Hukum

Putus Cinta, Motif Pembunuhan Karyawati Spa di Tingkulu

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 03 April 2019 17:22   1431 kali
Kapolsek Wanea, Kompol Hamsy (kiri) bersama tersangka pembunuhan karyawati Spa. (foto : ist)
MANADO (BK) : HK alias Hendrik (48), pelaku pembunuhan karyawati Spa, Dewi Yuwaningsih Gedoan alias Eca (25), telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polsek Wanea. Hendrik kini harus meringkuk dalam sel tahanan.
 
 
Tapi bagaimana motif pembunuhan itu terjadi? Begini pengakuan warga Kelurahan Tanjung Batu Lingkungan III Kecamatan Wanea itu.
 
 
Kepada penyidik, Hendrik mengatakan, sekitar pukul 22.00 WITA, dirinya mendatangi Spa Nayan Tikala, tempat korban bekerja. Dia mengakui mempunyai hubungan asmara dengan karyawati Spa tersebut.
 
 
“Saya bermaksud memanggilnya pulang karena sudah dipengaruhi minuman keras (miras),” aku tersangka.
 
 
 
 
Namun setiba di kost-kostan, lanjutnya, mereka terlibat cekcok. Alasannya, korban ingin memutuskan hubungan cinta yang sudah berjalan sekitar 3 bulan.
 
 
“Kemarahan saya naik. Saya cekik lehernya karena berteriak-teriak sambil memaki. Kami bergumul hingga jatuh ke lantai,” kata Hendrik.
 
 
Karena korban terus berontak dan terus berteriak, dia mengaku panik. Di saat bersamaan, terlihat pisau dapur di bawah meja.
 
 
“Saya ambil pisau itu dan menusuknya. Tapi karena ditangkis pakai tangan, tusukan malah kena leher dan membuatnya terdiam,” terang Hendrik.
 
 
“Saat itu juga saya langsung dorong ke dalam kamar mandi dan menikam lehernya lagi karena berusaha merampas pisau,” tambahnya.
 
 
Korban akhirnya tergeletak ke lantai kamar mandi dengan darah berceceran. “Saya tunggu sampai dia (korban) tidak bergerak lagi, lalu saya keluar dan kemudian datang melapor,” ungkap Hendrik.
 
 
Dewi Yuwaningsih Gedoan alias Eca (25), ditemukan tewas di dalam kamar mandi kost-kostan di Kelurahan Tingkulu, Lingkungan II, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Selasa (2/4/2019) sekitar pukul 23.45 WITA.
 
 
Saat ditemukan, ada banyak darah berceceran di lantai. Wanita asal Talaud itu kemudian dipastikan sebagai korban pembunuhan, menyusul seorang pria berinisial HK alias Hendrik (48), datang menyerahkan diri ke Mapolsek Wanea.
 
 
“Seorang pria datang mengaku telah menikam pacarnya hingga tewas,” ujar Kapolsek Wanea, Kompol Hamsy, Rabu (3/4/2019).
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
30 May 2019 / dibaca 2522 kali
JAKARTA (BK): KPU Minahasa Selatan (Minsel) mengakui adanya kesalahan dalam proses penghitungan suara di pemilihan umum (pemilu) 2019....
Hukum
30 May 2019 / dibaca 110 kali
MANADO (BK) : Jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia kembali menggelar Operasi Ketupat Tahun 2019, Dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul...
Hukum
30 May 2019 / dibaca 106 kali
KETUA Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut, Soraya Djamin Roskanedi, memberikan takjil secara simbolis kepada pengurus...
Hukum
27 May 2019 / dibaca 151 kali
Tim Kejati Sulut yang membawa bantuan kemanusiaan dari Kejati dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejati Sulut di Desa Bangga Kecamatan Dolo...
Hukum
26 May 2019 / dibaca 106 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Sigi dan Palu, Sulawesi Tengah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.