Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Lorong Simponi Tuminting

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 05 February 2019 00:17   989 kali
6 pelaku pengeroyokan di Lorong Simponi Tuminting saat berada di Mapolsek Tuminting. (foto : ist)

MANADO (BK) : Pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam terhadap Andreas Mamuaya (31) di Lorong Simponi, Kelurahan Tuminting, Lingkungan VI, Kecamatan Tuminting, berhasil diungkap. Tak sampai sehari sejak pengeroyokan itu, 6 pelaku berhasil ditangkap.

 

Keenam pelaku adalah BU alias Tiar, GRT alias Gilang, YM alias Yus, RR alias Iky dan FP alias Far. Semuanya, warga Kelurahan Tuminting, Lingkungan VI, Kecamatan Tuminting. 1 pelaku lainnya, MS alias Rama, yang sempat buron, juga berhasil ditangkap.

 

Kapolsek Tuminting, AKP M Fadli kepada beritakawanua.com mengatakan, satu pelaku berinisial YM, berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Kayuwatu Kecamatan Mapanget. Sedangkan pelaku lainnya ditangkap di rumah masing-masing.

 

“Satu orang lagi yang menyerahkan diri dan diantar keluarganya ke Mapolsek Tuminting, berinisial FP,” ujar Fadli, Senin (4/2/2019) malam.

 

Lanjutnya, Tim Opsnal Polsek Tuminting bekerjasama dengan Tim Macan dan Tim Paniki Polresta Manado ketika melakukan penangkapan. “Kami tangkap satu persatu sore hingga malam tadi,” katanya.

 

Fadli mengatakan, para pelaku akan diproses pidana dengan dikenai Pasal 170 ayat (1) subsider Pasal 351 ayat (1) junto Pasal 55.56 KUHPidana tentang pengeroyokan dan turut serta melakukan penganiayaan. “Ancaman hukumannya, 5 tahun 6 bulan penjara,” pungkas Kapolsek.

 

Sebelumnya, Andreas Mamuaya mengalami pengeroyokan saat pulang ke rumahnya di Lorong Simponi Tuminting, Minggu (3/2/2019) dinihari sekitar pukul 01.30 WITA. Ketika sedang berjalan kaki, tiba-tiba salah seorang pelaku menendang lehernya dari belakang.

 

Karena kesakitan, korban langsung jongkok sambil memelas dan berkata ‘Kiapa ini dang so main pukul’ (Kenapa sudah main pukul begini). Tapi, malah pipi kanannya terkena tamparan sebanyak 2 kali. Secara bersamaan, pelaku lain langsung mengeroyok dengan melayangkan bogem ke arah tubuhnya.

 

Saat korban berusaha menangkis pukulan, BU mencabut pisau berusaha menikamnya. Tikaman mengena kepala bagian belakang. Korban akhirnya bisa menyelamatkan diri dan melapor ke Mapolsek Tuminting, setelah salah satu warga melerai para pelaku yang mencoba mengejarnya.

 

(acha/bk-8)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Jun 2019 / dibaca 147 kali
(Ilustrasi)         MANADO (BK) : Sempat mendapat perawatan di rumah sakit, Stenly Manis (18),...
Hukum
22 Jun 2019 / dibaca 345 kali
(Ilustrasi)      MANADO (BK) : 2 orang meninggal dunia dan satunya kritis setelah tertimpa pohon yang tumbang...
Hukum
21 Jun 2019 / dibaca 113 kali
MANADO (BK) : Penyumbang terbesar terjadinya over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) adalah narapidana dan...
Hukum
21 Jun 2019 / dibaca 107 kali
MANADO (BK) : Bidang Dokkes Polda Sulut menggelar bhakti kesehatan di Desa Kalasey 2 Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Jumat...
Hukum
17 Jun 2019 / dibaca 323 kali
Anggota Inafis Polresta Manado membawa jasad lansia yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya. (Fistel Mukuan/Tribun Manado)  ...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.