Hukum

Lantik 3 Babinpotdirga, Danlanudsri: Jaga Nama Baik Kesatuan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 07 October 2020 23:10   145 kali
MANADO (BK) : Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado, Kolonel Pnb Abram Tumanduk melantik tiga personilnya menjadi Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga). Pelantikan dilaksanakan di Balai Prajurit Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Rabu (7/10/2020).
 
 
Mereka yang dilantik adalah Peltu Djoko Tri Suryono, Serka Marsony Roith Songa dan Serda Mirjan Latief. Ketiganya mendapatkan penyematan tanda Babinpotdirga yang dipasangkan oleh Danlanudsri, yang sebelumnya membacakan Surat Perintah pelaksanaan tugas selaku Babinpotdirga.
 
 
Dalam sambutannya, Danlanudsri berpesan, ketiganya dapat melaksanakan tugas Binpotdirga di wilayah penugasan masing-masing. Ketiganya juga dalam melaksanakan tugas harus berpedoman pada 8 Wajib TNI.
 
 
“Jaga nama baik kesatuan, jangan khianati kepercayaan rakyat, negara dan pimpinan TNI dalam menjalankan tugas sebagai Babinpotdirga,” ujarnya.
 
 
 
 
 
 
 
Selain itu, Danlanudsri juga meminta untuk menghindari sekecil apa pun perbuatan yang melanggar disiplin maupun aturan Undang-Undang. “Utamakan faktor keamanan, baik personel maupun materiil yang dibawa selama pelaksanaan tugas. Juga terapkan protokol kesehatan dengan disiplin diri,” jelasnya.
 
 
Keharusan menjaga kekompakan dan soliditas di antara sesama prajurit TNI di tempat penugasan, lanjut Danlanudsri, karena pembinaan teritorial dan pembinaan potensi dirgantara seyogyanya dilaksanakan secara sinergitas bersama gabungan prajurit dari seluruh Kotama di seluruh Indonesia dan instansi lainnya seperti dari Pemerintah Daerah.
 
 
“Tunjukkan bahwa prajurit-prajurit ‘Tentara Langit’ adalah prajurit yang bisa diandalkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
 
 
Babinpotdirga adalah personel militer Lanud Sam Ratulangi yang mempunyai beberapa tugas dan kewajiban seperti, membina kesadaran masyarakat terhadap kegiatan penerbangan dengan segala aspeknya. Salah satunya, sosialisasi bahaya balon udara liar yang tidak terkendali, akibat yang dapat ditimbulkan dan ancaman hukuman bagi pembuat dan penerbang balon udara liar.
 
 
 
 
 
 
 
Pesawat udara yang sedang melintas akan sangat rentan menabrak balon udara. Salah satu akibatnya, jika balon udara tersebut tertabrak dan tersedot masuk ke dalam mesin pesawat maka akan menyebabkan engine failure, engine cut, sampai dengan meledaknya mesin pesawat.
 
 
Undang-undang utama yang dapat menjerat para pelaku adalah UU No.1 Tahun 2009 tentang Keselamatan Penerbangan. Disamping itu, tugas Babinpotdirga adalah menyebarluaskan minat dirgantara di kalangan masyarakat melalui pembinaan olahraga dirgantara dan Saka Pramuka Dirgantara.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
24 Sep 2020 / dibaca 109 kali
Ilustrasi (rakyatku.com)         MANADO (BK) : SH (27), warga Kecamatan Bunaken, nyaris diperkosa...
Hukum
24 Sep 2020 / dibaca 115 kali
Ilustrasi (jatimtimes)         MANADO (BK) : Pria asal Pineleng berinisial SMW alias Steve (26),...
Hukum
24 Sep 2020 / dibaca 149 kali
Ilustrasi (ist)         MANADO (BK) : Tim Macan Polresta Manado menggebrek sebuah rumah di...
Hukum
24 Sep 2020 / dibaca 46 kali
MANADO (BK) : Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos G Matondang menghadiri acara launching penerbangan perdana dari Manado ke Narita, Tokyo,...
Hukum
23 Sep 2020 / dibaca 32 kali
MANADO (BK) : Kodam XIII/Merdeka menerima kunjungan Tim Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Disbintalad). Kunjungan tersebut untuk mengisi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.