Hukum

Ini Penyebab Sopir Angkot Ditikam hingga Tewas

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 28 June 2018 22:11   1367 kali
Kapolresta Manado Kombes Pol Surya Kumara sedang menginterogasi pelaku pembunuhan sopir angkot. (foto : acha)
MANADO (BK) : Rebutan penumpang ternyata menjadi penyebab terjadinya penganiayaan yang berujung nyawa Ridel Paruntu (17), warga Kelurahan Paal Empat Kecamatan Tikala, melayang. Sopir Angkutan Kota (Angkot) itu meregang nyawa dengan dua luka tikaman di dada.
 
 
“Benar terjadi tindak pidana penganiayaan itu di Jalan Manguni Raya Perkamil, korbannya sopir mikro dan meninggal dunia,” ujar Kapolresta Manado, Kombes Pol Surya Kumara pada Konferensi Pers di Mapolresta Manado, Kamis (28/6/2018).
 
 
Tapi kata Kapolresta, berkat kesigapan anggotanya yang terdiri dari Tim Resmob dan Reskrim Polsek Tikala, pelaku berhasil ditangkap tak kurang dari 3 jam setelah kejadian tersebut.
 
 
 
 
“Tersangkanya berinisial MNK alias Mad, warga Kelurahan Malendeng. Sesama sopir angkot juga,” katanya.
 
 
Lanjut Kumara, saat ini barang bukti yang diamankan adalah kendaraan roda empat jenis mikrolet yang dikendarai oleh korban. Sedangkan pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban masih dalam pencarian.
 
 
“Tersangka membuang pisau itu, tapi karena dalam kondisi mabuk, dia lupa membuangnya kemana. Sekarang masih dalam pencarian anggota di lapangan,” terangnya.
 
 
Mantan Kapolres Minahasa Selatan itu mengatakan, tersangka terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
 
 
 
 
Sementara pengakuan tersangka menyebut beberapa hari lalu sempat berselisih dengan korban karena rebutan penumpang di jalan. “Dia (korban) selalu menghalangi mobil saya setiap mau mendahuluinya,” tuturnya.
 
 
Karena sakit hati, malam itu dia mencegat korban di simpang Jalan Maesa 8 – Manguni Raya. Saat angkot berhenti, korban langsung ditusuk sebanyak dua kali di bagian dada.
 
 
“Saya sempat melarikan diri ke arah Paal Dua dan kemudian bersembunyi ke rumah teman di Perum Viola Sawangan,” tandasnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 1295 kali
MANADO (BK) : Kasus penganiayaan kontraktor yang melibatkan oknum Kepala Dinas di lingkungan Pemerintahan Kota Manado, telah berproses hukum....
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 229 kali
MANADO (BK) : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Manado, Royke Mamahit menampik penganiayaan kepada Alfonsus...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 233 kali
MANADO (BK) : Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel membenarkan adanya kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Kepala Dinas di...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 4157 kali
MANADO (BK) : Bermaksud menagih hutang, Alfonsus Sutedja (37), warga Kelurahan Pakowa Lingkungan VI, Kecamatan Wanea, malah menjadi korban...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 122 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.