Hukum

Kodam XII/Merdeka – Polda Sulut Klarifikasi Kisruh Kasus PenyerobotanTanah Citraland, Ini Hasilnya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 21 September 2021 22:07   525 kali
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Abraham Abast bersama Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Johnson Sitorus. (foto: acha)
MANADO (BK) : Polda Sulut dan Kodam XIII/Merdeka langsung bergerak cepat terkait kisruh postingan yang beredar di media sosial tentang undangan klarifikasi dari Penyidik Satreskrim Polresta Manado kepada Babinsa Winangun Atas terkait kasus penyerobotan tanah antara PT. Ciputra Internasional (Citraland Manado) dengan Ari Tahiru. Undangan klarifikasi tersebut dianggap tidak melalui jalur koordinasi lintas institusi.
 
Pada jumpa pers di Ruang Catur Prasetya Polda Sulut, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Abraham Abast menerangkan ada empat laporan polisi (LP) yang kemudian berujung terjadinya kekisruhan itu. Empat LP tersebut adalah:
 
Laporan Polisi Nomor: LP/258/11/2021/SPKT/Resta Mdo tanggal 18 Februari 2021 dengan pelapor Sindy Rini Margaretha Imbang, tentang Perkara Pidana Pengrusakan Panel Beton Milik Citraland Manado di Kelurahan Winangun Atas, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa yang dilakukan oleh terlapor Ari Tahiru dan Decky Israel Walewangko.
 
Kemudian Laporan Polisi Nomor: LP/B/583/IV/2021/SPKT/Resta Mdo/Polda Sulut, tanggal 22 April 2021 tentang Dugaan Tindak Pidana Pengrusakan Bersama-sama Terhadap Pagar Seng dan Pagar Panel Beton Milik Citraland Manado. 
 
Selanjutnya Laporan Pengaduan No. 690 tanggal 28 Juni 2021 tentang Dugaan Tindak Pidana Pengrusakan dan Penyerobotan Tanah di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado yang dilaporkan oleh Sindi Margaretha Imbang dari Citraland Manado dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/182/IV/2021/SPKT-SULUT tanggal 15 April 2021 dengan pelapor Ari Tahiru dengan terlapor Citraland Manado tentang Penyerobotan Tanah. 
 
“Terkait adanya laporan polisi dan pengaduan tersebut, penyidik melakukan proses penyelidikan dan penyidikan guna melayani masyarakat untuk mencari keadilan melalui proses penegakan hukum berdasarkan azas eguality before the law (kesamaan di hadapan hukum),” ujar Abast.
 
Lanjut Abast, terkait laporan polisi nomor: LP/258/II/2021/SPKT/Resta Mdo dan laporan polisi nomor: LP/B/583/IV/2021/SPKT/Resta Mdo, telah ditangani oleh Satreskrim Polresta Manado. Dan dari hasil koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, berkas perkara penyidikan kasus pengrusakan tersebut dikembalikan (P19) dengan petunjuk penyidik harus melengkapinya dengan mengambil keterangan pihak yang menyuruh tersangka Ari Tahiru melakukan pengrusakan panel beton tersebut.
 
Karena petunjuk tersebutlah 4 anggota Tim Opsnal Satreskrim Polresta Manado pada 18 Agustus 2021 sore, membawa Ari Tahiru berdasarkan Surat Perintah Membawa Tersangka dengan Nomor: SP.Kap/617.b/VIII/2021/Reskrim tertanggal 14 Agustus 2021.
 
“Tersangka dibawa dengan cara yang humanis dengan terlebih dahulu diperlihatkan Surat Perintah Membawa Tersangka serta disaksikan oleh 2 anggota keluarganya. Proses membawa tersangka dapat dibuktikan dengan rekaman video,” terang Abast.
 
Sementara laporan polisi penyerobotan tanah yang dilaporkan Ari Tahiru melalui laporan polisi nomor: LP/B/182/IV/2021/SPKT-SULUT, Abast menjelaskan perkara tersebut telah ditangani oleh Penyidik Subdit 2 Ditreskrimum Polda Sulut. Juga telah dilaksanakan gelar perkara awal pada 23 Agustus 2021, dengan kesimpulan bukan merupakan suatu tindak pidana (perdata) karena kedua belah pihak mempunyai alas hak/bukti kepemilikan.
 
“Dan pada saat dilakukan peninjauan lokasi yang dihadiri kedua pihak, Hukum Tua Desa Winangun Atas dan Hukum Tua Desa Pineleng I, dari hasil pengecekan lokasi bahwa pelapor dan terlapor menunjuk lokasi tanah yang sama dengan alas hak yang berbeda,” kata Kabid Humas.
 
“Penyidik juga telah melakukan pengecekan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dari terlapor Citraland Manado, dan benar terdaftar di BPN Kota Manado, sedangkan Surat Register Desa Pineleng dari pelapor Ari Tahiru, ternyata tidak terdaftar di Buku Register Desa Pineleng I Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa,” tambahnya.
 
