Hukum

Perias Pengantin Ditemukan Membusuk Dalam Kamar Kos di Sindulang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 12 January 2018 19:40   6872 kali
Ilustrasi penemuan mayat. (ISTIMEWA)
MANADO (BK) : Perias pengantin, Ronny Labantu (43) ditemukan tewas dalam kamar kosnya di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan II Kecamatan Tuminting. Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 15.00 WITA. Penemuan itu sontak membuat warga sekitar heboh.
 
 
Korban ditemukan terlentang di samping kasur dengan kepala menghitam dan tubuh membengkak. Sedangkan di lantai terlihat darah yang juga sudah menghitam.
 
 
Cucu pemilik kos yang menjadi saksi mata, Agung Prasetyo (21) menuturkan, penghuni rumah mencium bau busuk menyengat sekitar pukul 12.00 WITA. Awalnya mereka mengira bau itu berasal dari bangkai tikus.
 
 
"Saya, oma dan opa serta penghuni kos lain lalu berusaha mencari darimana asal bau busuk itu," katanya di lokasi kejadian.
 
 
Pencarian dilakukan di sekitar rumah hingga ke atas loteng. Tapi asal bau belum juga ditemukan.
 
 
Saat saksi duduk di sofa panjang di samping pintu kamar kos korban, bau busuk semakin menyengat. "Saya putuskan melihat dari ventilasi pintu dan lihat banyak lalat di dalam kamar," terang Agung.
 
 
Karena pintu dalam keadaan terkunci, mereka berkali-kali mencoba memanggil nama korban, namun tidak ada jawaban. Keputusan pun diambil, pintu dibuka dengan menggunakan kunci duplikat.
 
 
"Saat pintu terbuka, ternyata bau busuk dari dalam. Dia (Ronny) sudah meninggal dengan tubuh membengkak,"
terangnya lagi.
 
 
Warga pun langsung mengerumuni tempat kos tersebut. Penemuan itu langsung diberitahukan ke kantor Satpolair Polresta Manado yang hanya berjarak 50 meter dari lokasi penemuan korban.
 
 
Setelah diidentifikasi petugas Inafis Polresta Manado, sasad korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. RD Kandou Malalayang. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit darah tingginya kambuh.
 
 
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
 
 
"Jasad korban akan langsung dibawa pulang, karena ada penolakan untuk outopsi. Pihak keluarga menganggap korban meninggal karena sakit yang dideritanya," tandas Sahelangi. 
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
10 Jan 2018 / dibaca 67 kali
MANADO (BK) : HS alias Ham (28), tak berkutik saat dijemput aparat kepolisian di rumahnya, Kelurahan Ternate Baru Kecamatan Singkil, Kamis...
Hukum
10 Jan 2018 / dibaca 88 kali
MANADO (BK) : Gara-gara mencabut papan plang kepemilikan tanah, RM alias Rommy, oknum Hukum Tua (Kumtua) di Kabupaten Minahasa Utara...
Hukum
09 Jan 2018 / dibaca 223 kali
JAKARTA (BK): Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu jajaran Polri menangkap mantan Kadis Tata Kota Pemkot...
Hukum
09 Jan 2018 / dibaca 315 kali
MANADO (BK) : Tim Paniki Polresta Manado meringkus pelaku pengeroyokan anggota polisi bernama Aiptu Katijo di Karpet Biru Mapanget. Ketiga...
Hukum
09 Jan 2018 / dibaca 177 kali
MANADO (BK) : Residivis kasus pencurian, KT  alias Kiki (29), terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berupaya kabur pada...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.