Hukum

Pengacara Novanto Pertanyakan Nama Penerima Duit e-KTP yang Hilang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 13 April 2018 20:12   304 kali

JAKARTA (BK): Pengacara Setya Novanto kembali menyinggung tentang hilangnya sejumlah nama yang disebut menerima aliran uang proyek e-KTP dalam surat dakwaan.

 

Menurut pengacara, nama-nama itu sebelumnya muncul dalam surat dakwaan terdakwa sebelumnya tetapi hilang di surat dakwaan Novanto.

 

"Perbedaan orang-orang yang diuntungkan dalam putusan perkara lain yang didakwa bersama-sama melakukan tindak pidana. Majelis hakim yang mulia beberapa anggota DPR namun hilang dari dakwaan Setya Novanto adalah Melchias Marcus Mekeng USD 1,4 juta; Olly Dondokambey USD 1,2 juta; Tamzil Linrung USD 750 ribu; Mirwan Amir Rp 1,2 juta; Arief Wibowo USD 108 ribu; Chairuman Harahap USD 584 ribu dan Rp 26 miliar dan seterusnya," ujar pengacara Novanto saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2018).

 

"Atau total seluruhnya Rp 223 miliar, dengan kurs USD 1 = Rp 13 ribu, yang jadi uang tersebut sekarang berada di tangan siapa sekarang?" imbuhnya.

 

Pengacara Novanto meminta KPK membuktikan penerimaan uang tersebut. Apabila nantinya dinyatakan tidak terbukti, pengacara Novanto meminta KPK merehabilitasi nama dan meminta maaf kepada pihak-pihak yang disebut menerima uang e-KTP.

 

"Apakah benar uang tersebut diterima Irman, Sugiharto, atau hanya fitnah terhadap nama-nama tersebut karena senyatanya mereka tidak pernah sekalipun menerima uang tersebut. Kalau demikian halnya maka untuk kepastian hukum dan keadilan maka demikian KPK wajib merehabilitasi nama meminta maaf kepada nama-nama yang disebut menerima uang dalam proyek e-KTP," ujarnya.

 

Selain itu, pengacara Novanto juga mempersoalkan ketidaksesuaian nama-nama itu di surat dakwaan Irman dan Sugiharto serta Andi Agustinus alias Andi Narogong dengan Novanto.

 

Menurutnya, tidak ada soal penerimaan USD 7,3 juta dan jam tangan Richard Mille--yang muncul di surat dakwaan Novanto--pernah muncul di dakwaan sebelumnya.

 

Oleh sebab itu, pengacara Novanto menilai dakwaan Novanto disusun dengan tidak cermat. Dia pun meminta majelis hakim untuk membatalkan dakwaan itu. 
 

 

(dtc/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 117 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 138 kali
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, M Roskanedi mengatakan bahwa Kejaksaan RI dapat memberikan pendampingan hukum di Bidang...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 1062 kali
MANADO (BK) : Hari Wijayanto (22), menjadi korban penikaman di depan Freshmart Bahu Manado, Selasa (13/2/2019) tengah malam. Pria asal Desa...
Hukum
08 Feb 2019 / dibaca 372 kali
MANADO (BK) : Komandan Pangkalan Utama AL (Lantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, menghimbau kepada seluruh...
Hukum
06 Feb 2019 / dibaca 219 kali
MANADO (BK) : Kasus pembunuhan terjadi di Kelurahan Perkamil Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado. Rumbhe Mandak (49), tewas setelah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.