 
Pemanggilan Babinsa
 
Pemanggilan babinsa yang menjadi awal kekisruhan ini berdasarkan laporan pengaduan nomor: 690 tanggal 28 Juni 2021 tentang Dugaan Tindak Pidana Pengrusakan dan Penyerobotan Tanah di Kelurahan Tingkulu. Saat itu penyidik Satreskrim Polresta Manado menemukan adanya pekerja dan alat berat yang sedang beroperasi saat peninjauan lokasi.
 
Babinsa Winangun Atas juga sedang berada di lokasi tersebut. Namun keberadaannya untuk menjaga alat berat tersebut yang sedang melakukan kegiatan. Penyidik pun menyampaikan, jangan dulu ada kegiatan karena lokasi tersebut dalam status sengketa (perdata).
 
Namun pada Senin, 16 Agustus 2021, penyidik Satreskrim Polresta Manado mendapati masih ada beberapa pekerja dan kembali melarang kegiatan pekerjaan jangan dilanjutkan. Tapi Babinsa Winangun Atas tetap menyuruh pekerja untuk tetap bekerja.
 
“Saat itulah penyidik mengeluarkan undangan klarifikasi kepada Babinsa dan pekerja. Hal ini dilakukan karena masih dalam proses penyelidikan, dimana tujuan penyelidikan adalah untuk mendapatkan atau mengumpulkan keterangan, bukti atau data-data yang digunakan untuk menentukan apakah suatu peristiwa yang terjadi merupakan suatu tindak pidana atau bukan,” ujar Abast.
 
Namun dari hasil koordinasi antara Dandim 1309/Manado dan Kapolresta Manado, undangan klarifikasi atau permintaan keterangan Babinsa Winangun Atas tidak jadi dilaksanakan dan tidak dilakukan klarifikasi sampai saat ini, namun hanya dilakukan klarifikasi atau permintaan keterangan kepada para pekerja. Penyidik Satreskrim Polresta Manado yang mengeluarkan undangan klarifikasi itu pun kemudian dianggap tidak melalui jalur koordinasi lintas institusi dan sedang dilakukan proses internal oleh Kabid Propam Polda Sulut.
 
“Sedangkan hasil koordinasi antara Pangdam XIII/Merdeka dengan Kapolda Sulut terkait undangan klarifikasi tersebut kemudian dinyatakan telah selesai,” tandas Kabid Humas lagi.
 
Sementara itu, Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Johnson Sitorus, membenarkan adanya surat terbuka yang ditulis tangan oleh senior sekaligus atasannya Brigjen TNI Junior Tumilaar. Ia juga membenarkan adanya undangan klarifikasi oleh penyidik Polresta Manado kepada Serma Zeth Bengke, Babinsa di Kodim 1309/Manado.
 
“Itu benar adanya,” tegasnya.
 
Kapendam juga ikut membenarkan undangan klarifikasi itu tidak jadi dilaksanakan karena Dandim 1309/Manado Kolonel Inf Johanis Raja Sulung Purba langsung berkoordinasi dengan Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli ketika anak buahnya itu melapor adanya undangan klarifikasi dari penyidik Satreskrim Polresta Manado.
 
“Kapolresta pun langsung menegur bawahannya dan secara resmi langsung meminta maaf kepada Dandim dan termasuk kepada institusi TNI (Kodam XIII/Merdeka),” tandas Kapendam.
 
Mengenai Babinsanya yang dicari oleh 3 anggota Brimob, Letkol Inf Johnson Sitorus mengatakan ketiga anggota Brimob itu setelah ditelusuri hanya bermaksud mengantarkan surat undangan klarifikasi tersebut. “Mereka saat bertemu saling tos-tosan seperti salaman ala Covid-19. Juga saling bercanda,” pungkas Kapendam.
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
01 Sep 2021 / dibaca 238 kali
MANADO (BK) : Korem 131/Santiago menyalurkan 15 ton beras bantuan sosial (bansos) dari Presiden RI kepada masyarakat di Provinsi Sulawesi...
Hukum
30 Aug 2021 / dibaca 178 kali
MANADO (BK) : Tim Patroli Rayon Singkil Polresta Manado secara tidak sengaja berhasil mengamankan seorang pria berinisial JP alias Kipli (32)...
Hukum
29 Aug 2021 / dibaca 205 kali
MANADO (BK) : Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana meminta mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado agar mau divaksin. Menurutnya,...
Hukum
12 Jul 2021 / dibaca 262 kali
Barang bukti pil koplo yang diamankan Satresnarkoba Polresta Manado. (foto: istimewa)       MANADO (BK) :...
Hukum
12 Jul 2021 / dibaca 1152 kali
MANADO (BK) :  Timsus Maleo Polda Sulawesi Utara berhasil mengamankan seorang youtuber yang di duga telah melakukan pelecehan seksual...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.