Hukum

Ternyata... Ini Alasan Elizabeth, Petugas Avsec Cabut Laporannya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 16 July 2017 00:05   1412 kali
BERPELUKAN. Pelukan Joice Warouw dan Elizabeth Wehantouw menutup kasus di Bandara Sam Ratulangi Manado. (ISTIMEWA)
MANADO (BK) : Elizabeth Wehantouw, petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado, telah mencabut laporan polisi yang dibuatnya di Polsek Kawasan Bandara. Dia bersama rekannya Amelia Magreani sepakat untuk berdamai dengan Joice Warouw, pelaku penganiayaan.
 
 
Ketiganya melakukan pertemuan di Mapolresta Manado, Jumat (14/7/2017) sore pukul 16.40 WITA. Joice didampingi Penasehat Hukum (PH) dan suaminya Brigjen Pol (Purn) Johan Sumampouw, sedangkan Elizabeth dan Amelia didampingi pimpinan Angkasa Pura I.
 
 
Pertemuan itu sendiri dilangsungkan tertutup di ruangan eks Kapolresta Manado lantai dua, dan berakhir pukul 18.10 WITA. Namun apa yang menjadikan Elizabeth dan Amelia mencabut laporannya?
 
 
Ini lima alasannya yang berhasil diperoleh beritakawanua.com seperti yang disampaikan Elizabeth pada pertemuan yang diwarnai saling berpelukan dan berujung 'Happy Ending' itu.
 
 
1. Memaafkan
Saya sudah memaafkan dengan tulus Ibu Joice dari saat kejadian pun sudah saya maafkan, pelaporan ini dilakukan sebagai bentuk pembelajaran agar insiden serupa tidak terjadi lagi.
 
 
2. Risiko Pekerjaan
Saya menyadari sepenuhnya bahwa insiden yang menimpa saya beberapa waktu lalu tersebut sudah menjadi risiko pekerjaan.
 
 
3. Insiden Serupa Tidak Terulang
Saya harap insiden serupa tidak terjadi lagi dan menimpa rekan Avsec lainnya yang sedang bertugas, cukup insiden ini menjadi pembelajaran bersama. Saya mengingatkan agar ibu dan penumpang pesawat lainnya dapat lebih bersabar dalam menjalani pemeriksaan yang tentunya untuk keselamatan penerbangan.
 
 
4. Tidak Ada Intervensi dari Manajemen
Tidak ada intervensi dari pimpinan maupun manajemen untuk mencabut laporan, Manajemen Angkasa Pura I sejauh ini secara kooperatif menyerahkan keputusan untuk melanjutkan atau tidaknya proses hukum pada saya dan tetap mendukung penuh segala keputusan saya
 
 
5. Alasan Pencabutan Laporan
Setelah akhirnya saya memiliki kesempatan untuk berbincang lagi dengan beliau, saya mengetahui bahawa insiden tersebut bentuk kekhilafan beliau, saya juga memiliki seorang ibu yang saya rasa kejadian kemarin sudah cukup mengganggu ketenangan keluarga, saya juga memikirkan pandangan terhadap anak-anak kedepannya.
 
 
Saya rasa sanksi sosial dan peliputan terhadap beliau (ibu Joice) sudah cukup dan beliau juga telah menyesali perbuatannya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
13 Jul 2017 / dibaca 136 kali
MANADO (BK) : 2 mantan karyawan JLE'S Hotel, INS alias Nofdi (28) dan MMP alias Maria (21) dilaporkan ke polisi. Keduanya dilaporkan...
Hukum
09 Jul 2017 / dibaca 2663 kali
MANADO (BK): Arter Pinontoan, warga Kelurahan Paal Empat Lingkungan VI Kecamatan Tikala, meregang nyawa setelah tubuhnya dihunjami tusukan...
Hukum
08 Jul 2017 / dibaca 1773 kali
MANADO (BK): Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan dosen Fakultas Teknik Unsrat Manado, George Moningka (55). Pelakunya, AA alias Tisen...
Hukum
08 Jul 2017 / dibaca 190 kali
MANADO (BK): Pembunuhan yang menewaskan dosen Fakultas Teknik Unsrat, George Moningka (55), akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap...
Hukum
08 Jul 2017 / dibaca 2785 kali
MANADO (BK) : George Moningka (55), dosen di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang tewas dibunuh, ternyata hanya sendiri saja di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.