Hukum

Gedung Baru DPRD Manado Diduga Berbau Korupsi?

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 31 August 2018 09:06   720 kali
Tampak depan bangunan baru Kantor DPRD Manado. (foto : acha)
MANADO (BK) : Aroma bau korupsi tercium dari bangunan gedung baru kantor DPRD Manado. Meski pekerjaannya sudah 100 persen dan difungsikan awal tahun ini, terdapat banyak kejanggalan pada spesifikasi bangunan.
 
 
Hal ini diungkap oleh Pengamat Politik dan Pemerintahan, Terry Umboh. Terry menyebut, memang terdapat banyak kejanggalan pada bangunan berbanderol Rp 2,7 milliar itu.
 
 
"Masa dengan anggaran sefantastis itu, bangunannya terlihat seperti rumah pombo (merpati)?" tukasnya saat bersua dengan beritakawanua.com di kantor perwakilan rakyat itu, Kamis (30/8/2018).
 
 
Dia kemudian membeberkan sejumlah kejanggalan. Proyek yang dijadwalkan selesai akhir tahun 2017, ternyata molor. Pekerjaan saat itu hanya berkisar 70 persen.
 
 
"Akibatnya, kontraktor terkena pinalti," tandasnya.
 
 
 
Kondisi WC untuk disabilitas di gedung baru DPRD Manado. (foto : acha)
 
 
 
Lanjut Terry, untuk tembok 4 ruangan komisi ternyata hanya menggunakan gypsum. Begitu pula dengan ruangan lainnya seperti ruangan staf.
 
 
"Penggunaan gypsum sepertinya untuk meminimalisir penggunaan anggaran, apalagi ketika pekerjaan mereka terkena penalti akibat keterlambatan," duga Terry.
 
 
Beberapa barang di dalam sejumlah ruangan kamar kecil seperti Water Closed (WC), juga diduganya tidak sesuai spesifikasi. Bahkan beberapa pintu sudah rusak dengan rembesan air dari dinding.
 
 
"Kalau tidak dibenahi, ini tentu akan berbau korupsi dan berujung pidana," tandas Terry.
 
 
 
Dua WC untuk pengunjung dalam keadaan terkunci, diduga dalam keadaan rusak. (foto : acha)
 
 
Anggota DPRD Manado, Syarifudin Saafa juga mengatakan harus ada yang bertanggungjawab. Dia menyebut ada kemungkinan kualitas pekerjaan tidak sesuai.
 
 
“Masa baru beberapa bulan so rusak? Ini kalau begini berarti asal-asal kerjanya, padahal anggarannya sekitar dua milliar” tukasnya.
 
 
Syaafa pun meminta Sekretariat Dewan untuk segera memperbaikinya dengan memanggil kembali kontraktor pelaksana pekerjaan. Apalagi katanya, ada biaya pemeliharaan dalam pada pekerjaan proyek yang telah selesai.
 
 
“Kasihan masyarakat, kasihan pegawai sekretariat, kasihan juga anggota dewan. Kalau kebelet mau kemana kalau semua fasilitas WC dalam keadaan rusak,” tandas Syaafa.
 
 
Sementara itu, Sekretaris DPRD (Sekwan) Manado, Michael Tandirerung terkesan berkelit ketika dikonfirmasi. Meski berada dalam ruangannya, beberapa stafnya mengatakan sekwan sedang mengikuti rapat di kantor Walikota Manado.
 
 
“Bapak (Sekwan) sedang ke kantor Walikota mengikuti rapat,” tukas salah seorang staf.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
05 Sep 2018 / dibaca 376 kali
MANADO (BK) : Proyek rehabilitasi bangunan DPRD Manado dikerjakan PT Perdana Lestari Indah. Meski telah selesai 100 persen, bangunan yang...
Hukum
04 Sep 2018 / dibaca 261 kali
MANADO (BK) : Rehab gedung DPRD Kota Manado diduga tidak sesuai spesifikasi. Berbanderol Rp 2,7 milliar, bangunan yang dioperasikan awal bulan...
Hukum
03 Sep 2018 / dibaca 196 kali
MANADO (BK) : Kisah cinta indah yang dijalani Bunga (16), nama samaran, dengan pacarnya RI alias Risky (20-an), harus terhenti. Tidak hanya...
Hukum
03 Sep 2018 / dibaca 215 kali
MANADO (BK) : Kasus pencurian motor masih terus terjadi di Kota Manado. Sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi DB 5725 MB, raib...
Hukum
03 Sep 2018 / dibaca 252 kali
MANADO (BK) : Mobil milik Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Boltim, Candra Modeong (36) yang sedang parkir, menjadi sasaran maling. Sejumlah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.