Hukum

MA: Mantan Koruptor Bisa 'Nyaleg'

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 14 September 2018 22:09   238 kali

JAKARTA (BK): Mahkamah Agung (MA) telah memutus uji materi Pasal 60 huruf j Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pada Kamis (13/9/2018) lalu.

 

Pasal yang diuji materikan itu mengatur soal larangan bagi mantan narapidana kasus korupsi, mantan bandar narkoba dan kejahatan seksual pada anak untuk maju menjadi calon legislatif. 

 

Dalam putusannya, MA menyatakan larangan mantan narapidana kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg) bertentangan dengan UU Pemilu. "Pertimbangan hakim bahwa PKPU itu bertentangan dengan UU Nomor 7 tahun 2017," ujar Juru Bicara MA Suhadi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/9/2018).

 

Menurut Suhadi, dengan adanya putusan uji materi tersebut, maka mantan narapidana kasus korupsi dapat mencalonkan diri sebagai caleg dengan syarat-syarat yang ditentukan UU Pemilu. Berdasarkan UU pemilu, setiap orang yang memiliki riwayat pidana atau pernah menjadi terpidana dibolehkan mendaftar sebagai caleg namun wajib mengumumkannya ke publik.

 

Sementara PKPU Pencalonan melarang parpol mendaftaran mantan narapidana kasus korupsi sebagai caleg. "Itu bertentangan dengan UU Pemilu. UU Pemilu kan membolehkan dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Tapi kalau PKPU kan menutup sama sekali kan. Bertentangan atau enggak itu? Ya kalau menurut MA ya bertentangan," kata Suhadi.

 

MA sudah menerima 13 pengajuan uji materil PKPU 20 Tahun 2018. Gugatan diajukan para mantan koruptor yang ingin menjadi wakil rakyat. Di antaranya, mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh dan mantan anggota DPR Wa Ode Nurhayati.


 

(kps/bk-1)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
05 Sep 2018 / dibaca 367 kali
MANADO (BK) : Proyek rehabilitasi bangunan DPRD Manado dikerjakan PT Perdana Lestari Indah. Meski telah selesai 100 persen, bangunan yang...
Hukum
04 Sep 2018 / dibaca 257 kali
MANADO (BK) : Rehab gedung DPRD Kota Manado diduga tidak sesuai spesifikasi. Berbanderol Rp 2,7 milliar, bangunan yang dioperasikan awal bulan...
Hukum
03 Sep 2018 / dibaca 192 kali
MANADO (BK) : Kisah cinta indah yang dijalani Bunga (16), nama samaran, dengan pacarnya RI alias Risky (20-an), harus terhenti. Tidak hanya...
Hukum
03 Sep 2018 / dibaca 211 kali
MANADO (BK) : Kasus pencurian motor masih terus terjadi di Kota Manado. Sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi DB 5725 MB, raib...
Hukum
03 Sep 2018 / dibaca 247 kali
MANADO (BK) : Mobil milik Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Boltim, Candra Modeong (36) yang sedang parkir, menjadi sasaran maling. Sejumlah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.