Hukum

Nelayan di Manado Curi Peralatan Tangkap Ikan Gara-gara Kapal akan Dijual Pemilik

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 18 September 2020 22:03   581 kali
MANADO : Gara-gara mendengar kapal penangkap ikan (pajeko) tempatnya bekerja akan dijual pemiliknya, seorang nelayan di Manado nekat mencuri peralatan di kapal bernama lambung KM Hillary-1. Aksinya itu akhirnya membawanya masuk bui.
 
 
SK alias Stedy (34), warga Kelurahan Saroinsong Dua, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, ditangkap Unit I Tim Maleo Polda Sulut di Pelabuhan Kapal Ikan Calaca, Kompleks Pasar Bersehati Manado, Senin (14/9/2020) sekitar pukul 19.30 WITA.
 
 
Ia ditangkap berdasarkan laporan polisi di Polsek Wenang. Pemilik kapal menyebut mesin tempel kapal 15 PK merk Yamaha serta beberapa barang lainnya di dalam kapal telah hilang. Total kerugian yang tertera sebesar Rp40 juta.
 
 
“Berdasarkan laporan tersebut, kami lalu melakukan pengumpulan bahan dan bukti untuk melakukan penangkapan,” ujar Kepala Unit I Team Maleo Polda Sulut, Iptu Fadhly melalui rilis yang diterima beritakawanua.com, Jumat (18/9/2020).
 
 
Anggota lalu menangkapnya di atas salah satu kapal tongkang saat sedang pesta minuman keras bersama beberapa teman nelayannya. Dari hasil interogasi, terungkap banyaknya barang yang telah dicuri.
 
 
 
 
Barang bukti berupa jaring yang berhasil diamankan. (foto: ist)
 
 
Tercatat barang bukti yang berhasil diamankan berupa jarring penangkap ikan (soma), alkon, dua buah baterai (aki kapal 100 ampere/carger), dua buah tabung gas 12kg, gallon aqua, Kompresor merek SDP, Genset merek RYU dan sebuah perahu kecil (ayuda). Total kerugian yang dialami pemilik kapal pun diperkirakan sebesar Rp540 juta.
 
 
“Untuk barang bukti berupa mesin temple masih dalam pencarian,” terang Fadhly.
 
 
Tersangka dalam pengakuannya mengatakan telah bekerja selama setahun di kapal tersebut. Namun ketika mendengar kapal akan dijual ke Kalimantan, niat untuk mencuri peralatan di dalam kapal itu timbul.
 
 
“Barang saya ambil satu persatu dan kemudian menjual kepada rekan-rekan sesama nelayan,” akunya.
 
 
Aksi itu kemudian dilakukan terus menerus sampai barang di dalam kapal habis. Untuk mengelabui, setiap mencuri dengan selang waktu antara satu sampai dua minggu. “Untuk harga jual barang beragam, tergantung jenis barang,” ungkapnya.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
28 Oct 2022 / dibaca 331 kali
MANADO (BK) : Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022, pada Jumat (28/10)...
Hukum
27 Oct 2022 / dibaca 411 kali
MANADO (BK) : Sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang pria menikam pria lainnya di jalan raya. Pria yang menjadi...
Hukum
27 Oct 2022 / dibaca 256 kali
MANADO (BK) : Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto mengajak seluruh personel Polri yang ada di Polda Sulut dan jajaran agar terus berbenah...
Hukum
26 Oct 2022 / dibaca 254 kali
JAKARTA (BK) : Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak di Satpas SIM Polda Metro Jaya yang ada di...
Hukum
26 Oct 2022 / dibaca 220 kali
MANADO (BK) : Irjen Pol Mulyatno menyampaikan sangat senang dan terkesan selama melaksanakan tugas di Sulawesi Utara. Hal tersebut...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2023 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.