Hukum

Yonif Raider 712 Wiratama Resmi Dibawah Kendali Kodam XIII/Merdeka

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 15 April 2018 00:31   623 kali

MANADO (BK): Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 712/ Wiratama kini resmi dibawah kendali Kodam XIII/Merdeka, melalui Upacara Alih Komando dan Kendali (Kodal) yang dipimpin langsung Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Madsuni, Sabtu (14/4/2018).

 

Pangdam mengatakan, alih kodal Yonif Raider 712/Wiratama dari Korem 131/Santiago menjadi langsung di bawah Kodam XIII/Merdeka sebagai satuan pemukul Kodam ini telah diprogramkan sejak lama, yakni bersamaan dengan pengaktifan kembali Kodam XIII/ Merdeka pada tanggal 20 Desember 2016.

 

"Sebagai gantinya, akan segera dibentuk Batalyon Infanteri baru di bawah kendali Korem 131/Santiago di Sangihe, yang sekaligus diproyeksikan untuk memperkuat gelar pasukan di daerah perbatasan," ujar Madsuni.

 

Untuk itu katanya, para unsur komando dan staf di Korem 131/Santiago dan di Yonif Raider 712/Wiratama harus segera menyesuaikan diri dengan prosedur hubungan staf dan komando yang baru agar koordinasi antar satuan jajaran dan dengan Kodam XIII/ Merdeka dapat tetap berjalan dengan tertib dan lancar.

 

"Ikuti mekanisme hubungan kerja dan koordinasi yang selama ini sudah terlaksana dengan baik," katanya.

 

Pangdam mengatakan, tidak ada yang berbeda dengan pola pembinaan satuan antara saat di bawah kendali Korem 131/ Santiago maupun langsung di bawah Kodam XIII/Merdeka. Karena pada dasarnya, pembinaan satuan di seluruh jajaran TNI Angkatan Darat memiliki pola dan mekanisme yang sama.

 

"Yang berbeda hanyalah kreatifitas dan inovasi serta gaya kepemimpinan para komandan satuan. Untuk itu saya minta para Prajurit Raider 712/ Wiratama untuk tetap menjaga kekompakan," ucapnya.

 

Selain untuk memendekkan rentang kendali, alih kodal ini, lanjut Pangdam, juga dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka agar mudah dioperasionalkan setiap saat guna mendukung tugas pokok Kodam. Lebih daripada itu, alih kodal ini adalah bagian dari grand design upaya penataan organisasi TNI AD dalam kerangka Pembangunan Kekuatan Pokok Minimum yang dilaksanakan atas dasar konsep pertahanan sesuai dengan kebijakan strategis TNI AD 2010 – 2029.

 

Sebagai satuan pemukul Kodam XIII/Merdeka, Yonif Raider 712/Wiratama harus memiliki mobilitas yang tinggi dan siap operasional setiap saat untuk dikerahkan mengatasi berbagai kerawanan (trouble spot) di seluruh wilayah administrasinya yang meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Tengah.

 

"Yonif Raider 712/Wiratama menjadi terdepan dalam rangka pelaksanaan operasi militer Kodam XIII/Merdeka, baik yang bersifat OMP maupun OMSP," terang Madsuni.

 

Satuan Raider juga harus mampu mewujudkan kesiapan satuan sebagai penangkal dan penindak awal di wilayah dan beroperasi di berbagai bentuk medan untuk menghancurkan musuh dengan memanfaatkan unsur pendadakan melalui kemampuan penyerbuan pembebasan sandera, penghancuran, pertempuran jarak dekat, kemampuan Mobud dan Demolisi yang dimilikinya.

 

Sedangkan Denzipur 4/Yudha Karya Nyata memiliki fungsi khusus memperbesar daya gerak, daya tempur dan manuver pasukan kawan melalui konstruksi rancang bangun secara cepat serta menghambat dan mempersulit gerak maju pasukan musuh melalui perusakan sarana dan prasarana secara cepat pula.

 

Tugas lain Denzipur 4/Yudha Karya Nyata yang tidak kalah pentingnya adalah melaksanakan pendeteksian dan penjinakan bahan peledak pada kegiatan Pam VVIP di wilayah tanggung jawab Kodam XIII/ Merdeka.

 

"Namun tetap harus diingat bahwa Yonif Raider 712/Wiratama maupun Denzipur 4/Yudha Karya Nyata adalah juga merupakan bagian dari masyarakat sosial yang keberadaannya tidak terlepas dari dinamika kehidupan masyarakat sipil di sekitarnya. Oleh karena itu, setiap prajurit wajib memahami dan menyadari hakikat dan arti penting Kemanunggalan TNI – Rakyat sebagai implementasi jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional," terang Pangdam.

 

Pada kegiatan tersebut ditandai penyerahan Tunggul Yonif Raider 712/Wiratama dari Danrem 131/Santiago kepada Pangdam XIII/Merdeka sebagai tanda penyerahan Alih Kodal (Komando dan Kendali).

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Hukum
Hukum
14 Nov 2018 / dibaca 192 kali
MANADO (BK) : JE alias Jesen (12), warga Kelurahan Bumi Beringin Kecamatan Wanea, diciduk Polsek Wanea di depan SMP Negeri 7 Manado, Rabu...
Hukum
12 Nov 2018 / dibaca 358 kali
MANADO (BK) : Perampokan minimarket Indomaret di depan Pasar Bahu, Kecamatan Malalayang, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial AEK alias Angga...
Hukum
11 Nov 2018 / dibaca 335 kali
MANADO (BK) : Lima anggota komplotan pencuri spesialis minimarket yang diringkus Tim Resmob Polsek Malalayang, telah dijebloskan ke dalam...
Hukum
11 Nov 2018 / dibaca 236 kali
MANADO (BK) : Tim Resmob Polsek Malalayang berhasil mengungkap komplotan pencuri spesialis minimarket. Lima pelaku berhasil diringkus di tiga...
Hukum
10 Nov 2018 / dibaca 133 kali
MANADO (BK) : Meski mendukung penuh upaya pemerintah untuk pemberantasan korupsi di Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.