Hukum

Kejati Sulut Deklarasikan Jaksa Sahabat Milenial

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 04 November 2019 20:51   105 kali
Gubernur Sulut Olly Dondokambey memukul tetengkoren sebagai tanda dibukanya kegiatan Deklarasi Jaksa Sahabat Milenial (JSM) yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado.
 
 
 
MANADO (BK) : Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey menyebut kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari tingkat kesadaran hukum warganya. Menurutnya, semakin tinggi kesadaran hukum penduduk suatu negara akan semakin tertib kehidupan masyarakat dan bernegara.
 
 
Hal ini disampaikannya saat Deklarasi Jaksa Sahabat Milenial (JSM) di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Senin (4/11/2019). Pembukaan kegiatan Deklarasi JSM ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Gubernur Olly Dondokambey yang didampingi Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief dan Pimpinan Forkopimda Sulut.
 
 
Gubernur menyebut, jajaran Kejaksaan se-Sulut telah memberikan kontribusi positif, khususnya penegakan hukum. Dia mengatakan dalam realitas kehidupan sekarang ini, banyak generasi muda di Sulut yang tersandung masalah hukum, yang entah disengaja ataupun kurangnya pemahaman terkait hukum yang ada.
 
 
“Dengan dideklarasikan program ini, kemudian menjadi pemenuhan oleh Kejati Sulut dalam membangun generasi muda Sulut sadar hukum, yang patut untuk kita apresiasi,” ujar Gubernur.
 
 
Olly kemudian meminta jajaran kejaksaan untuk terus tampil sebagai mitra aktif pemerintah daerah melalui dukungan dan konstribusi positif terhadap setiap agenda dan kebijakan yang sedang dan akan dilaksanakan, mengingat peran Kejaksaan yang begitu berpengaruh dalam pembangunan bangsa.
 
 
“Keterlibatan kejaksaan akan memperkuat optimalnya pencapaian visi pembangunan daerah yakni, Terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya,” tandas Gubernur lagi.
 
 
 
Kajati Sulut, Andi Muh Iqbal Arief saat memberikan sambutan pada Deklarasi Jaksa Sahabat Milenial (JSM).
 
 
 
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief dalam sambutannya mengatakan berbagai program peningkatan kesadaran hukum masyarakat oleh Kejaksaan RI dilaksanakan dalam upaya meningkatkan ketertiban dan ketentraman umum serta pembinaan masyarakat taat hukum. Satu diantaranya telah diimplementasikan melalui penyuluhan hukum dan penerangan hukum melalui RRI.
 
 
“Ada program siaran radio dialog interaktif jaksa menyapa warga, program ini bekerjasama dengan RRI,” ungkap Arief.
 
 
Meskipun berbagai program peningkatan kesadaran hukum telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terang Arief, namun dipandang perlu dilakukan optimalisasi kajian pendekatan yang efektif kepada generasi muda atau yang dikenal dengan generasi milenial.
 
 
“Yang menjadi prioritas adalah kaum milenial khususnya bagi mereka yang tidak lagi berada dalam bangku sekolah seperti mahasiswa dan profesional muda,” pungkas mantan Kajari Manado ini.
 
 
Sebelumnya, laporan pertanggungjawaban panitia dibacakan oleh Ledrik VM Takaendengan. Koordinator pada Kejati Sulut yang saat ini sedang mengikuti Diklat Pim III Angkatan II Tahun 2019 ini, menjadi aktor dibalik suksesnya kegiatan deklarasi JSM, karena inovasi dan gagasan yang sangat baik darinya, mampu mengoptimalisasi tugas-tugas di Kejati Sulut.
 
 
 
Gubernur Olly Dondokambey, Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen dan Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut.
 
 
 
Usung Tagline #TORANG JUJUR, SULUT HEBAT
 
 
JSM adalah salah satu program unggulan Kejati Sulut dalam mengoptimalkan tugas dan fungsi di bidang Intelijen melalui pendekatan Communal Adtivuty dalam melakukan penyuluhan hukum bagi generasi milenial. Program yang mengusung tagline #TORANG JUJUR, SULUT HEBAT ini mendapat dukungan Gubernur Sulut serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikda).
 
 
Program ini kedepannya diharapkan dapat memberikan manfaat kepada generasi muda khususnya milenial di Provinsi Sulut, khususnya Kota Manado. Selesai pendeklarasian, dilanjutkan dengan Lomba Debat Tematik yang diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi yang ada di Provinsi Sulut.
 
 
Dari 10 tim yang mengikuti lomba debat, Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado keluar sebagai juara pertama. Kemudian Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) sebagai juara kedua dan Fakultas Akuntansi Politeknik Negeri Manado sebagai juara ketiga.
 
 
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Provinsi Sulut, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut, para pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Sulut, para Rektor Perguruan Tinggi se Sulut, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut dan pengurus, para Asisten pada Kejati Sulut, para pimpinan Organisasi Kepemudaan, para pimpinan Media Cetak maupun Elektronik, siswa dan mahasiswa serta undangan lainnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
18 Oct 2019 / dibaca 173 kali
TAHUNA (BK) : Hal menarik ditemukan Tim Direktorat A Pertahanan Keamanan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI saat...
Hukum
18 Oct 2019 / dibaca 93 kali
MANADO (BK) : Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado melaksanakan apel gelar pasukan untuk kesiapan pengamanan pelantikan...
Hukum
17 Oct 2019 / dibaca 288 kali
MANADO (BK) : Tim Buser Polresta Manado menangkap pria berinisial FT alias Fenly, warga Kelurahan Tabang, Lingkungan I, Kecamatan Kotamobagu...
Hukum
16 Oct 2019 / dibaca 6403 kali
MANADO (BK) : Pemuda serta Lintas Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Adat di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mendeklarasikan menolak...
Hukum
12 Oct 2019 / dibaca 129 kali
KENDARI (BK): Dandim 1417 Kendari, Kolonel Kav Hendi Suhendi resmi dicopot dan digantikan oleh Kolonel Inf Alamsyah. Pencopotan Hendi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.