Internasional

Keintjem dan Komisi I DPR RI Kunker Kota Bogor bahas Sister City

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 29 April 2017 22:28   197 kali
BOGOR (BK) Djenri Keintjem, politisi PDIP yang duduk di komisi I DPR RI bersama rekan-rekannya diterima Wali Kota Bogor Bima Arya dalam memaparkan hubungan dan kerjasama luar negeri Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan kota lain di dunia maupun keikutsertaan Kota Bogor sebagai anggota dalam forum internasional. Hal tersebut menjadi dasar untuk mendukung tujuan Kota Bogor yang berusaha memperkuat pilar dan identitasnya sebagai Kota Pusaka (Heritage City), Kota Pintar (Smart City) dan Kota Hijau (Green City).
 
“Kami memiliki banyak sekali permasalahan, tetapi pada hakikatnya yang menjadi titik utama arah kami adalah menuju tiga pilar tersebut,” kata Bima saat menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi I DPR RI di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Jumat (28/04/2017).
 
Dijelaskannya, ketiga pilar identitas tersebut di dasari potensi dan latar belakang yang dimiliki Kota Bogor yakni sejarah, geografis dan demokratis. Sebagai Kota Pusaka (Heritage City) Kota Bogor adalah pusat atau ibukota dari Kerajaan Sunda Pakuan Pajajaran yang dilengkapi dengan bukti situs-situs sejarah peninggalannya. Kota Hijau (Green City). Bogor adalah kota pertama dibelahan dunia timur yang dikenal sebagai kota hijau dengan kebun rayanya seluas 87 hektar dipusat kota ditambah dengan kontur kotanya. Kota Cerdas (Smart City), Kota Bogor memiliki universitas yang besar dan berpengaruh di Kota Bogor. “Ketiga pilar ini kami turunkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bogor,” jelasnya.
 
Dihadapan Keintjem, Bima juga memaparkan terkait 6 skala prioritas Pemkot Bogor yang meliputi masalah transportasi, kebersihan, pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL), penataan ruang terbuka hijau, reformasi birokrasi dan kemiskinan. Kinerja Pemkot Bogor dinilai dan dilihat dari keberhasilannya untuk memulai penanganan 6 persoalan ini.
 
“Terkait kerjasama luar negeri semua dikembalikan lagi ke 6 prioritas tadi, sejauh mana ini saling terkait dan nyambung. Saat ini Kota Bogor tergabung dalam 4 forum internasional diantaranya Citynet, Mayor of Peace, ICLEI dan UCLG ASPAC, ini adalah pintu masuk untuk kerjasama. Pengalaman kami begitu masuk dalam jaringan internasional akan terbuka jaringan, tapi kami menyayangkan minimnya dukungan, peranan pemerintah dan institusi terkait,” ucapnya.
 
Untuk kerjasama dengan kota lain di dunia Bima menambahkan, difokuskan pada kerjasama dalam konteks membuka kesempatan dan peluang transfer teknologi, pengetahuan, pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pertanian, kesehatan dan sumber daya. “Disamping itu Pemkot Bogor juga menjalin kerjasama dengan organisasi Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di tiga kota dunia, diantaranya PPI Jepang, PPI Paris dan PPI London. Tentunya kerjasama yang positif ini memberikan keuntungan bagi kedua pihak, khususnya berupa kajian,” ujarnya.
 
Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Anggota DPRD Kota Bogor Heri Cahyono dan Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Arm Dodi Suhardiman. 
 
(mfw/bk-11)
 
Komentar ()
Berita Internasional
Internasional
17 Oct 2014 / dibaca 1055 kali
NEW YORK (BK) : Vice Konsulat Jenderal RI Bidang Ecomomic Affairs, Chiara Sari menyambut kedatangan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi...
Internasional
12 Aug 2014 / dibaca 1246 kali
MANADO (BK) : Merebaknya berita mengenai ISIS (Islamic State Of Iraq And Suriah) ditanggapi Ketua Granat Sulawesi Utara (Sulut), Pdt. Billy...
Internasional
09 Aug 2014 / dibaca 1435 kali
MANTAN Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dikabarkan mengakui bahwa kelompok militan yang tengah bergerilya di wilayah Irak...
Internasional
01 Aug 2014 / dibaca 672 kali
ISRAEL dan kelompok perjuangan Hamas di Jalur Gaza menyepakati gencatan senjata  tanpa syarat selama 72 jam demi kemanusiaan. Kesepakatan...
Internasional
18 Jul 2014 / dibaca 734 kali
JAKARTA (BK): Sistem rudal BUK diyakini telah menjadi penyebab jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di dekat Donetsk, Ukraina. BUK...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.