Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Lorong Simponi Tuminting

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 05 February 2019 00:17   880 kali
6 pelaku pengeroyokan di Lorong Simponi Tuminting saat berada di Mapolsek Tuminting. (foto : ist)

MANADO (BK) : Pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam terhadap Andreas Mamuaya (31) di Lorong Simponi, Kelurahan Tuminting, Lingkungan VI, Kecamatan Tuminting, berhasil diungkap. Tak sampai sehari sejak pengeroyokan itu, 6 pelaku berhasil ditangkap.

 

Keenam pelaku adalah BU alias Tiar, GRT alias Gilang, YM alias Yus, RR alias Iky dan FP alias Far. Semuanya, warga Kelurahan Tuminting, Lingkungan VI, Kecamatan Tuminting. 1 pelaku lainnya, MS alias Rama, yang sempat buron, juga berhasil ditangkap.

 

Kapolsek Tuminting, AKP M Fadli kepada beritakawanua.com mengatakan, satu pelaku berinisial YM, berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Kayuwatu Kecamatan Mapanget. Sedangkan pelaku lainnya ditangkap di rumah masing-masing.

 

“Satu orang lagi yang menyerahkan diri dan diantar keluarganya ke Mapolsek Tuminting, berinisial FP,” ujar Fadli, Senin (4/2/2019) malam.

 

Lanjutnya, Tim Opsnal Polsek Tuminting bekerjasama dengan Tim Macan dan Tim Paniki Polresta Manado ketika melakukan penangkapan. “Kami tangkap satu persatu sore hingga malam tadi,” katanya.

 

Fadli mengatakan, para pelaku akan diproses pidana dengan dikenai Pasal 170 ayat (1) subsider Pasal 351 ayat (1) junto Pasal 55.56 KUHPidana tentang pengeroyokan dan turut serta melakukan penganiayaan. “Ancaman hukumannya, 5 tahun 6 bulan penjara,” pungkas Kapolsek.

 

Sebelumnya, Andreas Mamuaya mengalami pengeroyokan saat pulang ke rumahnya di Lorong Simponi Tuminting, Minggu (3/2/2019) dinihari sekitar pukul 01.30 WITA. Ketika sedang berjalan kaki, tiba-tiba salah seorang pelaku menendang lehernya dari belakang.

 

Karena kesakitan, korban langsung jongkok sambil memelas dan berkata ‘Kiapa ini dang so main pukul’ (Kenapa sudah main pukul begini). Tapi, malah pipi kanannya terkena tamparan sebanyak 2 kali. Secara bersamaan, pelaku lain langsung mengeroyok dengan melayangkan bogem ke arah tubuhnya.

 

Saat korban berusaha menangkis pukulan, BU mencabut pisau berusaha menikamnya. Tikaman mengena kepala bagian belakang. Korban akhirnya bisa menyelamatkan diri dan melapor ke Mapolsek Tuminting, setelah salah satu warga melerai para pelaku yang mencoba mengejarnya.

 

(acha/bk-8)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Mar 2019 / dibaca 55 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur PT Krakatau Steel. Saat ini identitas...
Hukum
21 Mar 2019 / dibaca 229 kali
MANADO (BK): Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol R Sigid Tri Hardjanto didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Karyoto serta para pejabat...
Hukum
20 Mar 2019 / dibaca 569 kali
MANADO (BK) : Seorang pria nekat melompat dari Jembatan Soekarno Manado, Rabu (20/3/2019) pagi. Pria itu akhirnya tewas meski sempat...
Hukum
16 Mar 2019 / dibaca 145 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad...
Hukum
16 Mar 2019 / dibaca 100 kali
JAKARTA (BK): KPK mengamankan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur. Ada duit...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.