Hukum

Tony Tikam Tukang Ojek hingga Tewas saat Tidur, dan Menimbun di ‘Los Tela’

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 17 January 2018 20:11   3211 kali
Tersangka memperagakan menikam korban. (FOTO : Ist)
MANADO (BK) : 28 adegan tersaji pada rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan tukang ojek pangkalan, Ahmad Iyonu di Kelurahan Kima Atas Lingkungan II Kecamatan Mapanget, Rabu (17/1/2018).
 
 
Proses reka ulang berlangsung di lokasi kejadian dengan tersangka, TP alias Tony (35), warga Kelurahan Perkamil Lingkungan IV Kecamatan Paal Dua. Sedangkan peran korban digantikan dengan boneka.
 
 
Adegan pertama bermula saat tersangka berada di tempat kosnya, lalu mengambil pisau yang disembunyikan di bawah karpet. Selanjutnya pisau diselipkan di pinggang kiri dan menuju Pasar 45 Manado.
 
 
Adapun korban sempat berpamitan kepada istrinya, Yunita Harun untuk pergi mencari penghasilan dengan ojek menggunakan motor Honda Kharisma.
 
 
Saat berada di depan gedung Presiden Pasar 45, korban mendekati tersangka sambil menawarkan jasa ojek. Tersangka lalu naik dan meminta diantarkan ke Perumahan Tamara Kecamatan Mapanget.
 
 
Adegan selanjutnya, ketika sampai di Perum Tamara, tersangka menyuruh korban untuk terus menuju Kelurahan Kima Atas. Tapi motor kehabisan bensin di keduanya mendorong hingga ke sebuah gubuk pembuatan batu-bata (los tela).
 
 
Karena letih, korban merebahkan ke bangku panjang dan tertidur, sedangkan tersangka juga merebahkan badan membelakangi korban.
 
 
Pada adegan ke-15, tersangka mencabut pisaunya dan menusuk perut sebelah kanan korban. Korban sendiri terbangun dan melawan dengan memukul pipi kiri tersangka.
 
 
Tapi tersangka kembali menikam dada kiri dan lengan tangan kiri korban hingga terjatuh ke tanah. Setelah memastikan korban sudah meninggal, tersangka kemudian menyeret tubuh korban ke tumpukan tanah tempat pembuatan batu bata.
 
 
Pada adegan ke-22, tersangka memperagakan menimbun tubuh korban dengan tumpukan tanah menggunakan kedua tangan, dengan posisi tubuh korban tertelungkup. Usai menimbun, tersangka mengambil dompet dan handphone korban.
 
 
Adegan berikutnya, tersangka membuang pisau yang dipakai menikam korban, lalu mendorong motor yang kehabisan bensin menuju tempat kosnya di kampung Cempaka Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken. Tersangka lalu menjual handphone kepada saksi Fatmawati Wanai, pemilik kos seharga Rp 50 ribu.
 
 
Sempat diwarnai ketegangan karena pihak keluarga tidak terima korban dibunuh secara sadis. Namun pengawalan ketat aparat kepolisian, proses rekonstruksi berjalan aman dan lancar.
 
 
Saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi mengatakan proses reka ulang ini untuk lebih memperjelas keterangan dalam berita acara pemeriksaan pembunuhan tersebut.
 
 
"Apalagi reka ulangnya dilakukan di lokasi kejadian, penyidik tinggal melengkapi BAP-nya sesuai fakta di lapangan," terang mantan Kapolsek Pineleng itu.
 
 
Sebelumnya, pembunuhan itu terungkap dengan ditemukan jasad seorang pria yang tertimbun tanah untuk membuat batu bata di lokasi kejadian, Minggu (24/12/2017) lalu. Setelah melalui penyelidikan, terungkap, jasad pria itu adalah Ahmad Iyonu.
 
 
Tersangka sendiri kemudian ditangkap Team Manguni 2 Polda Sulut, Selasa (26/12/2017), sekitar pukul 17.30 WITA. Tersangka haus dilumpuhkan dengan timah panas yang bersarang di kaki kirinya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
23 Oct 2018 / dibaca 214 kali
MANADO (BK) : 4 rumah di Kelurahan Tanjung Batu Lingkungan II Kecamatan Wanea, ludes dilalap sijago merah, Selasa (23/10/2018) sekitar pukul...
Hukum
14 Oct 2018 / dibaca 1630 kali
MANADO (BK) : Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) Satuan Tugas (Satgas) VII Polsek Tikala berhasil menjaring 13 orang yang sedang...
Hukum
13 Oct 2018 / dibaca 264 kali
MANADO (BK) : Seorang pelaku penggelapan mobil, SR alias Stevi (47), berhasil ditangkap Tim Resmob Polsek Tikala. Tim yang dipimpin Kanit...
Hukum
10 Oct 2018 / dibaca 640 kali
  Kapolresta Manado, Kombes Pol FX. Surya Kumara. (foto : istimewa)         MANADO (BK)...
Hukum
10 Oct 2018 / dibaca 456 kali
MANADO (BK) : Sebut saja Bunga (14), warga Kecamatan Wanea Kota Manado, menghilang sejak Selasa, 2 Oktober 2018. Siswi SMP kelas VIII ini...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.