Hukum

Bea Cukai Manado Diduga Tebang Pilih Kasus Pita Cukai Palsu?

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 22 September 2019 23:20   195 kali
Kantor Bea Cukai Manado. (foto: ist)
MANADO (BK) : Bea Cukai Manado menuai sorotan. Instansi kepabeanan itu diduga melakukan tebang pilih penanganan kasus pita cukai palsu minuman beralkohol (minol).
 
 
Hal itu diungkap oleh Ketua DPW Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan Sulut, Jefrey Sorongan. Menurut nya, PAMI mendapatkan fakta ada tebang pilih penanganan kasus pita cukai palsu milik PT Celebes Niaga Pertiwi.
 
 
“Faktanya seperti itu yang kami dapati,” ujar Jefrey kepada wartawan di Manado, Minggu (22/9/2019).
 
 
Dia mengatakan, selang bulan September – November 2018, Bea Cukai mengungkap 3 kasus penyalahgunaan pita cukai palsu untuk minol. 3 kasus tersebut adalah Pabrik Kasegaran pada September 2018 , PT Celebes Niaga Pertiwi di bulan Oktober serta tempat hiburan malam Altitude pada November 2018.
 
 
Namun seiring berjalan waktu, kasus Pabrik Kasegaran dan Altitude telah melalui proses hukum hingga putusan di Pengadilan Negeri (PN) Manado. Sedangkan kasus PT Celebes Niaga Pertiwi hingga kini belum diketahui kejelasannya.
 
 
“Anehnya, hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” tukas Jefrey.
 
 
Dia kemudian mendesak pihak Bea Cukai Manado untuk mempercepat proses pengusutan kasus dugaan pita cukai palsu PT Celebes Niaga Pertiwi, serta meminta Polda Sulut, Kejaksaan hingga Ditjen Keuangan untuk mengawasi proses hukum tersebut.
 
 
“Kami meminta Bea Cukai transparan untuk penanganan dugaan kasus pita cukai palsu PT Celebes Niaga Pertiwi. Jangan sampai muncul stigma di masyarakat ada kongkalikong dalam kasus ini ,” tegas salah satu tokoh Adat Sulut ini.
 
 
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kepala Bea Cukai Manado melalui Plt Kasie Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai, Ricky Rumbewas menyatakan penyelidikan kasus dugaan pita cukai palsu PT Celebes Niaga Pertiwi sementara berlangsung.
 
 
Hingga kini katanya, penyidik Bea Cukai Manado masih mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi ahli untuk penetapan tersangka.
 
 
“Kami tegaskan, tidak ada siapa pun yang bisa mengintervensi penanganan kasus di Bea Cukai. Cepat atau lambat, proses hukum tetap jalan dan pasti ada penetapan tersangka,” kilah Rumbewas.
 
 
Dia menambahkan, kasus ini memang agak berbeda dengan penemuan pita cukai palsu lainnya yang langsung menyasar pemilik atau penjual. Menurutnya, PT Celebes merupakan distributor resmi minol di Sulut.
 
 
“Saat razia ditemukan ada minol yang dilengkapi pita cukai sementara yang lain palsu. Untuk memastikan jumlahnya itu yang masih membutuhkan keterangan dari sejumlah pihak,” tandasnya.
 
 
(bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
22 Sep 2019 / dibaca 196 kali
MANADO (BK) : Bea Cukai Manado menuai sorotan. Instansi kepabeanan itu diduga melakukan tebang pilih penanganan kasus pita cukai palsu...
Hukum
19 Sep 2019 / dibaca 616 kali
MANADO (BK) : Sulawesi Utara (Sulut) bakal ketambahan 6 Kepolisian Resor (Polres) tipe Polres. 4 diantaranya berada di wilayah Bolaang...
Hukum
19 Sep 2019 / dibaca 97 kali
JAKARTA (BK): Menpora Imam Nahrawi menjadi tersangka kasus suap dana hibah KONI. Imam baru saja mengundurkan diri dari posisinya....
Hukum
18 Sep 2019 / dibaca 84 kali
JAKARTA (BK):  KPK menetapkan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus suap terkait dana hibah KONI. Selain terkait dana hibah KONI,...
Hukum
18 Sep 2019 / dibaca 138 kali
MANADO (BK) : Kasus penyerobotan tanah di Kotamobagu yang dilaporkan oleh Ing Mokoginta dan Sientje Mokoginta ke Polda Sulut, menuai...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.