Hukum

Pembunuhan Taas Direka Ulang, Arter Tewas Tertusuk Samurai

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 15 August 2017 20:07   1079 kali
Rekonstruksi pembunuhan di Kelurahan Taas. (foto : ist)
MANADO (BK) : Penyidik Polsek Tikala merekonstruksi pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Taas Lingkungan VI Kecamatan Tikala yang menewaskan pemuda asal Paal Empat Lingkungan VI, Arter Pinontoan alias Iko. Proses reka ulang tersebut dilaksanakan di halaman Mapolsek Tikala, Selasa (15/8/2017) siang.
 
 
 
 
Peragaan demi peragaan dilakukan tersangka YF alias Yefta (26), warga Kelurahan Taas Lingkungan VI Kecamatan Tikala. Total ada 45 adegan yang dimulai dari korban dan rekannya Ryan Mandey (22), mengejar tersangka HF alias Hongli (34) yang sedang mengendarai mikrolet (angkutan kota), hingga korban tergeletak tak bernyawa di lokasi kejadian.
 
 
Peristiwa berdarah itu sendiri berawal dari adik korban Frangky Pinontoan yang berprofesi sebagai sopir mikrolet, bersenggolan dengan mikrolet yang dikendarai tersangka HF. Karena sakit hati, adik korban pulang ke rumah dan memanggil kakaknya (korban) untuk mencari tersangka HF.
 
 
Mereka lalu mencegat tersangka HF yang sedang bersama istri dan anaknya di Jalan Daan Mogot Kelurahan Tikala Baru. Namun tersangka HF terus memacu mobilnya hingga ke lokasi kejadian.
 
 
Saat mikrolet berhasil dihentikan, korban masuk ke mobil dan memukul tersangka HF. Istri tersangka lalu berteriak histeris sehingga mengundang perhatian warga. Tersangka YF yang berada di dekat lokasi kejadian lalu datang sambil membawa samurai.
 
 
 
 
Tanpa banyak tanya, tersangka YF langsung menikamkan samurai ke dada tengah korban. Rekan korban Ryan yang coba memberikan pertolongan juga tak luput dari serangan tersangka YF, yang berputar ke arah belakang lalu menebas kepala bagian belakang dan tangan kanannya.
 
 
Korban sendiri setelah mendapat tikaman di dada, mencoba lari untuk mencari pertolongan. Namun hanya sekitar 50 meter berlari, korban terjatuh ke aspal dan kemudian meregang nyawa. Luka tikaman di dada itulah yang menyebabkan korban meninggal karena menembus paru-paru.
 
 
Kapolsek Tikala AKP Taufiq Arifin, melalui Kanit Reskrim Ipda Iyudi Hartanto, mengatakan, proses rekonstruksi berjalan dengan baik. Reka ulang ini dilakukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan kasus pembunuhan. 
 
 
"Kami gelar hari ini, untuk melengkapi berkas penyidikan untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum,” katanya.
 
 
Lanjutnya, YF akan dijerat dengan pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, sedangkan HF dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara.
 
 
“Secepatnya kasus ini akan kami limpahkan ke kejaksaan,” pungkas jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) yang berwajah mirip artis penyanyi Pasha Ungu itu.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
01 Feb 2018 / dibaca 2808 kali
MANADO (BK): Perampokan karyawati salah satu karyawati cafe di dalam kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (29/1/2018) malam, terungkap....
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 137 kali
MANADO (BK) : Irwandi Kolinu alias Wawan (24), narapidana yang kabur dari Lapas Tuminting, ternyata telah menjadi target operasi kepolisian....
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 110 kali
MANADO (BK) : Irwandi Kolinu alias Wawan (24), narapidana kasus pencurian motor, berhasil kabur dari Lapas Kelas IIA Tuminting Manado, Selasa...
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 334 kali
MANADO (BK) : Seorang narapidana dikabarkan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tuminting Manado.    ...
Hukum
31 Jan 2018 / dibaca 107 kali
MANADO (BK): Meski berstatus tersangka, meninggalnya residivis kasus pencurian, JL alias Joy (49), warga Desa Kokole Dua Jaga II Kecamatan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.