Hukum

LBH Pers Serukan Intimidasi Terhadap Jurnalis Bisa Dipenjara

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 08 October 2017 23:36   271 kali
MANADO (BK) : Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Manado mengeluarkan rilis terkait intimidasi terhadap salah seorang jurnalis saat melakukan peliputan di Pengadilan Negeri Manado, belum lama ini. Dalam rilis tersebut, upaya menghalang-halangi kerja jurnalis saat melakukan peliputan, bisa dipidana karena telah diatur dalam Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999.
 
 
Berikut isi seruan LBH Pers melalui rilis yang diterima beritakawanua.com, Minggu (8/10/2017).
 
 
Press Release Untuk Disiarkan
 
HENTIKAN INTIMIDASI TERHADAP JURNALIS KALAU TIDAK INGIN DI BUI
 
 
Kasus kekerasan terhadap jurnalis hingga kini masih terus saja terjadi, bukan hanya dalam segi fisik tapi juga psikis. Bahkan oknum-oknum yang melakukan kekerasan kini bukan hanya dilakukan dari kalangan sipil atau TNI/Polri, tapi juga dilakukan oleh kawan sekerja media atau dari jurnalis sendiri.
 
 
Dari pengamatan LBH Pers, penyebab terjadinya kasus kekerasan jurnalis atau intimidasi dari sesama jurnalis, karena masih minimnya pemahaman dan pengetahuan tentang Kode Etik Jurnalis dan Undang-Undang Pers bagi oknum jurnalis tersebut. Selain itu karena faktor rayuan dari orang lain untuk mendapatkan upah lebih dan solidaritas sesama jurnalis yang membela keluarga terdakwa sesama profesi yang sedang berperkara.
 
 
LBH Pers dalam minggu terakhir ini menerima laporan secara lisan jurnalis yang mendapat intimidasi dan ancaman saat melakukan peliputan di Pengadilan Negeri Manado. Dan sangat disayangkan, oknum tersebut diduga berasal dari kalangan sesama profesi jurnalis dan pengacara.
 
 
Untuk itu kami mengingatkan siapa saja agar tidak menghalang-halangi kerja jurnalis saat melakukan peliputan terutama pada sidang terbuka untuk umum dalam ruang sidang pengadilan, karena sudah diatur jelas dalam Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 yang berbunyi:
 
 
“Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)”.
 
 
Pasal 4 :
 
Ayat (2) : Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.
 
 
Ayat (3) : Untuk menjamin kemerdekan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Selain itu sebagaimana peran jurnalis dalam melaksanakan tugas di lapangan diatur dalam Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 Pasal 6, tentang pers nasional.
 
 
Pasal 6 :
 
Pers nasional melaksanakan peranan sebagai berikut;
 
 
1. Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui
 
2. Menegakkan nilai-nilai dasar  demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan Hak Asasi Manusia, serta menghormati kebhinekaan.
 
3. Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar.
 
4. Melakukan pengawasan, kritik, koreksi dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.
 
5. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
 
 
Semoga kedepan tidak ada lagi jurnalis dan keluarganya yang di intimidasi ketika melakukan pekerjaan profesinya dalam menyebarkan informasi dan fakta kepada masyarakat.
 
 
Manado, 8 Oktober 2017,
 
 
Ferley B. Kaparang, SH. MH
Direktur Eksekutif LBH Pers Manado
 
 
Ishak Kusrant
Kabag Ops LBH Pers Manado
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
22 May 2018 / dibaca 219 kali
MANADO (BK) : Banyak pasangan yang sudah menikah mendambakan buah hati dalam kehidupan berumah tangga. Mereka bahkan harus rela menunggu...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 369 kali
MANADO (BK) : Aparat kepolisian bertindak cepat dengan penemuan tas koper berwarna hitam di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat...
Hukum
16 May 2018 / dibaca 120 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 1.298 liter barang bukti miras jenis cap tikus dimusnahkan di halaman Mako Lantamal VIII Manado, Rabu (16/5/2018)....
Hukum
16 May 2018 / dibaca 1109 kali
MANADO (BK) : Warga Manado dihebohkan dengan sebuah tas koper di jalan Pierre Tendean (Boulevard), tepatnya dekat Patung Wolter Monginsidi,...
Hukum
14 May 2018 / dibaca 537 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut akhirnya menahan JT alias Junjungan, mantan Direktur Tanggap Darurat Badan Nasional...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.