Hukum

Waduh! Kantor BNN Sulut Kemasukan Maling

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 17 July 2017 23:48   133 kali
MANADO (BK) : Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulut di Jalan 17 Agustus Teling Atas, kemasukan maling. Satu buah laptop merek Toshiba, hilang dicuri pelaku yang belum diketahui identitasnya.
 
 
Kasus ini dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, Senin (17/7/2017). Dalam laporan itu, laptop yang berisikan data-data penting di kantor tersebut, diduga hilang pada saat peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia, 13 Juli 2017 lalu.
 
 
Tim Identifikasi Polresta Manado yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak menemukan adanya tanda-tanda pembongkaran di lokasi kejadian.
 
 
Kepala Kabid Pencehagan dan Dayamas BNNP Sulut Sam Reppy, laptop yang hilang itu awalnya berada di dalam ruangan kerjanya di lantai dua. Sebelum terjadinya pencurian, seluruh pegawai sedang mengikuti apel di Halaman Kantor Gubernur untuk memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia.
 
 
“Usai apel bersama kami kembali, saya masuk ke dalam ruangan bersama beberapa tamu yang akan mengambil kaos yang kami sediakan,” ujarnya ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, siang tadi.
 
 
Katanya, memang ada dua pegawai honorer yang bertugas di ruangannya. Tapi setelah para tamu pulang, ruangan lalu digembok, sedangkan dirinya lalu turun dan berbincang-bincang dengan pegawai di lantai bawah.
 
 
Satu jam kemudian dia balik ke ruangan dan menyuruh seorang honorer wanita agar membuat kwitansi untuk keperluan kantor. Tapi, laptop yang diletakkan di atas meja, sudah tidak ada lagi.
 
 
“Anehnya, laptop yang berisi data-data penting kantor yang hilang, sedangkan laptop lain yang ada di meja masih di tempat semula,” tandasnya.
 
 
Sementara itu, Kepala BNNP Sulut, Brigjen Pol Charles H Ngili, saat dikonfirmasi mengenai kejadian itu, mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Dia menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada Polresta Manado.
 
 
“Kita tidak bisa main tuduh, tapi jika pelakunya ketahuan dan ternyata pegawai BNN, pasti saya kembalikan ke BNN Pusat. Kalau honorer diberhentikan, dan jika pegawai dari Pemprov, saya akan kembalikan mereka ke kantor masing-masing," tegas Ngili.
 
 
Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengatakan kerugian yang diderita diperkirakan mencapai Rp 3 juta.
 
 
“Kasus ini sedang dalam pengembangan, semoga pelakunya cepat ditangkap dan diproses hukum," pungkas mantan Kapolsek Pineleng itu.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
16 Nov 2017 / dibaca 543 kali
MANADO (BK) : Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Manado, sebut saja Gujun (23), mengaku diperkosa oknum dosen, SM alias Sten...
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 46 kali
MANADO (BK) : Pencurian terjadi di Kelurahan Taas Lingkungan III Kecamatan Tikala Kota Manado. Laptop milik Erika Loupatty (18), dibawa kabur...
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 41 kali
MANADO (BK) : Tim Paniki Rimbas 2 Polresta Manado menangkap dua pelaku yang melakukan penganiayaan di Desa Koha Selatan Kecamatan Mandolang...
Hukum
14 Nov 2017 / dibaca 40 kali
MANADO (BK) : Frida Mowoka, warga Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Girian Kota Bitung, menjadi korban pencurian saat sedang berada di Manado....
Hukum
12 Nov 2017 / dibaca 89 kali
MANADO (BK) : Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam terjadi di Kelurahan Karombasan Selatan Lingkungan III Kecamatan Wanea, Kota...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.