Hukum

Cara Polda Sulut Merajut Damai Pasca Pengumuman Pemilu

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 23 May 2019 23:28   86 kali
Foto bersama Kapolda Sulut, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto bersama pejabat Forkopimda Sulut, Pejabat TNI, Pejabat Polri, Tokoh lintas agama, Tokoh masyarakat, pimpinan kalangan partai politik serta ormas. (foto : Bidang Humas Polda Sulut)
 
 
 
MANADO (BK) : Polda Sulut punya cara untuk merajut perdamaian pasca diumumkannya hasil pleno penghitungan suara Pemilu serentak 2019 oleh KPU RI. Yaitu, momen Peringatan Nuzulul Qur’an, buka puasa bersama dan dirangkai dengan Rapat Koordinasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2019, Rabu (22/5/2019).
 
 
Kapolda Sulut, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an dan buka puasa bersama adalah sebagai sarana untuk menyatukan berbagai pihak pasca Pemilu khususnya saat pengumuman hasil Pemilu tingkat Nasional.
 
 
“Semoga kegiatan kami ini dijadikan sebagai langkah untuk menyejukkan suasana bathin pasca pengumuman hasil Pemilu 2019 tingkat Nasional,” ujar Tompo.
 
 
 
 
Peringatan Nuzulul Qur’an dilaksanakan di Masjid Nurul Jihad Mapolda Sulut, sebelum berbuka puasa bersama. Usai sholat Maghrib, dilanjutkan dengan makan bersama di aula Catur Prasetya.
 
 
Segenap stakeholders, mulai dari Pemerintah Provinsi, Pejabat TNI, Pejabat Polri, Tokoh lintas agama, Tokoh masyarakat, pimpinan kalangan partai politik, ormas dan anak-anak panti asuhan, hadir pada kesempatan itu.
 
 
Sejumlah pejabat Forkopimda Sulut juga hadir, diantaranya Gubernur Sulut yang diwakili Asisten 1 Edison Humiang, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Danlanudsri dan Kepala BNN Provinsi.
 
 
Pada kesempatan itu juga, Polda Sulut memberikan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan An-Nur dan Panti Asuhan Nurul Hidayah, serta pemberian santunan bagi Warakawuri.
 
 
 
 
Sementara pada pelaksanaan Rakor Operasi Ketupat 2019, Kapolda Sulut, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto menyatakan bersyukur bahwa peristiwa unjuk rasa penolakan hasil Pemilu yang terjadi pada 21 Mei 2019, tidak berimbas sampai ke Sulawesi Utara.
 
 
“Kita bersyukur bahwa apa yang terjadi di Ibukota, tidak berimbas sampai ke daerah,” ucapnya.
 
 
Iapun berharap kedepan suasana kamtibmas di Sulawesi Utara tetap kondusif dan terkendali. “Saya yakin karena Sulawesi Utara sejak dulu sudah terbungkus dengan tingkat toleransi yang tinggi dan tidak mudah diprovokasi,” tandas Kapolda.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Jun 2019 / dibaca 151 kali
(Ilustrasi)         MANADO (BK) : Sempat mendapat perawatan di rumah sakit, Stenly Manis (18),...
Hukum
22 Jun 2019 / dibaca 355 kali
(Ilustrasi)      MANADO (BK) : 2 orang meninggal dunia dan satunya kritis setelah tertimpa pohon yang tumbang...
Hukum
21 Jun 2019 / dibaca 117 kali
MANADO (BK) : Penyumbang terbesar terjadinya over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) adalah narapidana dan...
Hukum
21 Jun 2019 / dibaca 110 kali
MANADO (BK) : Bidang Dokkes Polda Sulut menggelar bhakti kesehatan di Desa Kalasey 2 Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Jumat...
Hukum
17 Jun 2019 / dibaca 324 kali
Anggota Inafis Polresta Manado membawa jasad lansia yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. (Fistel Mukuan/Tribun Manado)  ...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.