Hukum

Institut Lembang Sembilan Desak Usut Dugaan Korupsi di PLN UIW Sulutenggo

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 11 July 2021 19:45   448 kali
Harianto Daeng SPi. (foto: istimewa)
MANADO (BK) : Institut Lembang Sembilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendesak aparat hukum untuk memeriksa UIW Sulutenggo. Hal ini terkait adanya dugaan korupsi yang terindikasi merugikan negara hingga milliaran rupiah.
 
Wakil Ketua Institut Lembang Sembilan Sulut, Harianto Daeng SPi mengatakan, dugaan korupsi yang dimaksud adalah terkait pengambilan obat dengan resep fiktif. PLN UIW Sulutenggo diketahui menjalin kerjasama dengan apotek Kimia Farma.
 
"Diduga ada oknum-oknum di PLN (UIW Sulutenggo) yang memanfaatkan untuk keuntungan pribadi dengan menggunakan resep fiktif," ujarnya kepada media ini, Minggu (11/7/2021).
 
Ia mengatakan, dugaan korupsi itu diduga telah terjadi sejak 2018 silam. Namun puncaknya saat pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia 2020 lalu.
 
"Ada dugaan kerugian negara mencapai hingga tujuh milliaran rupiah. Hal ini dikuatkan dengan pemutusan kerjasama sepihak dari Kimia Farma karena adanya dugaan tersebut.
 
"Jadi kerjasama itu cuma setahun saja karena ada indikasi itu," tandasnya.
 
Anto, panggilan akrabnya mengatakan sangat kecewa dan prihatin, dimana saat negara ini sementara berjuang melawan pandemi Corona, masih ada saja oknum yang berbuat curang.
 
"Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada audit. Dan kalau terbukti harus dibawa ke jalur hukum," tandasnya.
 
Institut Lembang Sembilan menurutnya, bukan organisasi yang hanya sekedar mengkritik kebijakan pemerintah. Tapi organisasi ini didirikan untuk mendukung program Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
 
Bentuk dukungan tersebut termasuk diantaranya memastikan bahwa program Presiden dan Wakil Presiden tepat sasaran, dan tidak diselewengkan oleh oknum-oknum tertentu. Ia berharap kerjasama dan peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya program-program pemerintah.
 
"Apabila menemukan hal-hal yang terindikasi merugikan negara, mari laporkan ke penegak hukum, baik itu kepolisian, kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," tegas Anto.
 
"Institut Lembang Sembilan Sulut akan mendampingi apabila dibutuhkan demi kemajuan negara Indonesia yang kita cintai ini," tambah Ketua Petani Rica Sulut ini. (***)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
05 Jul 2021 / dibaca 306 kali
MANADO (BK) : Seorang pemuda ditemukan tewas di depan kost 3M, Kelurahan Kairagi Dua, Lingkungan VI, Kecamatan Mapanget, Senin (5/7/2021)...
Hukum
04 Jul 2021 / dibaca 186 kali
MANADO (BK) : Satuan Reserse dan Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Manado mengamankan ribuan butir pil penenang jenis trihexyhenidyl (trihex)....
Hukum
04 Jul 2021 / dibaca 224 kali
MANADO (BK) : Hari kedua pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Korem 131/Santiago, antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi masih...
Hukum
01 Jul 2021 / dibaca 158 kali
MANADO (BK) : RK alias Revel (26) kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu dalam laci motornya, Senin (28/6/2021). Dia pun digiring ke Satuan...
Hukum
01 Jul 2021 / dibaca 512 kali
MANADO (BK) : Danrem 131/Santiago, Brigjen Prince Meyer Putong memberikan kejutan ucapan selamat HUT ke-75 Bhayangkara kepada Kapolda Sulut...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.