Hukum

Brutal! Pria di Paaldua Aniaya Tetangganya Pakai 3 Sajam Sekaligus

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 12 September 2022 22:41   339 kali
MANADO (BK) : Rivan Harun (30), warga Paaldua, Kecamatan Paaldua, Manado nyaris tewas dianiaya. Dia dianiaya oleh TH (30), temannya sendiri sekaligus tetangga sebelah rumah, Senin (13/9/2022) siang.
 
Rivan mengalami sejumlah luka tusuk di sekujur tubuh serta luka bacok di bagian leher belakang. Tukang ojek online ini pun kini dirawat intensif di Rumah Sakit Wolter Monginsidi Teling Manado.
 
TH pun kini telah berhasil ditangkap oleh Tim Resmob (Charlie) dan Opsnal Polresta Manado, tak kurang dari 3 jam usai kejadian. Sopir angkot itu ditangkap di Desa Lumpias, Minahasa Utara, tepatnya di rumah kakek dan neneknya.
 
"Usai menganiaya korban, pelaku melarikan diri ke rumah neneknya, tapi saat ditangkap, diatidak memberikan perlawanan," ujar Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, Senin.
 
Sugeng mengatakan motif penganiayaan adalah dendam. Keduanya memang sudah terlibat permasalahan sepekan yang lalu.
 
Saat itu, korban sempat menegur pelaku yang sedang miras dengan anak-anak di bawah umur dengan kalimat "Ngana togor-togor akang kwa ini anak-anak miras disini, karna ngana yang paling tua pa dorang" (Kamu harusnya tegur anak-anak miras, karena kamu yang paling tua).
 
Kalimat itu rupanya diposting korban di media sosial Facebook (FB). Keduanya lalu saling sindir di postingan FB tersebut setelah orang-orang memberitahukan kepada pelaku.
 
"Dendam pelaku kepada korban memuncak karena sehari sebelumnya korban sempat ribut dan mengejar pelaku dengan pisau besi putih," ucap mantan Kasat Reskrim Polres Minahasa ini.
 
Sementara, pada saat kejadian penganiayaan tersebut, korban sedang nongkrong di pangkalan ojek dalam kawasan Terminal Paaldua. Lalu pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor dan turun ke arah korban sambil mencabut senjata tajam jenis Cakram.
 
Sambil mengejar korban, pelaku menebas ke bagian punggung, lalu mencabut pisau badik dan menikam tubuh korban. Korban hanya bisa menangkis serangan bertubi-tubi pelaku.
 
Tidak ada warga yang mendekat saat penganiayaan itu terjadi karena takut terkena serangan pelaku. Setelah pelaku melarikan diri karena melihat korban sudah terkapar, warga baru memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit.
 
"Selain menangkap pelaku, anggota saya juga berhasil mengamankan dua pisau badik ukuran panjang dan pendek serta sebilah parang besar sebagai barang bukti yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban," jelas Sugeng.
 
Editor: Asrar Yusuf
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
12 Sep 2022 / dibaca 340 kali
MANADO (BK) : Rivan Harun (30), warga Paaldua, Kecamatan Paaldua, Manado nyaris tewas dianiaya. Dia dianiaya oleh TH (30), temannya sendiri...
Hukum
12 Sep 2022 / dibaca 306 kali
MANADO (BK) : Polresta Manado menangkap seorang pria yang dilaporkan mampu menggandakan uang. Modusnya, membayar mahar uang kemudian untuk...
Hukum
11 Sep 2022 / dibaca 620 kali
MANADO (BK) : Jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Manado menangkap dua pria karena dugaan memiliki narkotika jenis ganja....
Hukum
07 Sep 2022 / dibaca 362 kali
MANADO (BK) : Polda Sulut membagikan 500 paket beras kepada sopir angkutan kota (angkot) yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak...
Hukum
07 Sep 2022 / dibaca 288 kali
MANADO (BK) : Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta mengamankan dua orang, YVP (20) dan FH (34), terkait kepemilikan obat keras jenis...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2022 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.