Internasional

Billy Siap Pimpin Gerakan Anti ISIS

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 12 August 2014 23:17   1291 kali
Billy Johanis (Dok.Pri)

MANADO (BK) : Merebaknya berita mengenai ISIS (Islamic State Of Iraq And Suriah) ditanggapi Ketua Granat Sulawesi Utara (Sulut), Pdt. Billy Johanes, STh.

Kepada beritakawanua.com, Selasa (12/8/2014) ia mengatakan siap memimpin Gerakan Anti ISIS di Sulut, bahkan siap menjadi Ketua Gerakan tersebut.

"Saya siap untuk melakukan perlawanan terhadap gerakan ISIS yang semakin merajalela saat ini,. Saya siap pimpin dan jadi Ketua Gerakan Anti ISIS di Sulut. Karena, hal ini merupakan kewajiban warga negara Indonesia untuk mempertahankan NKRI," ungkap Johanis.

Ia menambahkan ISIS adalah organisasi kebiadapan tanpa memandang bulu, baik sesama agama maupun agama lain dibantai. "Oleh karena itu kita harus lawan dan jangan diberi ruang sedikit pun. Pemerintah Indonesia harus canangkan ISIS sebagai musuh pemerintah dan musuh semua agama," tegasnya.

(frl/bk-2)

Komentar ()
Berita Internasional
Internasional
28 Jan 2015 / dibaca 1483 kali
BEIJING (BK): Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang (SHS) mempromosikan seluruh potensi daerah Nyiur Melambai ini di hadapan...
Internasional
27 Jan 2015 / dibaca 1221 kali
BEIJING (BK):  "Mimpi ini akan menjadi kenyataan dan dapat diteruskan oleh Gubernur yang akan menggantikan saya untuk pembangunan...
Internasional
22 Oct 2014 / dibaca 1408 kali
NEW YORK (BK) : Penampilan Tim Kesenian Pemkab Minahasa memukau seluruh tamu dan undangan dalam Acara "Minahasa Night" memperingati...
Internasional
17 Oct 2014 / dibaca 1095 kali
NEW YORK (BK) : Vice Konsulat Jenderal RI Bidang Ecomomic Affairs, Chiara Sari menyambut kedatangan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi...
Internasional
12 Aug 2014 / dibaca 1292 kali
MANADO (BK) : Merebaknya berita mengenai ISIS (Islamic State Of Iraq And Suriah) ditanggapi Ketua Granat Sulawesi Utara (Sulut), Pdt. Billy...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.