Hukum

Oknum Wartawan yang Lecehkan Rekan Seprofesi, Mangkir dari Panggilan Penyidik

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 21 August 2017 21:27   133 kali
MANADO (BK) : SS alias Simon, oknum wartawan yang diduga melecehkan rekan seprofesinya AM alias Amas, mangkir dari pemanggilan penyidik Polresta Manado. Wartawan salah satu media online ini tidak hadir memenuhi panggilan yang dijadwalkan, Senin (21/8/2017) pagi.
 
 
 
 
Terpantau beritakawanua.com, sejumlah wartawan sudah menunggu kedatangan SS untuk diperiksa sejak pagi. Wartawan yang sering meliput di Pemerintahan Kota (Pemkot) Manado ini dijadwalkan diperiksa pada pukul 10.00 WITA. Namun hingga sore hari, SS tak kunjung datang.  
 
 
Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi mengatakan, jika memang terlapor mangkir pada pemanggilan pertama, maka akan dilayangkan surat pemanggilan kedua dan ketiga.
 
 
"Kalau juga terlapor tidak memenuhi panggilan penyidik, maka akan dilakukan upaya pemanggilan disertai dengan surat perintah membawa," tandas Sahelangi.
 
 
Sebelumnya, Sekretaris KNPI Kota Manado, AM alias Amas, melaporkan SS alias Simon ke Mapolresta Manado. Simon diduga melanggar Undang-undang (UU) ITE melalui media sosial Facebook, yang tertuang dalam laporan bernomor LP/1839/VII/2017/SPKT/RESTA MANADO tertanggal 28 Juli 2017.
 
 
Kasus ini berawal dari berita dan status yang diposting pelaku di akun FB-nya pada tanggal 8 Juli 2017 pukul 22.47 WITA. Postingan itu kemudian dibanjiri komentar antara korban dan terlapor hingga keesokan harinya.
 
 
Namun dari beberapa komentar terlapor menyebutkan kata-kata kasar yang menghina serta melecehkan korban. “Isu murahan karena seorang Amas Mahmud memang kelas MURAHAN. Bahkan anus pun masih lebih berharga dari seorang Amas Mahmud. Biar tempat pembuangan, tapi kalau tidak ada, membahayakan. Kalau Amas Mahmud, bisa di abaikan. hhhaaa…hhhaa..,” sebut SS membalas komentar korban.
 
 
Bahkan pada komentar lain, terlapor sampai menyuruh korban untuk memakan babi, padahal korban adalah seorang yang beragama muslim. “Hhhaaa..hhhaa..Maycle so pangge, pergi jo Amas Mahmud, makan babi sana, supaya otak mu bijak dan pintar.. hhhiii..hhiii..,”
 
 
Postingan itulah kemudian dianggap telah melecehkan dan dibawa korban ke ranah hukum.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
16 Aug 2017 / dibaca 345 kali
MANADO (BK) : Seorang anggota polisi ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulut karena membawa narkoba jenis sabu. Oknum...
Hukum
15 Aug 2017 / dibaca 826 kali
MANADO (BK) : Penyidik Polsek Tikala merekonstruksi pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Taas Lingkungan VI Kecamatan Tikala yang menewaskan...
Hukum
15 Aug 2017 / dibaca 105 kali
MANADO (BK): Polda Sulut memusnahkan barang bukti narkoba berupa sabu, ganja, somadril, tramadol, seledryl dan minuman keras (miras) di...
Hukum
14 Aug 2017 / dibaca 126 kali
MANADO (BK) : Tim Rayon Polresta Manado mengamankan seorang pemuda di Desa Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. BR alias Billy...
Hukum
14 Aug 2017 / dibaca 114 kali
MANADO (BK) : Muhammad Dwisaputra Budiman (16), warga Kelurahan Tumumpa Dua Lingkungan IV Kecamatan Tuminting menjadi korban penikaman....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.