Hukum

Ini Kartu yang Ungkap Sindikat Pemalsu KTP

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 10 October 2017 18:03   1406 kali
Jumpa Pers kasus pemalsuan dokumen di Mapolda Sulut. (FOTO : acha)
MANADO (BK) : Polresta Manado telah menetapkan 5 orang sebagai tersangka pada penggebrekan rumah percetakan MRC di Kompleks IKIP Bawah Kelurahan Kleak Lingkungan I Kecamatan Malalayang. Percetakan itu diduga melakukan praktik pemalsuan dokumen.
 
 
Kelimanya adalah BR alias Boy (35), JS alias Jun (27), RN alias Ricky (32), HP alias Herry (41) dan ZR alias Zainal (33). Mereka ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan peran masing-masing.
 
 
"Boy sebagai otak dari kejahatan ini, lalu Jun, Ricky dan Herry sebagai pengedit dokumen palsu, serta Zainal sebagai penyuplay blanko," ujar Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Johni Asadoma saat Jumpa Pers di ruang pertemuan Polda Sulut, Selasa (10/10/2017) sore.
 
 
Asadoma menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan seorang warga kepada anggota 'Buser' Polresta Manado, Bripka Safri Sandag, tentang praktik pemalsuan dokumen. Warga tersebut mendapati satu dokumen Surat Ijin Mengemudi (SIM) yang dicurigai palsu.
 
 
"Di SIM itu tertulis nama Kasat Lantas, tapi pangkatnya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol). Ini kan aneh, kalau Dirlantas itu bisa, tapi ini Kasat Lantas kok berpangkat Kombes?" jelasnya.
 
 
Lanjutnya, laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Setelah mendapatkan bukti-bukti yang kuat, Tim Buser melakukan penggebrekan. 4 orang diaman di lokasi kejadian, sedangkan seorang lagi sebagai penyuplay blanko diamankan setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut.
 
 
Adapun dari hasil penyelidikan, para tersangka bekerja kelompok dalam organisasi yang cukup rapi. Mereka menjual dokumen 'asli tapi palsu' ini dalam satu paket yang biasa dibutuhkan, yaitu SIM, KTP dan SKCK dengan harga perpaket Rp 150 ribu.
 
 
"Jika ada yang butuh, mereka siapkan. Praktik ini sudah dimulai sejak setahun terakhir, para pelaku lupa kapan tanggal dimulai, tapi sudah setahun terakhir ini," ungkap Jenderal Polisi Bintang Satu ini.
 
 
Jumpa Pers ini dihadiri Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Wakapolresta Manado AKBP Enggar Broto Seno, Kasat Reskrim AKP Wibowo Sitepu, penyidik dan puluhan wartawan dari berbagai media cetak, televisi dan online.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 May 2018 / dibaca 376 kali
MANADO (BK) : Fano Pulu (17), warga Kelurahan Banjer Lingkungan IV Kecamatan Tikala Kota Manado, nyaris menjadi korban penusukan. Meski...
Hukum
22 May 2018 / dibaca 222 kali
MANADO (BK) : Banyak pasangan yang sudah menikah mendambakan buah hati dalam kehidupan berumah tangga. Mereka bahkan harus rela menunggu...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 372 kali
MANADO (BK) : Aparat kepolisian bertindak cepat dengan penemuan tas koper berwarna hitam di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 124 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 1.298 liter barang bukti miras jenis cap tikus dimusnahkan di halaman Mako Lantamal VIII Manado, Rabu (16/5/2018)....
Hukum
16 May 2018 / dibaca 1115 kali
MANADO (BK) : Warga Manado dihebohkan dengan sebuah tas koper di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat Patung Wolter Monginsidi,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.