Hukum

Tangani Perkara Tindak Pidana Pemilu, Kapasitas Jaksa Ditingkatkan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 17 December 2018 19:28   516 kali
Kajati Sulut, M Roskanedi memberikan sambutan pada FGD Peningkatan Kapasitas Jaksa untuk Penanganan Perkara Tindak Pidana Pemilu.
MANADO (BK) : Pesta demokrasi Pemilihan Presiden, Wakil Presiden serta Legislatif, merupakan perwujudan pelaksanaan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2107 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Namun Pemilu 2019 yang tinggal beberapa bulan lagi digelar, ternyata rentan dengan tindak pidana.
 
 
Dalam memaksimalkan penanganan perkara pada tindak pidana Pemilu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Swissbell Maleosan Hotel Manado. Kegiatan yang akan berlangsung dua hari itu, dibuka Kepala Kejati Sulut, M Roskanedi, Senin (17/12/2018).
 
 
Roskanedi pada sambutannya mengatakan, Kejaksaan sebagai aparat penegak hukum, tergabung dalam Sentra GAKKUMDU bersama Bawaslu, KPU dan Kepolisian dalam penanganan Perkara Tindak Pidana Pemilu. Untuk itu harus sèjak dini mempersiapkan diri dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan mengenai segala sesuàtu yang berkaitan dengan Tindak Pidana Pemilu.
 
 
“Kapasitas jaksa penyidik memang harus ditingkatkan, mengingat limitasi waktu yang diberikan UU dalam menyelesaikan suatu perkara,” ujarnya.
 
 
 
 
Pemukulan gong oleh Kajati Sulut, M Roskanedi, membuka FGD Peningkatan Kapasitas Jaksa Dalam Penanganan Perkara  Tindak Pidana Pemilu. (foto : ist)
 
 
Kecakapàn dalam melakukàn koordinasi dan membangun komunikasi dengan pihak Bawaslu, KPU maupun dengan Kepolisian, lanjut Roskanedi, haruslah dimiliki setiàp jaksà. “Hal ini penting untuk menyamakan persepsi, pemahaman dan pola penanganan demi meningkatkan efektifitas penanganan penindàkan Tindak Pidàna Pemilu,” lanjutnya.
 
 
“Jadi tujuan kegiatàn ini adalah meningkatkan kemampuan dan kapasitas para jaksa di wilayah Kejati Sulut dalam penanganan perkara Tindak Pidana Pemilu tahun 2019,” pungkas mantan Kajati Kalimantan Tengah ini.
 
 
 
Foto bersama Jajaran Kejati Sulut. (foto : istimewa)
 
Sementara yang menjadi narasumber dalam FGD ini adalah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi M Iqbal Arief, Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh dan perwakilan Polda Sulut.
 
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Shady M Maje Togas, SH selaku penanggung jawab penyelenggara, para Asisten, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) di jajaran Kejati Sulut, serta para koordinator dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) dan Kasi Intelijen, yang sekaligus menjadi peserta.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
19 Apr 2020 / dibaca 22335 kali
MANADO (BK) : Nyali pria satu ini boleh juga. Sambil mengacungkan sebilau pisau, ia mengejar seorang lelaki hingga sampai ke kantor polisi....
Hukum
17 Apr 2020 / dibaca 112 kali
MANADO (BK) : Lima hari pelaksanaan Latihan Penanggulangan Dampak Wabah Covid-19 di Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII, dinyatakan...
Hukum
16 Apr 2020 / dibaca 257 kali
MANADO (BK) : Sinergitas TNI dan Polri kembali terlihat di tengah mewabahnya Covid-19. Di Manado, dua lembaga negara ini melakukan bhakti...
Hukum
14 Apr 2020 / dibaca 234 kali
MANADO (BK) : Jajaran Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII punya cara untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah mewabahnya virus corona...
Hukum
13 Apr 2020 / dibaca 207 kali
Latihan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh salah seorang prajurit pada latihan Penanggulangan Dampak Wabah Covid-19 di wilayah Lantamal...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.