Hukum

Perias Pengantin Ditemukan Membusuk Dalam Kamar Kos di Sindulang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 12 January 2018 19:40   7331 kali
Ilustrasi penemuan mayat. (ISTIMEWA)
MANADO (BK) : Perias pengantin, Ronny Labantu (43) ditemukan tewas dalam kamar kosnya di Kelurahan Sindulang Satu Lingkungan II Kecamatan Tuminting. Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 15.00 WITA. Penemuan itu sontak membuat warga sekitar heboh.
 
 
Korban ditemukan terlentang di samping kasur dengan kepala menghitam dan tubuh membengkak. Sedangkan di lantai terlihat darah yang juga sudah menghitam.
 
 
Cucu pemilik kos yang menjadi saksi mata, Agung Prasetyo (21) menuturkan, penghuni rumah mencium bau busuk menyengat sekitar pukul 12.00 WITA. Awalnya mereka mengira bau itu berasal dari bangkai tikus.
 
 
"Saya, oma dan opa serta penghuni kos lain lalu berusaha mencari darimana asal bau busuk itu," katanya di lokasi kejadian.
 
 
Pencarian dilakukan di sekitar rumah hingga ke atas loteng. Tapi asal bau belum juga ditemukan.
 
 
Saat saksi duduk di sofa panjang di samping pintu kamar kos korban, bau busuk semakin menyengat. "Saya putuskan melihat dari ventilasi pintu dan lihat banyak lalat di dalam kamar," terang Agung.
 
 
Karena pintu dalam keadaan terkunci, mereka berkali-kali mencoba memanggil nama korban, namun tidak ada jawaban. Keputusan pun diambil, pintu dibuka dengan menggunakan kunci duplikat.
 
 
"Saat pintu terbuka, ternyata bau busuk dari dalam. Dia (Ronny) sudah meninggal dengan tubuh membengkak,"
terangnya lagi.
 
 
Warga pun langsung mengerumuni tempat kos tersebut. Penemuan itu langsung diberitahukan ke kantor Satpolair Polresta Manado yang hanya berjarak 50 meter dari lokasi penemuan korban.
 
 
Setelah diidentifikasi petugas Inafis Polresta Manado, sasad korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. RD Kandou Malalayang. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit darah tingginya kambuh.
 
 
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
 
 
"Jasad korban akan langsung dibawa pulang, karena ada penolakan untuk outopsi. Pihak keluarga menganggap korban meninggal karena sakit yang dideritanya," tandas Sahelangi. 
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
08 Jun 2018 / dibaca 522 kali
MANADO (BK) : Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) XIII/Mdk, Brigjen TNI Fajar Setyawan SIP, meminta personil untuk siap membantu Polri...
Hukum
06 Jun 2018 / dibaca 268 kali
JAKARTA (BK): Lagi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey saksi pada kasus KTP...
Hukum
06 Jun 2018 / dibaca 281 kali
JAKARTA (BK): Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018) siang, memvonis Anggota DPR RI...
Hukum
04 Jun 2018 / dibaca 183 kali
MANADO (BK) : Siswi SMA kembali menjadi korban traficking. Kali ini menimpa SL (16), warga salah satu Kelurahan di Kecamatan Wanea Kota...
Hukum
04 Jun 2018 / dibaca 176 kali
MANADO (BK) : Bermaksud berduaan dengan pacar, Muhammad Firgiawan Kadir (22), warga Kelurahan Tuminting Lingkungan II Kecamatan Tuminting,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.