Hukum

Pengacara Novanto Pertanyakan Nama Penerima Duit e-KTP yang Hilang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 13 April 2018 20:12   326 kali

JAKARTA (BK): Pengacara Setya Novanto kembali menyinggung tentang hilangnya sejumlah nama yang disebut menerima aliran uang proyek e-KTP dalam surat dakwaan.

 

Menurut pengacara, nama-nama itu sebelumnya muncul dalam surat dakwaan terdakwa sebelumnya tetapi hilang di surat dakwaan Novanto.

 

"Perbedaan orang-orang yang diuntungkan dalam putusan perkara lain yang didakwa bersama-sama melakukan tindak pidana. Majelis hakim yang mulia beberapa anggota DPR namun hilang dari dakwaan Setya Novanto adalah Melchias Marcus Mekeng USD 1,4 juta; Olly Dondokambey USD 1,2 juta; Tamzil Linrung USD 750 ribu; Mirwan Amir Rp 1,2 juta; Arief Wibowo USD 108 ribu; Chairuman Harahap USD 584 ribu dan Rp 26 miliar dan seterusnya," ujar pengacara Novanto saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2018).

 

"Atau total seluruhnya Rp 223 miliar, dengan kurs USD 1 = Rp 13 ribu, yang jadi uang tersebut sekarang berada di tangan siapa sekarang?" imbuhnya.

 

Pengacara Novanto meminta KPK membuktikan penerimaan uang tersebut. Apabila nantinya dinyatakan tidak terbukti, pengacara Novanto meminta KPK merehabilitasi nama dan meminta maaf kepada pihak-pihak yang disebut menerima uang e-KTP.

 

"Apakah benar uang tersebut diterima Irman, Sugiharto, atau hanya fitnah terhadap nama-nama tersebut karena senyatanya mereka tidak pernah sekalipun menerima uang tersebut. Kalau demikian halnya maka untuk kepastian hukum dan keadilan maka demikian KPK wajib merehabilitasi nama meminta maaf kepada nama-nama yang disebut menerima uang dalam proyek e-KTP," ujarnya.

 

Selain itu, pengacara Novanto juga mempersoalkan ketidaksesuaian nama-nama itu di surat dakwaan Irman dan Sugiharto serta Andi Agustinus alias Andi Narogong dengan Novanto.

 

Menurutnya, tidak ada soal penerimaan USD 7,3 juta dan jam tangan Richard Mille--yang muncul di surat dakwaan Novanto--pernah muncul di dakwaan sebelumnya.

 

Oleh sebab itu, pengacara Novanto menilai dakwaan Novanto disusun dengan tidak cermat. Dia pun meminta majelis hakim untuk membatalkan dakwaan itu. 
 

 

(dtc/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Mar 2019 / dibaca 55 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur PT Krakatau Steel. Saat ini identitas...
Hukum
21 Mar 2019 / dibaca 231 kali
MANADO (BK): Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R Sigid Tri Hardjanto didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Karyoto serta para pejabat...
Hukum
20 Mar 2019 / dibaca 571 kali
MANADO (BK) : Seorang pria nekat melompat dari Jembatan Soekarno Manado, Rabu (20/3/2019) pagi. Pria itu akhirnya tewas meski sempat...
Hukum
16 Mar 2019 / dibaca 145 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad...
Hukum
16 Mar 2019 / dibaca 100 kali
JAKARTA (BK): KPK mengamankan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur. Ada duit...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.