Hukum

Langgar Perjanjian Fidusia, CIMB Niaga Finance Polisikan 4 Debitur

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 05 January 2021 22:08   11658 kali

Ilustrasi (foto: suara.com)

 

 

MANADO (BK) : PT. CIMB Niaga Finance Manado melaporkan empat debiturnya kepada pihak yang berwajib karena diduga telah melakukan pengalihan kendaraan yang masih proses kredit.

 

Debitur yang dilaporkan berinisial VRK alias Valen, warga Desa Kumelembuai Atas, Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Kemudian OPS alias Olke, warga Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea Kota Manado.

 

Debitur lainnya adalah HT alias Hendra, warga Paal Dua, Kecamatan Paal Dua Kota Manado dan SK alias Syen, warga Kelurahan Paniki Dua, kecamatan Mapanget Kota Manado.

 

“Laporannya melanggar perjanjian dalam Undang-undang fidusia,” ujar Yanto Mokodongan, Officer Recovery PT. CIMB Niaga Finance Manado untuk melaporkan kasus ini ke Polresta Manado, Selasa (5/1/2021) malam.

 

Menurutnya, empat debitur ini tidak memiliki itikad baik untuk melakukan pembayaran kredit kendaraan yang diangsur. Dan malah diduga telah dijual kepada orang lain tanpa sepengetauan pihak PT CIMB Niaga Finance Manado.

 

“Total kerugian mencapai Rp677.226.100,-,” tandas Yanto.

 

Dia juga meminta kepada debitur-debitur lain dari PT CIMB Niaga Finance Manado yang merasa masih memiliki tunggakan untuk mempunyai itikad baik ke perusahaan agar menghindari adanya laporan-laporan berikutnya yang berujung pada proses pidana.

 

“Kami siap membantu dengan mencarikan solusinya,” pungkas Yanto.

 

Seperti dalam laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, debitur VRK melakukan perjanjian pembiayaan dengan jaminan Fidusia kepada PT CIMB Niaga Auto Finance Manado pada 21 Maret 2020. Adapun jenis mobil yang dikreditkan adalah Honda Jazz warna putih orchid mutiara.

 

Kemudian debitur OPS melakukan perjanjian fidusia untuk mobil KIA RIO warna putih pada 26 September 2019. Selanjutnya debitur HT juga melakukan perjanjian fidusia untuk mobil Toyota Innova pada 24 Desember 2019 lalu. Satu debitur lainnya adalah SK, mengangsur mobil Nissan Grand Livina sejak 17 Mei 2019.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Thommy Aruan ketika dikonfirmasi mengenai empat laporan tersebut membenarkannya. Menurutnya, jika terbukti pasal yang dituduhkan yaitu Pasal 36 UU No 42 Tahun 1999 tentang Fidusia yang berisi Pemberi Fidusia Yang mengalihkan, Menggadaikan Atau menyewakan Benda Yang menjadi Objek Jaminan fidusia Sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 23 Ayat (2) yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari penerima fidusia.

 

“Ancamannya pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp50 juta,” sebut Aruan.

 

(acha/bk-8)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
27 Nov 2020 / dibaca 199 kali
Suasana Upacara Tabur Bunga dalam rangka HUT ke-70 Polairud Polri di atas kapal KP Prahasta, Baharkam Polri. (foto: Humas Polda Sulut)...
Hukum
27 Nov 2020 / dibaca 150 kali
MANADO (BK) : Sebagai bagian dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) masuk...
Hukum
26 Nov 2020 / dibaca 111 kali
Personil Polda Sulut yang akan digeser dalam Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, sedang...
Hukum
24 Nov 2020 / dibaca 171 kali
MANADO (BK) : Prestasi besar dilakukan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulut. Dalam waktu 11 hari berhasil mengungkap lima...
Hukum
20 Nov 2020 / dibaca 134 kali
FOTO BERSAMA. Tim Komisi III DPR RI berfoto bersama dengan Kapolda dan Wakapolda Sulut, usai mengadakan rapat untuk membahas penanganan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.