Hukum

Serda Hengky Lepa: Minta Maaf kepada Jemaat, Istri dan Anak

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 02 February 2013 21:26   573 kali
Ilustrasi.

MANADO (BK): Asrama Sapta Marga XIV, Kelurahan Wanea Lingkungan I Kecamatan Wanea, Sabtu (2/2/2013) sekitar pukul 09.00 Wita, dibuat gempar dengan berita seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kodim 1302 Minahasa, Serda Hengky Lepa (47), nekat gantung diri.

Korban ditemukan tergantung di pintu kamar tidurnya di asrama Sapta Marga XIV, barak F. Dia diduga mengalami depresi karena tak mampu menanggung beratnya beban hidup.

Informasi yang diperoleh, anak perempuan korban bernama Brigitha Lepa (14), pertama menemukan ayahnya tergantu saat masuk ke dalam rumah.

Ia pun terkejut melihat ayahnya tergantung di pintu kamar dengan menggunakan tali nilon berwarna biru yang dililit kawat.

Brigitha sempat histeris memanggil ibunya, selanjutnya berteriak minta tolong kepada warga sekitarnya untuk memotong tali karena kondisi korban masih bernafas.

Saat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) TNI AD Wolter Mongisidi Manado, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Menurut keterangan Brigadir Polisi Grens Umbokahu yang melakukan proses identifikasi terhadap jasad korban mengatakan korban meninggal karena murni gantung diri.

“Ada bekas jeratan tali nilon dan kawat di leher korban. Tapi tanda-tanda orang gantung diri terlihat berupa cairan sperma dan kotoran,” kata Grens kepada detikcom di rumah sakit.

Kapolsek Wanea Kompol Decky Kaunang saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Andhiek Kurniawan mengatakan penyebab kematian korban diduga karena tekanan hidup.

Karena korban sempat meninggalkan secarik kertas yang isinya bertuliskan permintaan maaf kepada jemaat, istri dan anaknya, bahwa sudah tidak mampu lagi menanggung beban hidup.

“Surat itu sudah diamankan oleh anggota DenPOM Manado, sedangkan jasadnya sudah diserahkan kepada keluarga korban,” terang Andhiek.

(dtc/bk-1)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
08 Jun 2016 / dibaca 156 kali
MANADO (BK): 2 pembantu rumah tangga (PRT) asal Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga menjadi korban penganiayaan majikannya. Penganiayaan itu sempat...
Hukum
07 Jun 2016 / dibaca 61 kali
MANADO (BK): Seorang pembantu rumah tangga (PRT) bernama Sitti Rofiyatun (24), melaporkan majikannya ke pihak yang berwajib. Penyebabnya karena...
Hukum
07 Jun 2016 / dibaca 617 kali
MANADO (BK): Tim Manguni Polda Sulut kembali mengungkap kasus pencurian mobil. Seorang pelaku berinisial KT alias Kiong (50), warga Lorong...
Hukum
07 Jun 2016 / dibaca 46 kali
MANADO (BK): Polsek Tuminting kecolongan. Seorang pelaku kasus penganiayaan, VK alias Vijay (17), warga Maasing Lingkungan III kabur, Senin...
Hukum
07 Jun 2016 / dibaca 43 kali
MANADO (BK): AS (15), warga Mapanget, korban kekerasan seksual anak di bawah umur dalam keadaan trauma. Dia perlu perhatian dan pendampingan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2016 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.