pastinya (bikin kaget). Hehe," ujar Nana ketika dihubungi Liputan6.com.

 

Nana terakhir bertemu Ahok pada Jumat 7 September 2018 saat membesuknya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Keduanya membicarakan sejumlah hal kecuali soal isu yang berkembang belakangan ini.

 

"Terakhir saya besuk Jumat kemarin (7 September 2018). Kami tidak membahas masalah itu (rencana pernikahan dengan polwan dan pindah agama)," kata Nana.

 

Ahok pun berkomentar dari balik jeruji sel Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dia, melalui timnya, menyampaikan kejelasan tentang kabar pernikahannya lewat media sosial.

 

"Diposting oleh Tim BTP. Ada pesan BTP dari Mako Brimob," tulis tim Ahok dalam akun Twitter @basuki_btp, Jumat (7/9/2018). Pada twit itu, tim BTP menyertakan foto yang berisi pernyataan Ahok soal pernikahannya dengan seorang polwan. Ahok juga menjawab sejumlah pertanyaan netizen tentang isu perpindahan agama terkait rencana pernikahan tersebut.

 

"Terkait opini pemberitaan yang beredar akhir-akhir ini, BTP mengatakan akan menjawab sendiri mengenai semua hal itu ketika bebas nanti. Yang pasti BTP yang sekarang masih sama seperti BTP yang dulu, yang taat kepada agama dan konstitusi. Dan saat ini BTP sedang belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik bagi dirinya sendiri, keluarga, dan masyarakat," tulisnya.

 

(bk-1)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
04 Dec 2019 / dibaca 192 kali
BOLMONG (BK) : Cabang Kejaksaan Negeri (Capjari) Kotamobagu di Dumoga menetapkan AM dan SM sebagai tersangka pada dugaan kasus ‘mark...
Hukum
04 Dec 2019 / dibaca 195 kali
CIANJUR (BK) : Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin mengingatkan agar arah kebijakan Kejaksaan harus searah dan selaras dengan visi-misi...
Hukum
04 Dec 2019 / dibaca 124 kali
CIANJUR (BK): Polres Cianjur menetapkan GT, pengelola tambang pasir galian C milik PT Triadi, sebagai tersangka yang mengakibatkan seorang...
Hukum
03 Dec 2019 / dibaca 329 kali
Truk tangki yang diamankan Polresta Manado karena diduga melakukan penimbunan solar bersubsidi. (foto: ist)      ...
Hukum
03 Dec 2019 / dibaca 112 kali
Wadanlantamal VIII, Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo mendampingi Kapus BMN Baranahan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Marrahmat pada...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.