Hukum

Bawa Ekor Nyoa, Mahasiswa Diciduk Paniki

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 09 December 2015 22:43   712 kali
MANADO (BK) : Seorang pemuda berinisial JS alias Jemy (21), diciduk Tim Paniki Polresta Manado. Mahasiswa asal Wangurer Bitung ini ditangkap karena membawa senjata penusuk yang terbuat dari ekor ikan pari (Nyoa), Selasa (8/12/2015) sekitar pukul 03.00 WITA.
 
 
Jemy ditangkap saat sedang makan di Kelurahan Pinaesaan Lingkungan I Kecamatan Wenang. Rimbas, sebutan Tim Paniki yang sedang melakukan patroli rutin, curiga melihat ada yang menyembul dari balik kaos yang sedang dipakainya.
 
 
Tim yang dipimpin Ipda Teddy Malamtiga langsung melakukan penggeledahan. Pelaku akhirnya tak berkutik ketika anggota menemukan ekor ikan nyoa yang diselipkan di pinggangnya. Ia pun lalu digiring ke Mapolresta Manado.
 
 
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado, Iptu Agus Marsidi saat dikonfirmasi mengatakan ekor ikan pari memang sering dijadikan senjata penusuk karena sangat tajam dan beracun. Korban yang terkena penikaman bisa cepat meninggal jika terlambat mendapatkan perawatan.
 
 
"Ekor ikan nyoa yang dimilikinya bisa dikategorikan sebagai senjata penusuk karena sudah dimodifikasi seperti pisau," ujar Marsidi.
 
 
Lanjutnya, penyidik yang menanganinya bakal memprosesnya dengan Undang-Undang Darurat Nomor 2 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa ijin. "Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara," pungkas Marsidi.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
14 Oct 2018 / dibaca 1628 kali
MANADO (BK) : Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) Satuan Tugas (Satgas) VII Polsek Tikala berhasil menjaring 13 orang yang sedang...
Hukum
13 Oct 2018 / dibaca 263 kali
MANADO (BK) : Seorang pelaku penggelapan mobil, SR alias Stevi (47), berhasil ditangkap Tim Resmob Polsek Tikala. Tim yang dipimpin Kanit...
Hukum
10 Oct 2018 / dibaca 638 kali
  Kapolresta Manado, Kombes Pol FX. Surya Kumara. (foto : istimewa)         MANADO (BK)...
Hukum
10 Oct 2018 / dibaca 455 kali
MANADO (BK) : Sebut saja Bunga (14), warga Kecamatan Wanea Kota Manado, menghilang sejak Selasa, 2 Oktober 2018. Siswi SMP kelas VIII ini...
Hukum
10 Oct 2018 / dibaca 476 kali
MANADO (BK) : Kasus pemukulan oleh guru terhadap siswa terjadi di Manado. Aqsha (13), dipukul gurunya berinisial RH alias Rasida (40-an)....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.