Hukum

Diduga Palsukan AJB, Oknum PNS Minsel Terancam Dipolisikan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 06 November 2018 23:43   506 kali
Penggalan AJB yang diduga palsu. (dok : ist)
MANADO (BK) : Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berinisial L alias Luk, terancam dilaporkan ke pihak berwajib. L diduga telah memalsukan Akta Jual Beli (AJB) sebidang tanah seluas kurang lebih 390 M2 di Desa Tumpaan Satu, Kecamatan Tumpaan, Minsel.
 
 
Kasus itu berawal dari proses jual beli tanah tersebut dari Ali Mokodompit kepada anaknya, Sintia Mokodompit dengan Register Desa Nomor : 02/KEC/TPN/IX-2018 pada tanggal 18 September 2018. Jual beli itu kemudian dikuatkan dengan AJB bernomor : 02/2018 yang dikeluarkan Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS), Jimmy F Tumiwa tertanggal 25 September 2018.
 
 
Oknum PNS di Kantor Kecamatan Tumpaan ini diduga kuat mendalangi proses pembuatan AJB yang juga diduga palsu. Luk ikut menjadi saksi dalam pembuatan AJB tanah yang digarap Keluarga Masloman.
 
 
Informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus ini saat proses mediasi antara Keluarga Masloman dan Keluarga Mokodompit oleh Pemerintah Desa setempat. Pada pertemuan itu, Hukum Tua (Lurah), Ansje Mintalangi sempat mempertanyakan keabsahan AJB tersebut yang dianggap janggal.
 
 
Kejanggalan yang dimaksud yaitu Hak Milik/Hak Pakai (bangunan rumah/pekarangan) atas sebidang tanah Pasini dengan Persil Nomor Register. 003 Blok Kohir Folio 002 yang tidak ada dalam register desa. Kemudian tidak adanya pengumuman pengukuran tanah, berita acara pengukuran tanah, surat keterangan jual beli dan surat keterangan saksi.
 
 
“Kami menduga AJB itu palsu. Kami akan menempuh jalur hukum jika AJB itu tidak dibatalkan,” ujar Mukti, perwakilan Keluarga Masloman kepada beritakawanua.com, Selasa (6/11/2018).
 
 
Upaya konfirmasi kepada Hukum Tua Desa Tumpaan Satu, Ansje Mintalagi mengenai dugaan AJB palsu tersebut, belum memberikan jawaban. Pesan WhatsApp yang dikirimkan tidak dibalas. Begitu juga upaya klarifikasi kepada Camat Tumpaan, Jimmy F Tumiwa melalui pesan WhatsApp, belum dibalas.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 1295 kali
MANADO (BK) : Kasus penganiayaan kontraktor yang melibatkan oknum Kepala Dinas di lingkungan Pemerintahan Kota Manado, telah berproses hukum....
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 229 kali
MANADO (BK) : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Manado, Royke Mamahit menampik penganiayaan kepada Alfonsus...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 232 kali
MANADO (BK) : Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel membenarkan adanya kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Kepala Dinas di...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 4157 kali
MANADO (BK) : Bermaksud menagih hutang, Alfonsus Sutedja (37), warga Kelurahan Pakowa Lingkungan VI, Kecamatan Wanea, malah menjadi korban...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 121 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.