Hukum

Pasutri Tewas Misterius Dalam Kamar di GPI

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 09 April 2017 22:25   9019 kali
(foto : okz)
MANADO (BK) : Sepasang suami-istri (pasutri), Melky Lolaen (39) dan Mahreis Mokodongan (28), ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya di Perumahan Griya Paniki Indah (GPI) Kelurahan Paniki Bawah Lingkungan X Kecamatan Mapanget, Sabtu (8/4/2017) tengah malam.
 
 
Mahreis dalam keadaan terlentang di atas ranjang sedangkan Melky suaminya duduk dan menundukkan kepala di atas ranjang, berdekatan dengan kepala istrinya.
 
 
Informasi yang dihimpun beritakawanua.com, jasad pasutri pertama kali ditemukan adik korban, Berry Mokodongan (27) serta kedua orang tuanya, Martha Solang dan Tjipto Mokodongan, saat mengunjungi rumah pasutri yang terletak di Jalan Flamboyan C Nomor 28 ini. Warga Desa Paleloan Kecamatan Modoinding ini mendapati rumah dalam keadaan gelap dengan pintu terkunci.
 
 
Ibu korban sempat memanggil anak dan menantunya karena melihat mobil mereka terparkir di depan rumah. Meski disertai ketukan pintu berkali-kali, namun tidak ada jawaban dari dalam rumah.
 
 
Adik korban Berry yang mulai curiga lalu memaksa membuka pintu dengan mendobraknya untuk masuk ke dalam rumah. Dalam kondisi gelap, mereka mendapati kedua korban berada di dalam kamar. Sebelumnya, listrik di Kecamatan Mapanget sempat padam.
 
 
Awalnya, keduanya dianggap sedang tertidur. Namun saat coba dibangunkan, tubuh kedua korban sudah dingin dan kaku. Setelah lampu dinyalakan, pasutri ini ternyata telah meninggal dunia.
 
 
Polsek Mapanget dan Polresta Manado yang mendapatkan informasi ini kemudian menurunkan tim Inafis ke lokasi kejadian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh kedua korban, serta dugaan pembongkaran atau pencurian di rumah tersebut. Kedua korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado.
 
 
Sementara itu, Kapolsek Mapanget AKP Johanis Pagayang ketika dikonfirmasi mengatakan, belum diketahui penyebab kematian pasutri ini. “Kami masih menunggu hasil visum dari rumah sakit untuk memastikan adanya tindak pidana atau tidak pada kematian kedua korban,” pungkasnya.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
04 Aug 2017 / dibaca 98 kali
MANADO (BK) : Kepala SMK Negeri 2 Manado, Robin Julius Koloway nyaris menjadi korban pemerasan. Ironisnya, pelaku saat menelpon dengan nomor...
Hukum
03 Aug 2017 / dibaca 90 kali
MANADO (BK) : RH alias Unang (33) ditangkap Tim Paniki Polresta Manado karena dituding melakukan penganiayaan terhadap Ibnu Hajar Raditia Gude...
Hukum
03 Aug 2017 / dibaca 116 kali
MANADO (BK) : Hanya berselang dua jam sejak dilaporkan, Tim Paniki Polresta Manado berhasil menciduk RH alias Unang (30-an), bibi penganiaya...
Hukum
03 Aug 2017 / dibaca 736 kali
MANADO (BK) : Seorang bocah berusia 7 tahun, Ibnu Hajar Raditia Gude, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan RH alias Unang (30-an),...
Hukum
03 Aug 2017 / dibaca 9988 kali
MANADO (BK) : GK alias Ibeng (17), mengakui perbuatannya menikam Oscar Gulla (23), sopir pengangkut galon air isi ulang hingga tewas....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.