Hukum

Jambret Bermotor Lapangan Tikala Terungkap, 3 Pelaku Tertangkap

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 13 March 2018 20:12   1813 kali
Ketiga pelaku jambret dengan menggunakan senjata tajam. (foto : ist)
MANADO (BK) : Jambret bermotor dengan menggunakan senjata tajam yang sering beroperasi di kawasan Lapangan Tikala Manado, terungkap. Tim Resmob Polresta Manado akhirnya berhasil menangkap 3 pelakunya.
 
 
"Benar ada 3 pelaku yang ditangkap Tim Buser (Resmob) kami," ujar Kapolresta Manado, Kombes Pol FX Surya Kumara kepada beritakawanua.com, Selasa (13/3/2018).
 
 
Ketiga pelaku yang ditangkap adalah AT alias Pala (17), warga Kelurahan Banjer Linkungan VII Kecamatan Tikala, FH alias Allan (16) dan RM alias Angga (17), keduanya warga Kelurahan Karame Lingkungan V Kecamatan Singkil Kota Manado.
 
 
"Mereka ditangkap Senin kemarin sore sekitar pukul 16.00 WITA," kata Kumara.
 
 
Menurut Kapolresta, pengungkapan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : 308/II/SPKT/Resta Mdo tertanggal 7 Februari 2018 dengan pelapor Ramly Kawet. Ramly menyebut 3 pria tidak dikenal menikam anaknya Virgin Kandouw karena gagal menjambret handphone di kawasan Lapangan Tikala.
 
 
Lanjutnya, memang membutuhkan waktu yang agak lama, karena minimnya informasi mengenai para pelaku. "Dari hasil pengumpulan bahan dan keterangan, kemudian didapatkan ketiga nama mereka. Ketiganya langsung ditangkap di rumah masing-masing dengan mengamankan 2 bilah pisau besi putih sebagai barang bukti," terang mantan Kapolres Minahasa Selatan ini.
 
 
Korban Apresiasi Penangkapan Pelaku Jambret
 
 
Virgin Kandouw mengapresiasi penangkapan ketiga pelaku yang sempat menikamnya karena gagal menjambret handphonenya. "Waduh tidak disangka sama sekali," ucapnya gembira.
 
 
Katanya, sebagai orang Kristen, dirinya sebenarnya sudah mengaminkan atau melupakan kejadian yang dialaminya itu. "Kalau pun mereka tertangkap, biarlah proses hukum yang menghakiminya," tuturnya.
 
 
Gadis berparas cantik ini kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya, 7 Februari 2018 dinihari, sekitar pukul 01.15 WITA. Dirinya keluar rumah untuk mencari makanan.
 
 
Tapi karena hujan, dia kemudian berteduh di bawah pohon dekat Warung Lamongan Cak Achmat. Saat itulah dia didekati pemotor yang berboncengan tiga.
 
 
"2 orang langsung turun mendekat sambil menodongkan pisau dan bilang mana HP?" kata Virgin.
 
 
Karena merasa terancam, dia berteriak minta tolong dan berharap ada orang yang mendengar. Tapi saat itulah satu tusukan mendarat di bagian perut kanan dan membuatnya terduduk.
 
 
"Saya berdiri lagi dan berusaha lari dan terus berteriak minta tolong, tapi dua tikaman terasa mendarat di pinggang," terangnya.
 
 
Lanjutnya, beruntung teriakannya terdengar dua orang di dekat supermarket Alfamart dan memberikan pertolongan. Sedangkan ketiga pelaku langsung melarikan diri.
 
 
"Mereka kemudian membawa saya ke Rumah Sakit Teling," tutup Virgin Kandouw.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Jul 2018 / dibaca 360 kali
MANADO (BK) : Penganiayaan diduga dilakukan perwira polisi berpangkat Iptu kepada seorang anak buahnya. Perwira tersebut berinisial RS,...
Hukum
20 Jul 2018 / dibaca 366 kali
MANADO (BK) : AY alias Ajay (19), warga Kelurahan Singkil, Kecamatan Singkil Kota Manado, tak berkutik saat dijemput anggota Polsek Singkil di...
Hukum
19 Jul 2018 / dibaca 552 kali
MANADO (BK) : Kasus pamer ‘burung’   terjadi lagi. Jika sebelumnya sopir angkutan umum mikrolet sempat viral di media...
Hukum
19 Jul 2018 / dibaca 399 kali
MANADO (BK) : Suara rentetan tembakan memecah keheningan pagi di Teluk Manado, Kamis (19/7/2018). Tembakan silih berganti itu ternyata berasal...
Hukum
15 Jul 2018 / dibaca 426 kali
MANADO (BK) : Nyaris saja warung milik keluarga Pakaya-Mogi dibobol pencuri, Sabtu (14/7/2018) dinihari. Polsek Wanea turut ambil andil dalam...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.