Hukum

Vanessa Pasang Tarif Rp80 Juta

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 06 January 2019 20:40   268 kali

SURABAYA (BK): Polisi mengatakan pemesan jasa Vanessa Angel (VA) dan Avriella Shaqqila (AS) adalah seorang pengusaha. Hal itu terungkap setelah penyidik memeriksa Vanessa dan Avriella secara intensif.

 

Vanessa dan Avriella diamankan polisi karena diduga terlibat transaksi prostitusi online. "Untuk konsumennya pengusaha di Surabaya kemarin sudah dilakukan proses pemeriksaan konsumen satu orang, dua dengan temannya," kata Kasubdit V Cyber Crime AKBP Harissandi di Mapolda Jatim, Minggu (6/1/2019).

 

Harissandi mengatakan kedua artis tersebut diduga memasang tarif yang berbeda. Vanessa mematok Rp80 juta, sementara Avriella Rp25 juta.

 

Polisi telah menyita telepon seluler atau handphone (HP) milik kedua artis tersebut dan juga dua orang mucikari. "Sementara baru HP dari artis itu sendiri maupun dari mucikarinya. Kita kembangkan ke medsosnya dua artis ini dan hp-nya juga kita buka semuanya," kata dia.

 

Harissandi tak menutup kemungkinan soal keterlibatan artis lain dalam kasus Vanessa. Polisi saat ini masih berusaha melakukan pengembangan.

 

Pemeriksaan intensif terhadap Vanessa dan sejumlah orang terkait lainnya hingga kini masih berjalan sejak Sabtu (5/1/2019). Setidaknya ada lima orang yang keterangannya digali penyidik. "Dua artis, dua mucikari dan satu asisten. Besok kami sampaikan pada saat rilis langsung diambil alih dengan pak Kapolda Jatim," kata dia.

 

Vanessa dan Avriella ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur karena dua artis film televisi (FTV) itu kedapatan terlibat dalam praktik prostitusi online.

 

Polisi saat ini memfokuskan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran Pasal 27 dan Pasal 45 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 

Sementara itu diberitakan Antara, Lidya, manager dari Vanessa Angel mengaku tidak pernah tahu jika artisnya terlibat dalam prostitusi online. Menurutnya, selama ini Vanessa jauh dari hal negatif. "Sangat amat (kaget). Makanya ini kok prostitusi online, sejak kapan," ujar Lidya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu.

 

"Demi Allah saya enggak tahu sama sekali. Setahu saya tidak pernah terlibat seperti itu, apakah itu cuma apa ya saya juga enggak ngerti gimana jelasinnya," lanjut Lidya.

 

Lidya mengatakan Vanessa izin ke Surabaya untuk menjadi MC di Surabaya Town Square. Menurut Lidya, kunjungannya ke Surabaya hanya sehari atau pulang-pergi. 

 

(cnn/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 1296 kali
MANADO (BK) : Kasus penganiayaan kontraktor yang melibatkan oknum Kepala Dinas di lingkungan Pemerintahan Kota Manado, telah berproses hukum....
Hukum
16 Feb 2019 / dibaca 229 kali
MANADO (BK) : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Manado, Royke Mamahit menampik penganiayaan kepada Alfonsus...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 233 kali
MANADO (BK) : Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel membenarkan adanya kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Kepala Dinas di...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 4157 kali
MANADO (BK) : Bermaksud menagih hutang, Alfonsus Sutedja (37), warga Kelurahan Pakowa Lingkungan VI, Kecamatan Wanea, malah menjadi korban...
Hukum
15 Feb 2019 / dibaca 122 kali
MANADO (BK) : Aksi membobol warung tetangganya, berujung jeruji besi bui bagi JM alias John (18). Warga Kelurahan Ranotana Weru, Lingkungan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.