Hukum

Bea Cukai Manado Diduga Tebang Pilih Kasus Pita Cukai Palsu?

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 22 September 2019 23:20   284 kali
Kantor Bea Cukai Manado. (foto: ist)
MANADO (BK) : Bea Cukai Manado menuai sorotan. Instansi kepabeanan itu diduga melakukan tebang pilih penanganan kasus pita cukai palsu minuman beralkohol (minol).
 
 
Hal itu diungkap oleh Ketua DPW Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan Sulut, Jefrey Sorongan. Menurut nya, PAMI mendapatkan fakta ada tebang pilih penanganan kasus pita cukai palsu milik PT Celebes Niaga Pertiwi.
 
 
“Faktanya seperti itu yang kami dapati,” ujar Jefrey kepada wartawan di Manado, Minggu (22/9/2019).
 
 
Dia mengatakan, selang bulan September – November 2018, Bea Cukai mengungkap 3 kasus penyalahgunaan pita cukai palsu untuk minol. 3 kasus tersebut adalah Pabrik Kasegaran pada September 2018 , PT Celebes Niaga Pertiwi di bulan Oktober serta tempat hiburan malam Altitude pada November 2018.
 
 
Namun seiring berjalan waktu, kasus Pabrik Kasegaran dan Altitude telah melalui proses hukum hingga putusan di Pengadilan Negeri (PN) Manado. Sedangkan kasus PT Celebes Niaga Pertiwi hingga kini belum diketahui kejelasannya.
 
 
“Anehnya, hingga kini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” tukas Jefrey.
 
 
Dia kemudian mendesak pihak Bea Cukai Manado untuk mempercepat proses pengusutan kasus dugaan pita cukai palsu PT Celebes Niaga Pertiwi, serta meminta Polda Sulut, Kejaksaan hingga Ditjen Keuangan untuk mengawasi proses hukum tersebut.
 
 
“Kami meminta Bea Cukai transparan untuk penanganan dugaan kasus pita cukai palsu PT Celebes Niaga Pertiwi. Jangan sampai muncul stigma di masyarakat ada kongkalikong dalam kasus ini ,” tegas salah satu tokoh Adat Sulut ini.
 
 
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kepala Bea Cukai Manado melalui Plt Kasie Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai, Ricky Rumbewas menyatakan penyelidikan kasus dugaan pita cukai palsu PT Celebes Niaga Pertiwi sementara berlangsung.
 
 
Hingga kini katanya, penyidik Bea Cukai Manado masih mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi ahli untuk penetapan tersangka.
 
 
“Kami tegaskan, tidak ada siapa pun yang bisa mengintervensi penanganan kasus di Bea Cukai. Cepat atau lambat, proses hukum tetap jalan dan pasti ada penetapan tersangka,” kilah Rumbewas.
 
 
Dia menambahkan, kasus ini memang agak berbeda dengan penemuan pita cukai palsu lainnya yang langsung menyasar pemilik atau penjual. Menurutnya, PT Celebes merupakan distributor resmi minol di Sulut.
 
 
“Saat razia ditemukan ada minol yang dilengkapi pita cukai sementara yang lain palsu. Untuk memastikan jumlahnya itu yang masih membutuhkan keterangan dari sejumlah pihak,” tandasnya.
 
 
(bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
18 Nov 2019 / dibaca 400 kali
Kadisfaslanal Laksamana Pertama TNI Puguh Santoso disambut Wadanlantamal VIII, Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo di Mako Lantamal VIII...
Hukum
18 Nov 2019 / dibaca 122 kali
Wadan Lantamal VIII Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo saat membuka Latihan Dalam Dinas (LDD) Pengawak Pos Angkatan Laut (Posal) dan LDD...
Hukum
14 Nov 2019 / dibaca 86 kali
Penyerahan hasil wasrik oleh Inspektur (Ir) Koarmada II Kolonel Laut (T) Doddy Setyo Prambudi kepada Wadan Lantamal VIII Kolonel Laut (P)...
Hukum
13 Nov 2019 / dibaca 430 kali
  Ilustrasi.       MANADO (BK) : Kasir parkir di kawasan Megamas Manado, Anan Ariandani Datunsolang...
Hukum
11 Nov 2019 / dibaca 121 kali
Kajati Sulut, Andi M Iqbal Arief menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pahlawan di halaman Kejati Sulut, Senin (11/11/2019)....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.