Hukum

Rumah Makan Ikan Bakar Dibobol, Motor Raib

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 09 February 2018 20:35   260 kali
Ilustrasi.
MANADO (BK) : Pencurian motor (curanmor) terus terjadi di Kota Manado. Hampir setiap hari selalu ada warga yang mengaku kehilangan motor.
 
 
Salah satunya, Toni Kanal (42). Dia kehilangan motor Yamaha Mio Soul warna Silver bernomor polisi (nopol) DB 3776 BE, Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 03.00 WITA.
 
 
Pria yang bekerja di salah satu rumah makan ikan bakar di Kompleks Marina Plaza itu mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado untuk melapor, Jumat (9/2/2018) pukul 10.00 WITA.
 
 
Dalam laporannya disebutkan sebelum tidur, motor diparkir dalam rumah makan sekitar pukul 23.00 WITA. Tak lupa, dia mengunci setir motor.
 
 
Tapi, keesokan paginya, saat bangun tidur dia tidak lagi melihat motore yang di Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) tertera nama Oktaviani Alivia Tahendung, itu di tempat parkir. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 23 juta.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
18 Jan 2019 / dibaca 150 kali
JAKARTA (BK): Presiden Jokowi berhasil mengambil langkah penting dalam memberantas korupsi. Yakni, membangun system pendukung seperti e...
Hukum
17 Jan 2019 / dibaca 158 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) siap memberikan bantuan hukum kepada Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. RD...
Hukum
14 Jan 2019 / dibaca 983 kali
MANADO (BK) : Niat baik Ridwan Thalib (23), warga Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, malah membawa petaka. Nyawanya nyaris...
Hukum
14 Jan 2019 / dibaca 469 kali
MANADO (BK) : EK alias Erwin (23), terpaksa diamankan oleh Tim Paniki Polresta Manado. Gara-garanya, warga Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan...
Hukum
14 Jan 2019 / dibaca 232 kali
MANADO (BK) : Pencurian di SD Negeri 46 Manado, Kelurahan Tumumpa Dua, Lingkungan II, Kecamatan Tuminting, akhirnya terungkap. Aparat...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.