Hukum

Vanessa Pasang Tarif Rp80 Juta

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 06 January 2019 20:40   126 kali

SURABAYA (BK): Polisi mengatakan pemesan jasa Vanessa Angel (VA) dan Avriella Shaqqila (AS) adalah seorang pengusaha. Hal itu terungkap setelah penyidik memeriksa Vanessa dan Avriella secara intensif.

 

Vanessa dan Avriella diamankan polisi karena diduga terlibat transaksi prostitusi online. "Untuk konsumennya pengusaha di Surabaya kemarin sudah dilakukan proses pemeriksaan konsumen satu orang, dua dengan temannya," kata Kasubdit V Cyber Crime AKBP Harissandi di Mapolda Jatim, Minggu (6/1/2019).

 

Harissandi mengatakan kedua artis tersebut diduga memasang tarif yang berbeda. Vanessa mematok Rp80 juta, sementara Avriella Rp25 juta.

 

Polisi telah menyita telepon seluler atau handphone (HP) milik kedua artis tersebut dan juga dua orang mucikari. "Sementara baru HP dari artis itu sendiri maupun dari mucikarinya. Kita kembangkan ke medsosnya dua artis ini dan hp-nya juga kita buka semuanya," kata dia.

 

Harissandi tak menutup kemungkinan soal keterlibatan artis lain dalam kasus Vanessa. Polisi saat ini masih berusaha melakukan pengembangan.

 

Pemeriksaan intensif terhadap Vanessa dan sejumlah orang terkait lainnya hingga kini masih berjalan sejak Sabtu (5/1/2019). Setidaknya ada lima orang yang keterangannya digali penyidik. "Dua artis, dua mucikari dan satu asisten. Besok kami sampaikan pada saat rilis langsung diambil alih dengan pak Kapolda Jatim," kata dia.

 

Vanessa dan Avriella ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur karena dua artis film televisi (FTV) itu kedapatan terlibat dalam praktik prostitusi online.

 

Polisi saat ini memfokuskan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran Pasal 27 dan Pasal 45 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 

Sementara itu diberitakan Antara, Lidya, manager dari Vanessa Angel mengaku tidak pernah tahu jika artisnya terlibat dalam prostitusi online. Menurutnya, selama ini Vanessa jauh dari hal negatif. "Sangat amat (kaget). Makanya ini kok prostitusi online, sejak kapan," ujar Lidya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu.

 

"Demi Allah saya enggak tahu sama sekali. Setahu saya tidak pernah terlibat seperti itu, apakah itu cuma apa ya saya juga enggak ngerti gimana jelasinnya," lanjut Lidya.

 

Lidya mengatakan Vanessa izin ke Surabaya untuk menjadi MC di Surabaya Town Square. Menurut Lidya, kunjungannya ke Surabaya hanya sehari atau pulang-pergi. 

 

(cnn/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
16 Dec 2018 / dibaca 292 kali
MANADO (BK) : Proyek pembangungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, memakan korban. Satu...
Hukum
13 Dec 2018 / dibaca 58 kali
MANADO (BK): Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Manado, Kombes Eliasar Sopacoly mengatakan, sinergitas mitra kerja aparat penegak...
Hukum
13 Dec 2018 / dibaca 98 kali
MANADO (BK): Pemusnahan barang bukti perkara di Kejaksaan Negeri Manado, turut dihadiri Bea Cukai Manado. Beberapa barang bukti yang...
Hukum
13 Dec 2018 / dibaca 89 kali
MANADO (BK) : Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado memusnahkan ribuan barang bukti perkara sepanjang tahun 2018. Barang bukti yang dimusnahkan...
Hukum
12 Dec 2018 / dibaca 68 kali
JAKARTA (BK): Mengakhiri tahun pengabdian 2018 Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengukir berbagai prestasi melalui...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.