Hukum

Pejabat Struktural Jajaran Kejati Sulut, ‘Stand By’ Hadapi Pemilu 2019

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 04 March 2019 19:43   91 kali
Kajati Sulut M Roskanedi memimpin Apel Kerja Gabungan pejabat dan pegawai Kejati Sulut dan Kejari Manado. (foto : Penkum Kejati Sulut)
MANADO (BK) : Jelang Pemilu 17 April 2019, seluruh pejabat struktural Kejaksaan se-Sulawesi Utara (Sulut), diminta untuk tidak meninggalkan kantor. Kecuali ada kepentingan dan tugas khusus dengan waktu yang terbatas.
 
 
Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, M Roskanedi pada Apel Kerja Gabungan Pejabat dan Pegawai Kejati Sulut serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado di halaman Kantor Kejati Sulut, Senin (4/3/2019) pagi.
 
 
“Imbauan mulai terhitung hari ini hingga selesainya penyelenggaraan Pemilu,” ujar Roskanedi dalam amanatnya.
 
 
Dia mengatakan, pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, dilaksanakan dalam waktu bersamaan. Untuk itu, seluruh pejabat struktural mulai dari Kajati, Kajari dan pejabat struktural paling rendah, khususnya yang berkaitan dengan kasus-kasus atau permasalahan Pemilu, untuk tidak meninggalkan kantor.
 
 
“Juga tidak diizinkan meninggalkan kota, harus standby. Kecuali ada kepentingan khusus dengan waktu yang terbatas,” tegas mantan Kajati Kalteng ini.
 
 
 
 
Pengecekan seragam kejaksaan oleh Kajati Sulut, M Roskanedi. (foto : Penkum Kejati Sulut)
 
 
Lebih lanjut, Kajati meminta seluruh pegawai untuk mencatat aktivitas kedinasan sehari-hari. Juga harus mencatat semua permasalahan yang dihadapi pada saat pelaksanaan tugas.
 
 
“Kalau ada permasalahan segera diskusikan dengan atasannya dan cari jalan keluarnya,” jelas Roskanedi.
 
 
Mantan Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI ini juga memerintahkan jajarannya agar meningkatkan disiplin dalam pelaksanaan tugas setiap hari, seperti absen datang dan pulang kantor serta keluar kantor sesuai izin atasan. Kemudian penggunaan seragam kejaksaan (Gamjak) harus sesuai ketentuan.
 
 
“Seluruh pejabat struktural juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap jajaran di bawahnya seperti harus memiliki dan mengisi buku pengawasan melekat (Waskat) berkaitan dengan kinerja bawahannya,” pungkas Roskanedi.
 
 
Selesai pelaksanaan apel jajaran, Kajati Sulut didampingi Wakajati Andi M Iqbal Arief dan Kasi Penkum Yoni E Mallaka, melaksanakan pengecekan terhadap penggunaan Gamjak seluruh peserta Apel Kerja.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 1054 kali
MANADO (BK) : Hari Wijayanto (22), menjadi korban penikaman di depan Freshmart Bahu Manado, Selasa (13/2/2019) tengah malam. Pria asal Desa...
Hukum
08 Feb 2019 / dibaca 370 kali
MANADO (BK) : Komandan Pangkalan Utama AL (Lantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, menghimbau kepada seluruh...
Hukum
06 Feb 2019 / dibaca 215 kali
MANADO (BK) : Kasus pembunuhan terjadi di Kelurahan Perkamil Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado. Rumbhe Mandak (49), tewas setelah...
Hukum
05 Feb 2019 / dibaca 851 kali
MANADO (BK) : Pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam terhadap Andreas Mamuaya (31) di Lorong Simponi, Kelurahan Tuminting, Lingkungan...
Hukum
04 Feb 2019 / dibaca 380 kali
MANADO (BK) : Tim 2 Fleet Quick Response Lantamal VIII Manado, membongkar modus penyelundupan minuman keras (miras) jenis CapTikus di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.