Hukum

Perias Pengantin Ditemukan Membusuk Dalam Kamar Kos di Sindulang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 12 January 2018 19:40   7227 kali
Ilustrasi penemuan mayat. (ISTIMEWA)
MANADO (BK) : Perias pengantin, Ronny Labantu (43) ditemukan tewas dalam kamar kosnya di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan II Kecamatan Tuminting. Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 15.00 WITA. Penemuan itu sontak membuat warga sekitar heboh.
 
 
Korban ditemukan terlentang di samping kasur dengan kepala menghitam dan tubuh membengkak. Sedangkan di lantai terlihat darah yang juga sudah menghitam.
 
 
Cucu pemilik kos yang menjadi saksi mata, Agung Prasetyo (21) menuturkan, penghuni rumah mencium bau busuk menyengat sekitar pukul 12.00 WITA. Awalnya mereka mengira bau itu berasal dari bangkai tikus.
 
 
"Saya, oma dan opa serta penghuni kos lain lalu berusaha mencari darimana asal bau busuk itu," katanya di lokasi kejadian.
 
 
Pencarian dilakukan di sekitar rumah hingga ke atas loteng. Tapi asal bau belum juga ditemukan.
 
 
Saat saksi duduk di sofa panjang di samping pintu kamar kos korban, bau busuk semakin menyengat. "Saya putuskan melihat dari ventilasi pintu dan lihat banyak lalat di dalam kamar," terang Agung.
 
 
Karena pintu dalam keadaan terkunci, mereka berkali-kali mencoba memanggil nama korban, namun tidak ada jawaban. Keputusan pun diambil, pintu dibuka dengan menggunakan kunci duplikat.
 
 
"Saat pintu terbuka, ternyata bau busuk dari dalam. Dia (Ronny) sudah meninggal dengan tubuh membengkak,"
terangnya lagi.
 
 
Warga pun langsung mengerumuni tempat kos tersebut. Penemuan itu langsung diberitahukan ke kantor Satpolair Polresta Manado yang hanya berjarak 50 meter dari lokasi penemuan korban.
 
 
Setelah diidentifikasi petugas Inafis Polresta Manado, sasad korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. RD Kandou Malalayang. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit darah tingginya kambuh.
 
 
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
 
 
"Jasad korban akan langsung dibawa pulang, karena ada penolakan untuk outopsi. Pihak keluarga menganggap korban meninggal karena sakit yang dideritanya," tandas Sahelangi. 
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
13 Mar 2018 / dibaca 1662 kali
MANADO (BK) : Jambret bermotor dengan menggunakan senjata tajam yang sering beroperasi di kawasan Lapangan Tikala Manado, terungkap. Tim...
Hukum
13 Mar 2018 / dibaca 281 kali
MANADO (BK) : Aplikasi 'Polisi Manado' resmi diluncurkan, Senin (12/3/2018). Aplikasi ini adalah terobosan kreatif (creative...
Hukum
08 Mar 2018 / dibaca 106 kali
MANADO (BK) : Wakapolresta Manado AKBP Arya Perdana berulang tahun. Tepat hari ini, Kamis (8/3/2018), dia genap berusia 42 tahun.  ...
Hukum
06 Mar 2018 / dibaca 86 kali
MANADO (BK) : Sosialisasi dan ceramah hukum Penghapusan Kekerasan di Dalam Rumah Tangga (KDRT), Narkotika dan Bahaya HIV/AIDS dilaksanakan di...
Hukum
06 Mar 2018 / dibaca 166 kali
MANADO (BK) :   Seorang pelaku spesialis jambret berhasil diringkus Tim Resmob Polresta Manado. Pelaku ditangkap di salah satu rumah kos...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.