Hukum

Setangkai Mawar untuk Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 10 December 2018 20:53   156 kali
GM Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai memberikan setangkai bungaq kepada seorang calon penumpang. (foto : ist)
MANADO (BK) : Sejumlah calon penumpang di ruang tunggu keberangkatan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, terkejut. Mereka mendapatkan setangkai bunga mawar merah, sesaat sebelum menaiki pesawat, Senin (10/12/2018).
 
 
Pemberian bunga mawar tersebut ternyata ide Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut dan PT Angkasa Pura I (Persero) dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2018. Tidak hanya bunga, juga diberikan stiker dan pin yang berisi himbauan anti korupsi.
 
 
“Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. Kami berharap masyarakat dapat menghindari perbuatan korupsi yang nantinya dapat berakibat pada sanksi hukum,” ujar Jurist Precisely Sitepu, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Sulut.
 
 
Hal senada juga diungkapkan General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai. Minggus mengatakan, sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Kejati Sulut ini.
 
 
“Kami selalu mendukung sepenuhnya program pemerintah khususnya peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini,” katanya.
 
 
 
Pemasangan pin berisi himbauan anti korupsi kepada seorang pilot. (foto : istimewa)
 
 
Minggus menyebut korupsi merupakan perbuatan yang melanggar hukum serta merugikan negara. Karena itu, sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat khususnya pengguna jasa bandara mengetahui akan pentingnya makna anti korupsi tersebut.
 
 
Sementara itu, Julia, salah seorang calon penumpang menyambut antusias pemberian bunga, pin dan stiker tersebut. “Saya salut dengan Kejati Sulut dan Bandara Sam Ratulangi yang pro aktif dalam melakukan upaya pencegahan dini perilaku korupsi,” ujar wanita yang akan berangkat ke Surabaya.
 
 
Selain di Bandara Sam Ratulangi Manado, pemberian bunga, pin dan stiker dilakukan Kejati Sulut dan jajarannya di pelabuhan, mall dan beberapa titik lokasi tempat berkumpulnya masyarakat di Manado.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 117 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 138 kali
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, M Roskanedi mengatakan bahwa Kejaksaan RI dapat memberikan pendampingan hukum di Bidang...
Hukum
13 Feb 2019 / dibaca 1062 kali
MANADO (BK) : Hari Wijayanto (22), menjadi korban penikaman di depan Freshmart Bahu Manado, Selasa (13/2/2019) tengah malam. Pria asal Desa...
Hukum
08 Feb 2019 / dibaca 372 kali
MANADO (BK) : Komandan Pangkalan Utama AL (Lantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, menghimbau kepada seluruh...
Hukum
06 Feb 2019 / dibaca 219 kali
MANADO (BK) : Kasus pembunuhan terjadi di Kelurahan Perkamil Lingkungan V, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado. Rumbhe Mandak (49), tewas setelah...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.