Hukum

Serda Hengky Lepa: Minta Maaf kepada Jemaat, Istri dan Anak

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 02 February 2013 21:26   597 kali
Ilustrasi.

MANADO (BK): Asrama Sapta Marga XIV, Kelurahan Wanea Lingkungan I Kecamatan Wanea, Sabtu (2/2/2013) sekitar pukul 09.00 Wita, dibuat gempar dengan berita seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kodim 1302 Minahasa, Serda Hengky Lepa (47), nekat gantung diri.

Korban ditemukan tergantung di pintu kamar tidurnya di asrama Sapta Marga XIV, barak F. Dia diduga mengalami depresi karena tak mampu menanggung beratnya beban hidup.

Informasi yang diperoleh, anak perempuan korban bernama Brigitha Lepa (14), pertama menemukan ayahnya tergantu saat masuk ke dalam rumah.

Ia pun terkejut melihat ayahnya tergantung di pintu kamar dengan menggunakan tali nilon berwarna biru yang dililit kawat.

Brigitha sempat histeris memanggil ibunya, selanjutnya berteriak minta tolong kepada warga sekitarnya untuk memotong tali karena kondisi korban masih bernafas.

Saat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) TNI AD Wolter Mongisidi Manado, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Menurut keterangan Brigadir Polisi Grens Umbokahu yang melakukan proses identifikasi terhadap jasad korban mengatakan korban meninggal karena murni gantung diri.

“Ada bekas jeratan tali nilon dan kawat di leher korban. Tapi tanda-tanda orang gantung diri terlihat berupa cairan sperma dan kotoran,” kata Grens kepada detikcom di rumah sakit.

Kapolsek Wanea Kompol Decky Kaunang saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Andhiek Kurniawan mengatakan penyebab kematian korban diduga karena tekanan hidup.

Karena korban sempat meninggalkan secarik kertas yang isinya bertuliskan permintaan maaf kepada jemaat, istri dan anaknya, bahwa sudah tidak mampu lagi menanggung beban hidup.

“Surat itu sudah diamankan oleh anggota DenPOM Manado, sedangkan jasadnya sudah diserahkan kepada keluarga korban,” terang Andhiek.

(dtc/bk-1)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
13 Sep 2016 / dibaca 99 kali
MANADO (BK) : Operasi Patuh Samrat 2016 resmi dimulai. Selama sebulan kedepan, para petugas dari tiga perwakilan personil dari TNI, Polri dan...
Hukum
13 Sep 2016 / dibaca 100 kali
MANADO (BK) : Operasi Patuh Samrat 2016 dimulai. Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung memimpin langsung Apel Gelar Pasukan di Halaman...
Hukum
11 Sep 2016 / dibaca 83 kali
MANADO (BK): Tim Paniki Polresta Manado menangkap seorang pria berinisial MB alias Mus (28), karena membawa senjata tajam (sajam) jenis...
Hukum
06 Sep 2016 / dibaca 335 kali
MANADO (BK): Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Kumaat MSc, DEA dilaporkan ke Ombudsman RI Perwakilan...
Hukum
06 Sep 2016 / dibaca 75 kali
MANADO (BK): Tanpa alasan jelas, seorang adik memukul kakak kandungnya hingga babak belur. Insiden itu terjadi di dalam Cafe Excelso kawasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2016 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.