Hukum

KPPS Minsel Akui Salah Hitung Suara

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 30 May 2019 04:23   2685 kali
Ketua Majelis Sidang Ratna Dewi Pettalolo didampingi Anggota Majelis Sidang Fritz Edward Siregar dan Rahmat Bagja.

JAKARTA (BK): KPU Minahasa Selatan (Minsel) mengakui adanya kesalahan dalam proses penghitungan suara di pemilihan umum (pemilu) 2019.

 

Hal tersebut terungkap dari kesaksian anggota KPPS pada sidang lanjutan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan Thamrin Jakarta, Rabu (29/5/2019).

 

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ratna Dewi Pettalolo didampingi Rahmat Badja, dan Fritz Edward Siregar.

 

Akibat kesalahan yang dilakukan KPPS Minsel membuat adanya perbedaan antara formulir C1, DA1 dan DAA1 berbeda jumlahnya. Oleh karena itulah, kata kuasa hukum pelapor, Oktavianus Rasubala, kesalahan proses tersebut menyebabkan dugaan pengelembungan suara pada calon anggota dewan tertentu.

 

Pada sidang pemeriksaan saksi itu, pihak pelapor menghadirkan saksi ahli bernama Margarito Kamis. Sidang lanjutan akan dilaksanakan pada Jumat pekan ini untuk mendengar kesimpulan majelis hakim.

 

Menanggapi kesalahan dari pihak KPPS, Sultan Zulkarnaen selaku Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulut, menilai perlu diadakannya penghitungan ulang suara di Minsel. "KPU Minsel sudah mengakui adanya kesalahan, sehingga seharusnya diadakan penghitungan ulang dengan membuka kotak suara dan menghitung C1 Plano diseluruh TPS yg ada di Minsel," ujarnya.

 

Politisi asal Bolaang Mongondow Selatan, itu juga menambahkan masih ada kemungkinan terjadinya kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif. "Apabila ada human error di anggota KPPS dalam proses input, seharusnya terjadi di beberapa TPS saja. Namun ini terjadi hampir di seluruh TPS dan merugikan satu pihak saja," ungkap Sultan Zulkarnaen.

 

(jerman/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
27 Sep 2019 / dibaca 83 kali
KENDARI (BK): Hasil autopsi RS Kota Kendari menyatakan bahwa mahasiswa Universitas Halu Oleo Himawan Randi (19) tewas karena tembakan peluru...
Hukum
27 Sep 2019 / dibaca 68 kali
KENDARI (BK): Peserta unjuk rasa mahasiswa Muh Yusuf Kardawi (19) yang menjalani perawatan serius di RS Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara,...
Hukum
23 Sep 2019 / dibaca 112 kali
Kajati Sulut, Andi Muh Iqbal Arief menandatangani perjanjian kerjasama pengawalan dan pengamanan TP4D. (foto: Penerangan Hukum Kejati...
Hukum
22 Sep 2019 / dibaca 201 kali
MANADO (BK) : Bea Cukai Manado menuai sorotan. Instansi kepabeanan itu diduga melakukan tebang pilih penanganan kasus pita cukai palsu...
Hukum
19 Sep 2019 / dibaca 622 kali
MANADO (BK) : Sulawesi Utara (Sulut) bakal ketambahan 6 Kepolisian Resor (Polres) tipe Polres. 4 diantaranya berada di wilayah Bolaang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.