Hukum

Pesan Kajati Sulut di Hari Anti Korupsi Sedunia 2018

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 10 December 2018 18:59   203 kali
Upacara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2018 di Kejati Sulut. (foto : acha)
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, M Roskanedi mengatakan para koruptor akan selalu berusaha untuk mencari celah dan meloloskan diri dari jerat hukum. Salah satunya, dilakukan dengan cara memanfaatkan rendahnya integritas aparat penegak hukum.
 
 
“Jaga integritas dan moral kita, karena itu bagian dan variabel terpenting sekaligus sebagai modal utama yang mutlak diperlukan bagi keberhasilan pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujar Roskanedi saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2018, di halaman Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Senin (10/12/2018).
 
 
 
 
Jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut saat mengikuti upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2018. (foto : acha)
 
 
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun ini mengambil tema ‘Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi’. Dalam amanat Jaksa Agung RI yang dibacakannya, Roskanedi mengingatkan, ini adalah momentum yang berharga dan tepat untuk melakukan komtemplasi, introspeksi, dan evaluasi, untuk mendorong perbaikan dan penyempurnaan kualitas kinerja institusi.
 
 
“Jadi bagaimana kita menghadirkan penegakan hukum pemberantasan korupsi yang dapat memenuhi ekspektasi dan harapan besar publik, yaitu terciptanya Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi,” ucapnya.
 
 
Menurutnya, tema yang diambil sangat tepat dan relevan sesuai dengan kondisi sekarang yang semakin mengingatkan dan menyadarkan akan betapa pentingnya meneguhkan, mengukuhkan dan memantapkan kembali komitmen insan Adhyaksa sebagai garda terdepan dalam menciptakan proses penegakan hukum, pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi yang dapat dipercaya dan diandalkan.
 
 
 
Penandatanganan berkas penyerahan bantuan mobil  Penyuluhan Hukum Keliling. (foto : acha)
 
 
“Saya harapkan momentum peringatan kali ini dapat mendorong dan menggelorakan semangat gerakan anti korupsi sebagai gerakan bangsa yang dilakukan secara bersamaan dan serentak oleh institusi negara, civil society dan masyarakat luas sebagai upaya untuk membangun Indonesia bebas dari korupsi, maju, produktif, inovatif, dan efisien,” ungkap Roskanedi.
 
 
Dikatakannya, Kejaksaan adalah salah satu elemen bangsa sebagai A Man of Law. Untuk itu dituntut senantiasa proaktif dan responsif untuk memastikan dilakukannya berbagai upaya yang terukur, cerdas, berkualitas, berintegritas dan tuntas, dengan mengakselerasi kerja-kerja pencegahan dan pemberantasan korupsi.
 
 
Upacara dirangkai dengan launching Mobil Penyuluhan Hukum Keliling untuk Kejati Sulut, Kejari Tomohon dan Kotamobagu dan pemberian mobil tahanan kepada Kejari Kepulauan Sitaro, Talaud, Kejari Minahasa. Juga pembagian bunga mawar kepada pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Kejati Sulut.
 
 
 
Mobil Penyuluhan Hukum Keliling. (foto : acha)
 
 
“Dengan pembagian bunga ini diharapkan masyarakat bisa tahu kalau ada peringatan Hari Anti Korupsi. Kami berharap masyarakat saling mengingatkan bahwa tindak pidana korupsi harus dihentikan,” pungkas mantan Kajati Kalimantan Tengah ini.
 
 
 
Kajati Sulut, M Roskanedi memberikan setangkai bunga mawar kepada pengemudi mobil sebagai tanda adanya peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2018. (foto : acha)
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 1296 kali
MANADO (BK) : Kasus penganiayaan kontraktor yang melibatkan oknum Kepala Dinas di lingkungan Pemerintahan Kota Manado, telah berproses hukum....
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 229 kali
MANADO (BK) : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Manado, Royke Mamahit menampik penganiayaan kepada Alfonsus...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 233 kali
MANADO (BK) : Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel membenarkan adanya kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Kepala Dinas di...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 4157 kali
MANADO (BK) : Bermaksud menagih hutang, Alfonsus Sutedja (37), warga Kelurahan Pakowa Lingkungan VI, Kecamatan Wanea, malah menjadi korban...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 122 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.